Menu ✖

Mode Gelap
Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

BERITA DAERAH · 17 Jul 2025 16:15 WITA ·

Pemkab Kukar Gandeng Yayasan KBBI Gelar Pelatihan SPR di Tiga Subsektor Utama


 Pemkab Kukar Gandeng Yayasan KBBI Gelar Pelatihan SPR di Tiga Subsektor Utama Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui program Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR) akan bekerja sama dengan Yayasan Karya Bhakti Bumi Indonesia (KBBI) untuk menyelenggarakan pelatihan intensif di tiga subsektor utama, yakni pertanian, peternakan, dan perikanan.

Yayasan KBBI akan menjadi penyelenggara penuh program ini, mulai dari proses rekrutmen, pelaksanaan pendidikan/ hingga ujian dan wisuda peserta. Sementara itu, Pemerintah Daerah Kukar bertugas menyediakan anggaran serta melakukan pemantauan, monitoring, dan memberikan arahan selama pelaksanaan program.

Lokasi pelatihan tersebar di tiga Kecamatan yaitu, Loa Kulu untuk subsektor pertanian, dengan padi sebagai komoditas unggulan, Muara Badak untuk subsektor peternakan, yang dikenal sebagai sentra peternakan di Kukar, dan satu lokasi lainnya di subsektor perikanan, yang dipilih berdasarkan potensi kelautan dan budidaya air tawar.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Taufik, menyampaikan bahwa program pelatihan akan berlangsung selama tujuh bulan, dengan sistem pembelajaran langsung di lapangan.

Tim pelatih dari Yayasan KBBI akan turun langsung ke lokasi, didampingi tenaga teknis berpengalaman, untuk memberikan pelatihan mulai dari aspek teknis, pemasaran, hingga manajemen usaha.

Ke depannya, hasil pelatihan ini diharapkan dapat membentuk usaha kolektif berbasis korporasi rakyat atau model jamaah usaha, yang berorientasi pada peningkatan produktivitas dan kemandirian ekonomi lokal.

Dalam kurikulumnya, setiap lokasi akan diikuti oleh 9 peserta per kelompok. Jumlah ini mengikuti standar pelatihan yang telah diuji Yayasan KBBI di berbagai daerah lain di Indonesia.

Meski sebelumnya Pemkab Kukar sempat mengusulkan agar jumlah peserta diperluas, penyelenggara tetap mengacu pada prinsip kualitas dan efektivitas pelatihan.

Rekrutmen peserta dari kalangan petani muda masih menjadi tantangan. Untuk Itu, prioritas diberikan kepada mereka yang sudah aktif berusaha di bidang pertanian,” tegas Muhammad Taufik, Kamis (17/7/2025).

“Kami harap pesertanya adalah mereka yang sudah aktif usaha di lapangan, bukan hanya berminat tapi belum memiliki aktivitas. Sedangkan bagi calon petani pemula, akan dialihkan ke program pembinaan di Dinas Pemuda dan Olahraga atau Dinas Tenaga Kerja,” tutup Muhammad Taufik.

Dengan kolaborasi antara Pemkab kukar dan Yayasan KBBI, program SPR ini diharapkan dapat memperkuat fondasi pertanian, peternakan, dan perikanan berbasis masyarakat.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 84 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah

17 Oktober 2026 - 21:00 WITA

o6

Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi

17 Oktober 2026 - 15:00 WITA

o5

DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit

17 Oktober 2026 - 14:00 WITA

o4

Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar

17 Oktober 2026 - 13:00 WITA

o3

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97
Trending di BERITA DAERAH