Menu

Mode Gelap
Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas Celni Pita Sari Sambut Hadirnya Haraku Ramen Halal, Dinilai Perkuat Investasi dan Ekonomi Samarinda Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Ajak Ratusan Warga Jalan Sehat Pererat Kebersamaan Viktor Yuan: Perbaikan Jalan dan Gang Masih Jadi Aspirasi Utama Warga Samarinda

BERITA DAERAH · 26 Agu 2025 09:15 WITA ·

Tokoh Adat Dayak Kaltim–Kalteng Kawal Penyelesaian Konflik Lahan di Kukar


 Panglima Besar Komando Pertahanan Adat Dayak Kalimantan dan Panglima Besar Laskar Mandau Adat Kalimantan Bersatu Lintas Suku Lintas Agama, Rudolf, saat memberikan keterangan persnya kepada sejumlah awak media, Senin (25/8/2025). (Fairuzzabady/Kumalanews.id) Perbesar

Panglima Besar Komando Pertahanan Adat Dayak Kalimantan dan Panglima Besar Laskar Mandau Adat Kalimantan Bersatu Lintas Suku Lintas Agama, Rudolf, saat memberikan keterangan persnya kepada sejumlah awak media, Senin (25/8/2025). (Fairuzzabady/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Konflik agraria di Kelurahan Jahab, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kian memanas dan menyita perhatian publik. Puluhan tokoh adat besar Dayak dari Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) turut hadir dalam upaya penyelesaian konflik yang telah berlarut selama puluhan tahun tersebut.

Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Dayak dan Aliansi Lintas Suku menggelar aksi damai di depan Mapolres Kukar, Senin (25/8/2025). Sejumlah tokoh hadir dalam aksi itu, di antaranya Panglima Besar Laskar Mandau Adat Dayak Kutai Banjar Kaltim, Rudolf, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kaltim, Viktor Yuan, Ketua Umum PDKT Kaltim, Syaharie Jaang, Ketua LPADKT Kaltim, Vendy Meru, anggota DPD RI, Yulianus Henock, serta beberapa tokoh besar lainnya.

Permasalahan antara masyarakat adat dengan perusahaan PT Budi Duta Agro Makmur (BDAM) disebut belum menemukan titik temu, meski telah berlangsung puluhan tahun. Massa yang tergabung dalam Laskar Mandau Adat Dayak bersama aliansi lintas suku menuntut adanya penyelesaian dan keadilan.

Rudolf, yang juga menjabat sebagai Panglima Besar Komando Pertahanan Adat Dayak Kalimantan sekaligus Panglima Besar Laskar Mandau Adat Kalimantan Bersatu Lintas Suku Lintas Agama, mendesak pemerintah mengambil langkah tegas.

“Pihak PT BDAM telah melakukan tindakan yang melanggar hukum dan aturan yang berlaku di Kabupaten Kutai Kartanegara,” tegas Rudolf.

“Kami berharap kepolisian, pemerintah maupun pengadilan dapat memberikan keadilan bagi seluruh masyarakat Kukar,” pungkas Rudolf.

 

Pewarta : Hendrik & Axel R
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 128 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

26 Juni 2026 - 13:00 WITA

a110

Celni Pita Sari Sambut Hadirnya Haraku Ramen Halal, Dinilai Perkuat Investasi dan Ekonomi Samarinda

26 Juni 2026 - 12:00 WITA

a109

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Ajak Ratusan Warga Jalan Sehat Pererat Kebersamaan

26 Juni 2026 - 11:00 WITA

a107

Viktor Yuan: Perbaikan Jalan dan Gang Masih Jadi Aspirasi Utama Warga Samarinda

26 Juni 2026 - 10:00 WITA

a106

DPRD Samarinda: Aspirasi Warga Masih Didominasi Jalan, Drainase, dan Penanganan Banjir

26 Juni 2026 - 09:00 WITA

a105

Andi Harun: Realisasi APBD Samarinda 2025 Capai 99,98 Persen, Pemkot Pilih Kendalikan Belanja daripada Berutang

26 Juni 2026 - 08:00 WITA

a104
Trending di BERITA DAERAH