Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 29 Okt 2025 15:15 WITA ·

DPRD Samarinda Dorong Audit Keselamatan Gedung Publik Pascakebakaran Hotel Bumi Senyiur


 Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. Perbesar

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Insiden kebakaran yang melanda Hotel Bumi Senyiur pada Rabu pagi (29/10/2025) menjadi alarm bagi keamanan fasilitas publik di Kota Samarinda. Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menilai kejadian tersebut harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk melakukan audit menyeluruh terhadap sistem keselamatan gedung bertingkat dan tempat usaha di kota ini.

Melalui sambungan telepon, Deni menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut. Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi kebakaran tidak boleh hanya bersifat formalitas, tetapi harus dibuktikan melalui pengecekan rutin dan pelatihan evakuasi yang nyata.

“Kebakaran di Hotel Bumi Senyiur ini menunjukkan bahwa kita perlu memperkuat sistem keamanan gedung. Pemerintah dan pengelola harus memastikan semua perangkat proteksi dan jalur evakuasi benar-benar berfungsi,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra itu menilai, setiap fasilitas publik semestinya memiliki SOP keselamatan dan sistem mitigasi bencana yang teruji. Ia menyoroti bahwa kepanikan kerap terjadi bukan semata karena api, tetapi karena kurangnya informasi dan panduan bagi pengunjung saat keadaan darurat.

“Sering kali orang bingung harus ke mana saat terjadi kebakaran. Artinya, simulasi dan pelatihan evakuasi belum berjalan maksimal. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegas Deni.

Komisi III DPRD Samarinda, kata Deni, berencana mendorong adanya evaluasi terpadu antara pemerintah daerah, Dinas Pemadam Kebakaran, dan pengelola gedung-gedung publik. Langkah ini diharapkan dapat memastikan bahwa standar keamanan dan sarana penunjang keselamatan telah sesuai regulasi.

“Kami akan meminta laporan dari instansi terkait mengenai sejauh mana kesiapan fasilitas publik di Samarinda dalam menghadapi potensi kebakaran. Ini bukan sekadar tanggung jawab pengelola, tetapi juga pengawasan pemerintah,” tambahnya.

Hingga kini, penyebab kebakaran di Hotel Bumi Senyiur masih diselidiki pihak berwenang. Namun, insiden tersebut menjadi peringatan keras agar seluruh pengelola hotel, pusat perbelanjaan, dan perkantoran tidak mengabaikan aspek keselamatan dan mitigasi bencana.

“Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama. Jangan tunggu kejadian berikutnya baru bertindak,” pungkas Deni.

 

Pewarta : Yana
Editor : Awang
@2025
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH