Menu

Mode Gelap
Merangkai Identitas Nusantara Lewat Motif Batik, Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong Kreativitas Pengrajin Wastra Lokal Polsek Loa Kulu dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Penghubung Lima Desa Jelang HUT Bhayangkara ke-80 Mahasiswa dan KNPI Soroti Raperda TBC-HIV/AIDS, Tekankan Penguatan Pencegahan dan Perlindungan Hukum DPRD Samarinda Dorong Raperda TBC dan HIV/AIDS, Tekankan Penguatan Regulasi dan Deteksi Dini Wakil Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Sekolah Rakyat, Tekankan Ketepatan Sasaran dan Perlindungan Hak Anak

IKN NUSANTARA · 22 Nov 2025 10:00 WITA ·

Aanwijzing Sayembara Desain Pusat Kebudayaan IKN Dorong Lahirnya Ruang Budaya yang Inklusif dan Berdaya Saing


 Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyelenggarakan Aanwijzing Sayembara Desain Bangunan dan Kawasan Pusat Kebudayaan IKN pada Jumat (21/11/2025) di Kantor Kemenko 3 IKN dilanjutkan dengan site visit ke lokasi yang akan dibangun pusat kebudayaan. Perbesar

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyelenggarakan Aanwijzing Sayembara Desain Bangunan dan Kawasan Pusat Kebudayaan IKN pada Jumat (21/11/2025) di Kantor Kemenko 3 IKN dilanjutkan dengan site visit ke lokasi yang akan dibangun pusat kebudayaan.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Upaya menghadirkan ibu kota yang tidak hanya fungsional namun juga hidup secara budaya kembali ditegaskan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui penyelenggaraan Aanwijzing Sayembara Desain Bangunan dan Kawasan Pusat Kebudayaan IKN di Kantor Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Jumat (21/11/2025). Agenda ini menjadi langkah penting dalam menyelaraskan pemahaman para peserta dengan visi besar pembangunan Pusat Kebudayaan sebagai ruang yang menampung, merayakan, sekaligus mengembangkan identitas bangsa.

Sayembara Desain Pusat Kebudayaan IKN sebelumnya telah dibuka pada Rabu (05/11/2025) hingga Kamis (13/11/2025) dan menarik antusiasme yang tinggi. Dari ratusan pendaftar terdapat 53 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk melaju ke tahap berikutnya.

Kawasan Pusat Kebudayaan sendiri akan berada di satu garis lurus pada sumbu kebangsaan bersamaan dengan Istana Negara, Plaza Bhineka Tunggal Ika, Kantor Otorita IKN dan Masjid Negara. Pusat kebudayaan ini akan terdiri atas dua plaza yaitu Plaza Demokrasi dan Plaza Adi Budaya. Kedua plaza tersebut akan dibangun fasilitas kunci seperti museum, perpustakaan sebagai pusat transformasi pengetahuan, galeri seni, serta gelanggang olahraga yang memperkaya ekosistem budaya di IKN.

Aanwijzing ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang kebudayaan dan kelembagaan, di antaranya:

  1. Prof. Dr. M. Amin Abdullah, Dewan Pengarah DPIP
  2. ⁠Dr. Yulianus Henock Sumual, S.H., M.Si, Anggota DPD RI Dapil Kalimantan Timur
  3. ⁠Dr. H. Syaharie Jaang, SH., M.H., M.Si, PDKT Dayak
  4. ⁠Aji Luqman Panji, S.Pdl., mewakili Ketua Bidang Kebudayaan LAP Penajam Paser Utara

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa kreativitas para peserta menjadi kunci dalam melahirkan desain yang mencerminkan semangat Indonesia masa depan.

“Terima kasih kepada peserta dan narasumber yang hadir hari ini. Kami menitipkan visi cultural center ini kepada para narasumber. Saya pesan bahwa nanti copyright ada di Otorita IKN. Kita sudah jadi satu tim, curahkan semua inovasi saudara, lakukan yang terbaik untuk Indonesia,” ujarnya.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, melalui sambutan video daringnya menekankan bahwa pusat kebudayaan merupakan fondasi identitas sebuah ibu kota.

“Sebuah ibu kota harus ditopang oleh budaya. Pusat kebudayaan bukan sekadar bangunan, tetapi titik temu antara identitas dan masa depan, antara kearifan lokal dan dialog global, antara kreativitas masyarakat dan dinamika ekonomi. Ini akan menjadi warisan budaya Indonesia yang ditransformasikan menuju negara yang inklusif dan berdaya saing,” jelasnya.

Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Restu Gunawan, juga memberikan dorongan bagi para peserta agar desain yang dihasilkan mampu mewakili jiwa Nusantara.

“Masyarakat yang maju adalah masyarakat yang peduli pusat kebudayaan. Ketika orang datang ke IKN, mereka harus merasakan Indonesia ada di sini. Ini membutuhkan kreativitas Bapak/Ibu semua,” ungkapnya.

Melalui sayembara ini, Otorita IKN berharap terwujudnya rancangan kawasan yang tidak hanya estetik, tetapi juga mampu menciptakan ruang publik yang memperkuat kebanggaan nasional, menghidupkan ekosistem seni-budaya, serta menjadi pusat interaksi inklusif bagi masyarakat Indonesia dan dunia. Tahapan berikutnya akan menjadi momentum bagi para peserta untuk menunjukkan gagasan terbaik demi hadirnya ikon budaya baru di jantung Nusantara.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2025
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Merangkai Identitas Nusantara Lewat Motif Batik, Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong Kreativitas Pengrajin Wastra Lokal

21 Juni 2026 - 10:00 WITA

a46

Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto

18 Juni 2026 - 18:30 WITA

a10

IKN dan Korea Selatan Bangun Smart City Cooperation Center Senilai Rp115 Miliar

18 Juni 2026 - 17:30 WITA

a6

Enviwalk Warnai Hari Lingkungan Hidup di IKN, Dorong Budaya Jalan Kaki dan Gaya Hidup Ramah Iklim

16 Juni 2026 - 17:00 WITA

kam53

Ratusan Warga dan Pelajar Bersihkan Pantai Tanah Merah, Otorita IKN Tanam 350 Mangrove untuk Cegah Abrasi

13 Juni 2026 - 20:30 WITA

kam5

Tanam Mangrove dan Bersihkan Pantai, Otorita IKN Ajak Semua Pihak Bergerak untuk Iklim

13 Juni 2026 - 19:30 WITA

kam3
Trending di IKN NUSANTARA