Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 27 Nov 2025 15:30 WITA ·

Disdikbud Kukar Perkenalkan Game “Tenggarong Tour”, Sarana Edukasi Sejarah untuk Generasi Muda


 Presentasi Game Tenggarong Tour dalam pembukaan Festival Museum Kayu Tuah Himbah 2025 menampilkan inovasi digital yang memperkenalkan potensi wisata dan sejarah Tenggarong melalui pengalaman bermain interaktif. Perbesar

Presentasi Game Tenggarong Tour dalam pembukaan Festival Museum Kayu Tuah Himbah 2025 menampilkan inovasi digital yang memperkenalkan potensi wisata dan sejarah Tenggarong melalui pengalaman bermain interaktif.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara terus mendorong inovasi digital dalam penyampaian materi kebudayaan. Salah satu terobosan terbaru adalah peluncuran game edukasi “Tenggarong Tour”, sebuah permainan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mengenalkan sejarah dan destinasi budaya kepada generasi muda melalui pengalaman bermain yang interaktif.

Game ini diperkenalkan sebagai bagian dari strategi modernisasi edukasi kebudayaan, sekaligus upaya menarik minat pelajar agar lebih dekat dengan sejarah lokal. Meski masih dalam tahap pengenalan dan penyempurnaan, game tersebut telah menunjukkan potensi besar sebagai media pembelajaran berbasis digital yang mudah diterima oleh anak muda.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menjelaskan bahwa pengembangan game dilakukan dalam waktu yang cukup singkat sehingga masih membutuhkan penyesuaian. Ia menyebutkan bahwa beberapa elemen permainan, termasuk kostum dan konten visual, akan terus disempurnakan agar lebih sesuai dengan karakter budaya Kutai Kartanegara.

“Game-game itu masih diperkenalkan karena butuh dua minggu sementara itu mereka hanya lima hari. Ada game yang harus mereka ganti, termasuk kostum-kostum yang berasal dari karakter budaya Kutai Kartanegara,” jelas Puji, Kamis (27/11/2025).

Lebih lanjut, Puji menilai bahwa penggunaan elemen budaya lokal dalam visual game memberikan peluang besar untuk penguatan edukasi sejarah. Menurutnya, generasi muda dapat mempelajari unsur budaya melalui karakter, alur petualangan, dan tantangan yang disajikan dalam permainan.

“Kalau dilihat dari kostum dan konten yang digunakan, itu sebenarnya punya potensi besar untuk mengedukasi masyarakat, khususnya para pemuda,” ujarnya.

Game “Tenggarong Tour” mengusung konsep petualangan pencarian sejarah, di mana pemain harus menjawab pertanyaan yang muncul secara acak melalui berbagai misi cepat. Tantangan ini dirancang agar pengguna tidak hanya belajar, tetapi juga melatih daya pikir dan reaksi tangan.

“Gamenya itu berkaitan dengan petualangan pencarian sejarah. Mereka mengacak soal untuk dijawab, dan edukasinya ada pada kecepatan berpikir serta ketangkasan tangan,” ungkap Puji.

Melalui peluncuran game ini, Disdikbud Kukar berharap dapat memperluas metode pembelajaran kebudayaan dengan pendekatan yang lebih modern dan relevan dengan kebiasaan generasi digital. Pemanfaatan teknologi AI dianggap sebagai langkah penting dalam menjaga minat anak muda terhadap sejarah daerah.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH