Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

IKN NUSANTARA · 4 Des 2025 13:00 WITA ·

Pemberdayaan Masyarakat Lokal Perkuat Ketahanan Pangan Nusantara Melalui Budidaya Pisang Kultur Jaringan


 Sebanyak 30 peserta secara aktif mengikuti kegiatan, mulai dari diskusi hingga demonstrasi penanaman tanaman pisang berbasis kultur jaringan di Lamin Tani Desa Sukaraja, PPU , Rabu (3/12/2025). Perbesar

Sebanyak 30 peserta secara aktif mengikuti kegiatan, mulai dari diskusi hingga demonstrasi penanaman tanaman pisang berbasis kultur jaringan di Lamin Tani Desa Sukaraja, PPU , Rabu (3/12/2025).

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Ketahanan pangan Nusantara tumbuh dari tangan masyarakatnya sendiri. Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dorong pemberdayaan masyarakat lokal, melalui pengembangan demonstration plot (demplot) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kecamatan Sepaku lewat sosialisasi praktis budidaya tanaman pisang berbasis kultur jaringan sebagai produk inovatif, unggulan, dan bernilai jual.

Kegiatan ini digelar di Lamin Tani Desa Sukaraja, Penajam Paser Utara (PPU), pada Rabu (3/12/2025) sebagai bagian dari upaya menguatkan kemandirian pangan dalam menyokong pembangunan IKN. Sebanyak 30 peserta mendapatkan edukasi langsung, mulai dari pengenalan bibit unggul hingga teknik budidaya menyesuaikan kondisi lingkungan di tanah Kalimantan.

Pengembangan produk pangan lokal melalui sosialisasi ini didukung dengan penyerahan dua jenis bibit tanaman pisang kultur jaringan, yaitu pisang kepok grecek dan pisang cavendish. Setiap peserta mendapatkan sejumlah lima bibit tanaman tersebut.

Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, Lenggono, yang hadir mewakili Otorita IKN, mengapresiasi antusiasme para peserta dan menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dalam proses produksi pangan lokal.

“Kami juga akan memberikan dukungan satu karung media tanam seberat 25 kg kepada setiap peserta, sehingga bibit tanaman tersebut dapat segera ditanam di setiap pekarangan rumah. Dengan begitu, pertumbuhan tanaman dan hasil panen berkalan optimal. Nantinya, pendampingan ini akan terus kita lakukan juga, termasuk berkolaborasi dengan penyuluh pertanian Kecamatan Sepaku,” ujarnya.

Hadirnya program ini menegaskan bahwa pembangunan IKN bertumpu pada masyarakatnya. Ketahanan pangan bukan hanya hasil panen, tetapi lahir dari kolaborasi, pembelajaran, dan kerja bersama yang menghadirkan manfaat nyata bagi warga Nusantara.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2025
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN-BMKG Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca

24 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h17

Delegasi ICAPPS 2026 Kunjungi Nusantara, Bahas Konsep Kota Berkelanjutan

22 Agustus 2026 - 20:00 WITA

h4

Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Soroti Konsistensi Konsep Kota Cerdas hingga Peluang Investasi

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

g83

Upacara Penurunan Bendera di Nusantara Berlangsung Khidmat, OIKN Tegaskan Semangat Kebersamaan

17 Agustus 2026 - 23:00 WITA

g44

HUT Ke-81 RI di Nusantara, Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Harus Inklusif

17 Agustus 2026 - 21:00 WITA

g42

Malam Renungan Suci di Nusantara, Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Terus Berlanjut

17 Agustus 2026 - 10:00 WITA

g31
Trending di IKN NUSANTARA