Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 2 Des 2025 16:30 WITA ·

Pemutakhiran Data Kesejahteraan Nasional: Dinsos Kutim Perkuat Kapasitas Operator Desa Menuju Data Tunggal yang Akurat


 Pemutakhiran Data Kesejahteraan Nasional: Dinsos Kutim Perkuat Kapasitas Operator Desa Menuju Data Tunggal yang Akurat Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Sosial (Dinsos) telah merespons tuntutan kebijakan nasional dengan menyelenggarakan Workshop Penguatan Kapasitas Operator Desa untuk pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Acara yang dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setkab Kutim, Sudirman Latif, ini menandai lompatan besar dari penggunaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menuju basis data nasional yang terintegrasi dan mencakup seluruh lapisan masyarakat berdasarkan peringkat kesejahteraan.

Sudirman Latif menjelaskan bahwa DTSEN bertujuan mengonsolidasikan data dari berbagai sumber, termasuk Kemendagri, Kemenko PMK (P3KE), BPS (Regsosek), dan data DTKS dari Kementerian Sosial. Dengan adanya integrasi ini, pemerintah daerah akan memiliki data tunggal yang lebih kuat dan akurat, yang sangat penting untuk memastikan arah kebijakan dan program pembangunan—terutama penyaluran bantuan sosial—menjadi lebih tepat sasaran. Ia menekankan peran strategis operator desa sebagai ujung tombak yang paling mengenal kondisi warganya.

Kepala Dinsos Kutim, Ernata Hadi Sujito, menambahkan bahwa workshop ini adalah tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 dan Permensos Nomor 03 Tahun 2025 yang mewajibkan pemutakhiran data secara berkala dan terintegrasi. Ernata menegaskan bahwa ketepatan data adalah kebutuhan mutlak dalam penyaluran program perlindungan sosial, dan DTSEN akan menjadi data induk penentu penerima manfaat. Pelatihan ini juga menekankan penguasaan aplikasi SIKS-NG dan pentingnya aplikasi SIPMAS yang membantu Pemkab menganalisis peta permasalahan sosial hingga tingkat desa.

Ketua Panitia, Agus Budi Priyanto, melaporkan bahwa workshop selama dua hari (1–2 Desember 2025) ini diikuti oleh operator dari 141 desa dan kelurahan, serta para pendamping TKSK dan PKH se-Kutim. Dengan menghadirkan narasumber dari Pusdatin Kesos Kemensos RI, BPS Provinsi Kaltim, serta PT Integra Inovasi Indonesia, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan operator dan memperkuat sinergi antar-instansi demi peningkatan kualitas pengelolaan DTSEN di Kutim.

 

ADV Diskominfo SP Kutim
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH