Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 2 Des 2025 17:30 WITA ·

Progres Proyek Lambat di Kutim Disorot Tajam DPRD: Dewan Jadi Sasaran Kritik Warga, Proses Tender dan Kinerja OPD Dipertanyakan


 Progres Proyek Lambat di Kutim Disorot Tajam DPRD: Dewan Jadi Sasaran Kritik Warga, Proses Tender dan Kinerja OPD Dipertanyakan Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) menyoroti keras lambatnya realisasi pengerjaan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur daerah, termasuk proyek skema Multi Years Contract (MYC). Keterlambatan ini menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat dan menjadikan DPRD sebagai sasaran kritik.

Poin-Poin Utama Sorotan Dewan:

  1. Keterlambatan di Akhir Tahun: Anggota DPRD seperti Yan SPD menyoroti bahwa banyak proyek fisik, terutama yang melalui proses tender, baru mulai dikerjakan menjelang akhir tahun anggaran, seperti pada bulan November. Kondisi ini menyulitkan penyelesaian proyek sesuai target waktu yang tersisa.
  2. Proyek MYC Belum Maksimal: Proyek MYC, seperti semenisasi jalan sepanjang 6 km di Kecamatan Telen, dilaporkan baru mencapai sekitar 4 km. Ketua DPRD Kutim, Joni, juga pernah menyoroti bahwa banyak proyek MYC bernilai miliaran rupiah yang progresnya belum mencapai 50 persen.
  3. DPRD Jadi Sasaran Kritik Warga: Anggota DPRD Masdari Kidang mengungkapkan rasa malu dan frustrasinya karena dewan kerap menjadi sasaran kritik masyarakat, terutama menjelang masa reses. Ia menilai lambatnya pekerjaan ini mencoreng kepercayaan publik, padahal usulan proyek sudah diajukan jauh sebelumnya.
  4. Penyebab Keterlambatan: Penyebab utama masalah ini ditengarai adalah lambatnya proses tender dan adanya indikasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak segera melaksanakan proyek meskipun Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) sudah diserahkan.
  5. Tindakan DPRD: Wakil Ketua I DPRD Kutim, Asti Mazar, menegaskan bahwa dewan akan memanggil dinas-dinas terkait untuk meminta penjelasan mengenai kendala yang dihadapi. DPRD mendesak pemerintah daerah segera melakukan evaluasi dan percepatan agar proyek dapat diselesaikan tepat waktu.

Secara keseluruhan, DPRD Kutim menuntut agar pemerintah segera bertindak cepat untuk menuntaskan masalah ini, demi memulihkan kepercayaan publik dan memastikan pembangunan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara merata.

 

ADV Diskominfo SP Kutim
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH