Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

IKN NUSANTARA · 11 Des 2025 13:00 WITA ·

IKN Dorong Transformasi Ketahanan Pangan Sepaku sebagai Agen Perubahan Penurunan Stunting


 Para peserta secara aktif mengikuti forum group discussion dalam kegiatan monev dan praktik olahan ikan hasil budidaya akuaponik bersama penyuluh perikanan-perikanan di Kantor Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu (10/12/2025). Perbesar

Para peserta secara aktif mengikuti forum group discussion dalam kegiatan monev dan praktik olahan ikan hasil budidaya akuaponik bersama penyuluh perikanan-perikanan di Kantor Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu (10/12/2025).

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mempersiapkan masyarakat Kecamatan Sepaku sebagai agen perubahan dalam upaya percepatan pengentasan stunting menuju tahun 2026 di deliniasi wilayah IKN. Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, Setia Lenggono, yang hadir mewakili Otorita IKN menyampaikan komitmen tersebut di hadapan 150 peserta kegiatan monitoring–evaluasi dan praktik olah ikan hasil budidaya akuaponik di Kantor Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu (10/12/2025).

Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi langsung bersama penyuluh perikanan dan pertanian untuk menjaring aspirasi serta mengevaluasi kebutuhan program selama satu tahun terakhir. Berbagai kelompok masyarakat, mulai dari Kelompok Wanita Tani (KWT), kelompok budidaya ikan dan nelayan, hingga dasawisma berperan aktif dalam menyampaikan catatan lapangan dan tantangan yang dihadapi.

Lenggono turut menyampaikan arahan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, bahwa sejumlah KWT di Kecamatan Sepaku yang telah memperoleh pembekalan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan akuaponik diharapkan dapat menjadi teladan sekaligus pendamping lapangan bagi keluarga dengan anak stunting. Langkah ini menjadi bagian penting dalam percepatan penurunan stunting di wilayah IKN.

“Sesuai dengan arahan Kepala Otorita IKN, nantinya Direktorat Ketahanan Pangan akan berkolaborasi dengan Direktorat Pemberdayaan Masyarakat, menyusun strategi praktis untuk mengatasi permasalahan stunting dengan melibatkan peran serta aktif dari ibu-ibu anggota KWT. Dengan kehadiran para petani, khususnya ibu-ibu KWT dalam berbagai kegiatan pelatihan yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan ini, kami yakin akan lahir penyuluh mandiri atau swadaya dari kalangan KWT ke depan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan Pemerintah Kecamatan Sepaku, Ahmad Zaenuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum bagi peserta untuk menyampaikan masukan selama program berjalan.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Sepaku, kami berterima kasih kepada Otorita IKN. Saya juga berharap bapak-ibu yang hadir dapat berperan aktif memberikan masukan, terutama terkait budidaya perikanan dan pertanian,” ujarnya.

Tak hanya menjadi sarana evaluatif bagi para peserta, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa magang dari Universitas Mulawarman yang melakukan demonstrasi pembuatan produk olahan berbahan ikan air tawar, seperti lele, yang dipadukan dengan sayuran kangkung sebagai edukasi pengolahan pangan bergizi. Demo olahan pangan seperti ini penting untuk meningkatkan preferensi konsumsi pangan sehat, beragam dan bergizi bagi warga IKN.

Melalui rangkaian monitoring, edukasi, dan praktik olah pangan ini, Otorita IKN memperkuat kesiapan warga lokal, khususnya anggota KWT turut menjadi agen perubahan dalam mempercepat penurunan stunting. Upaya ini diharapkan menjadi model bagi wilayah lain di Nusantara dalam membangun keluarga sehat dan berketahanan pangan.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2025
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto

18 Juni 2026 - 18:30 WITA

a10

IKN dan Korea Selatan Bangun Smart City Cooperation Center Senilai Rp115 Miliar

18 Juni 2026 - 17:30 WITA

a6

Enviwalk Warnai Hari Lingkungan Hidup di IKN, Dorong Budaya Jalan Kaki dan Gaya Hidup Ramah Iklim

16 Juni 2026 - 17:00 WITA

kam53

Ratusan Warga dan Pelajar Bersihkan Pantai Tanah Merah, Otorita IKN Tanam 350 Mangrove untuk Cegah Abrasi

13 Juni 2026 - 20:30 WITA

kam5

Tanam Mangrove dan Bersihkan Pantai, Otorita IKN Ajak Semua Pihak Bergerak untuk Iklim

13 Juni 2026 - 19:30 WITA

kam3

OIKN Perkuat Upaya Cegah Stunting, Siapkan Generasi Sehat untuk Masa Depan Nusantara

12 Juni 2026 - 20:00 WITA

stunting01
Trending di IKN NUSANTARA