Menu

Mode Gelap
Anhar Tekankan Kepemimpinan Visioner dan Etika Politik, Soroti Pemerataan MBG di Samarinda DPRD Samarinda Soroti Kinerja BPKAD, Iswandi: Anggaran Besar Harus Sejalan dengan Hasil Nyata Presiden Sahkan Desain Kawasan Legislatif IKN, MPR Apresiasi Konsep Megah dan Berwibawa IKN Cetak Talenta Digital Sejak Dini, Guru Dilatih Robotika untuk Siapkan Generasi Masa Depan Mahasiswa Pingsan di Tengah Aksi Ricuh di DPRD Samarinda, Polisi Pastikan Penanganan Cepat

BERITA DAERAH · 15 Des 2025 17:00 WITA ·

Iswandi Dorong Klasifikasi Tarif Retribusi Sampah dalam Revisi Perda Pajak dan Retribusi


 Anggota DPRD Kota Samarinda yang juga Ketua Komisi III, Iswandi, memberikan keterangan pers mengenai pentingnya kejelasan, keadilan, serta keberpihakan kepada masyarakat dalam revisi Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Perbesar

Anggota DPRD Kota Samarinda yang juga Ketua Komisi III, Iswandi, memberikan keterangan pers mengenai pentingnya kejelasan, keadilan, serta keberpihakan kepada masyarakat dalam revisi Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menegaskan pentingnya kejelasan, keadilan, dan keberpihakan kepada masyarakat dalam revisi Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Hal tersebut disampaikannya kepada wartawan usai mengikuti Rapat Finalisasi Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait pajak dan retribusi daerah yang digelar di DPRD Kota Samarinda.

Iswandi mengungkapkan, masih terdapat sejumlah catatan yang menjadi perhatian DPRD dan perlu dilakukan perbaikan, khususnya yang berkaitan dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Meski demikian, ia menyebut sebagian besar pembahasan dengan OPD sudah mencapai kejelasan.

“Untuk Dinas Kesehatan sudah clear, karena kami meminta adanya perlindungan bagi warga rentan dan masyarakat miskin. Begitu juga dengan Dinas PUPR, sudah tidak ada persoalan berarti,” ujarnya.

Namun, Iswandi menyoroti pembahasan yang dinilai masih belum tuntas pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), terutama terkait pengelolaan sampah dan penetapan tarif retribusinya. Menurutnya, tarif retribusi sampah harus disusun secara adil dan proporsional.

“Permasalahan di DLH ini menyangkut retribusi sampah. Saya minta tarifnya diklasifikasikan dengan benar. Jangan sampai masyarakat kecil disamakan dengan pengusaha besar,” tegasnya.

Ia menekankan perlunya pengelompokan tarif retribusi berdasarkan golongan pengguna layanan. Sebagai ilustrasi, tarif untuk masyarakat umum dapat ditetapkan lebih rendah, kemudian pengusaha kecil di atasnya, sementara pengusaha besar dengan skala usaha tertentu dikenakan tarif yang lebih tinggi.

“Klasifikasi ini penting agar ada rasa keadilan. Misalnya masyarakat umum sekitar Rp10 ribu, pengusaha kecil Rp15 ribu, dan pengusaha besar tentu lebih tinggi. Kami beri waktu tiga hari kepada OPD terkait untuk menyusun klasifikasi golongan tersebut,” jelasnya.

Selain persoalan retribusi sampah, Iswandi juga menyinggung sektor pertanian yang menurutnya perlu memiliki payung hukum yang jelas dalam revisi perda ini. Hal tersebut dinilai penting agar sektor pertanian dapat berkontribusi secara optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda.

“Perubahan perda ini bertujuan memberikan kepastian hukum dalam pemungutan pajak dan retribusi. Selama ini masih ada beberapa klaster yang belum jelas pengaturannya,” katanya.

Ia menambahkan, meskipun Perda Nomor 1 Tahun 2024 baru berjalan sekitar satu tahun, evaluasi dan perubahan tetap diperlukan demi penyempurnaan regulasi serta optimalisasi PAD ke depan.

Iswandi menegaskan bahwa DPRD Kota Samarinda, khususnya Komisi II yang membidangi PAD, pada prinsipnya mendukung revisi perda pajak dan retribusi daerah tersebut, dengan satu catatan utama.

“Kami mendukung peningkatan PAD, tetapi jangan sampai kebijakan ini justru membebani masyarakat kecil, masyarakat miskin, dan kelompok rentan,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Anhar Tekankan Kepemimpinan Visioner dan Etika Politik, Soroti Pemerataan MBG di Samarinda

21 April 2026 - 16:00 WITA

anhar55542

DPRD Samarinda Soroti Kinerja BPKAD, Iswandi: Anggaran Besar Harus Sejalan dengan Hasil Nyata

21 April 2026 - 15:00 WITA

wndai909090909

Mahasiswa Pingsan di Tengah Aksi Ricuh di DPRD Samarinda, Polisi Pastikan Penanganan Cepat

21 April 2026 - 13:00 WITA

demo098712

PWI Kukar dan Kejari Perkuat Sinergi, Dorong Informasi Hukum Yang Akurat dan Berimbang

21 April 2026 - 12:00 WITA

pwi0971

Samri Dukung Kebijakan WFA ASN, Tekankan Disiplin dan Profesionalitas

21 April 2026 - 10:00 WITA

sam90987 1

Iswandi: Hari Kartini Harus Diwujudkan Dalam Kebijakan Nyata Untuk Perempuan

21 April 2026 - 09:30 WITA

wandi070
Trending di BERITA DAERAH