Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

IKN NUSANTARA · 18 Des 2025 16:00 WITA ·

IKN Ditargetkan Menjadi Kawasan Bebas Malaria sebagai Proyek Prioritas Nasional


 Penyelenggaraan FGD Kebijakan dan Strategi Pengendalian Malaria diikuti oleh 108 peserta di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Rabu (17/12/2025). (Pic. Humas Otorita IKN) Perbesar

Penyelenggaraan FGD Kebijakan dan Strategi Pengendalian Malaria diikuti oleh 108 peserta di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Rabu (17/12/2025). (Pic. Humas Otorita IKN)

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Ibu Kota Nusantara (IKN) ditargetkan menjadi kawasan bebas malaria sebagai bagian dari proyek prioritas nasional di bidang kesehatan lingkungan. Komitmen tersebut ditegaskan melalui focus group discussion (FGD) kebijakan dan strategi pengendalian malaria yang digelar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 108 peserta yang berasal dari unsur pemerintah, akademisi, serta instansi kesehatan. Melalui diskusi lintas sektor, forum ini menghimpun pandangan, pengalaman, serta rekomendasi kebijakan guna memperkuat strategi pengendalian malaria di IKN sejak tahap awal pembangunan.

Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito, yang hadir mewakili Otorita IKN, menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi momentum kolaboratif dalam menyusun kebijakan strategis yang selaras dengan misi IKN sebagai kawasan bebas malaria.

“Upaya ini kami sukseskan melalui kolaborasi antara Otorita IKN, Kementerian Kesehatan, dan Dinas Kesehatan. Kolaborasi tersebut diperkuat dengan dukungan kebijakan dan strategi yang disusun oleh Universitas Diponegoro, sehingga menghasilkan kajian malaria yang menjadi dasar analisis lanjutan dalam perumusan kebijakan strategis,” ujarnya.

Suwito menambahkan, kesiapan pembangunan IKN sebagai kawasan bebas malaria sejalan dengan target tahap II pembangunan Kawasan Nusantara, khususnya dalam mengantisipasi peningkatan aktivitas dan mobilitas penduduk.

“Kemudian, nanti pada saat banyak pekerja yang datang ke IKN mencapai 20 ribuan pekerja, pada pembangunan kawasan Yudikatif dan Legislatif, dapat kami pastikan, tidak ada penularan malaria sampai nanti IKN meniadi Ibu Kota,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, salah satu narasumber FGD, Prof. Dr. Mursyid, M.Sc., Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, menekankan pentingnya kesiapan Otorita IKN dalam menghadapi potensi migrasi penduduk, termasuk dari aspek kesehatan lingkungan.

“Kita mengetahui bahwa IKN memiliki visi sebagai kota dunia untuk semua, yang terbuka bagi masyarakat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, upaya bersama perlu dilakukan untuk mewujudkan kota yang ekologis dan humanis, serta bebas dari malaria, termasuk dalam menghadapi potensi migrasi penduduk ke depan,” ujarnya.

Melalui forum ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk membangun sistem kesehatan lingkungan yang kuat dan berkelanjutan sejak tahap awal pembangunan. Upaya pengendalian malaria menjadi bagian integral dalam mewujudkan IKN sebagai ibu kota masa depan yang sehat, aman, dan berdaya saing global.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2025
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto

18 Juni 2026 - 18:30 WITA

a10

IKN dan Korea Selatan Bangun Smart City Cooperation Center Senilai Rp115 Miliar

18 Juni 2026 - 17:30 WITA

a6

Enviwalk Warnai Hari Lingkungan Hidup di IKN, Dorong Budaya Jalan Kaki dan Gaya Hidup Ramah Iklim

16 Juni 2026 - 17:00 WITA

kam53

Ratusan Warga dan Pelajar Bersihkan Pantai Tanah Merah, Otorita IKN Tanam 350 Mangrove untuk Cegah Abrasi

13 Juni 2026 - 20:30 WITA

kam5

Tanam Mangrove dan Bersihkan Pantai, Otorita IKN Ajak Semua Pihak Bergerak untuk Iklim

13 Juni 2026 - 19:30 WITA

kam3

OIKN Perkuat Upaya Cegah Stunting, Siapkan Generasi Sehat untuk Masa Depan Nusantara

12 Juni 2026 - 20:00 WITA

stunting01
Trending di IKN NUSANTARA