Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan 17 Orang Positif Narkoba Saat Operasi Ketiga di Gunung Bugis, Polda Kaltim Siapkan Rehabilitasi Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

IKN NUSANTARA · 18 Des 2025 16:00 WITA ·

IKN Ditargetkan Menjadi Kawasan Bebas Malaria sebagai Proyek Prioritas Nasional


 Penyelenggaraan FGD Kebijakan dan Strategi Pengendalian Malaria diikuti oleh 108 peserta di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Rabu (17/12/2025). (Pic. Humas Otorita IKN) Perbesar

Penyelenggaraan FGD Kebijakan dan Strategi Pengendalian Malaria diikuti oleh 108 peserta di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Rabu (17/12/2025). (Pic. Humas Otorita IKN)

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Ibu Kota Nusantara (IKN) ditargetkan menjadi kawasan bebas malaria sebagai bagian dari proyek prioritas nasional di bidang kesehatan lingkungan. Komitmen tersebut ditegaskan melalui focus group discussion (FGD) kebijakan dan strategi pengendalian malaria yang digelar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 108 peserta yang berasal dari unsur pemerintah, akademisi, serta instansi kesehatan. Melalui diskusi lintas sektor, forum ini menghimpun pandangan, pengalaman, serta rekomendasi kebijakan guna memperkuat strategi pengendalian malaria di IKN sejak tahap awal pembangunan.

Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito, yang hadir mewakili Otorita IKN, menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi momentum kolaboratif dalam menyusun kebijakan strategis yang selaras dengan misi IKN sebagai kawasan bebas malaria.

“Upaya ini kami sukseskan melalui kolaborasi antara Otorita IKN, Kementerian Kesehatan, dan Dinas Kesehatan. Kolaborasi tersebut diperkuat dengan dukungan kebijakan dan strategi yang disusun oleh Universitas Diponegoro, sehingga menghasilkan kajian malaria yang menjadi dasar analisis lanjutan dalam perumusan kebijakan strategis,” ujarnya.

Suwito menambahkan, kesiapan pembangunan IKN sebagai kawasan bebas malaria sejalan dengan target tahap II pembangunan Kawasan Nusantara, khususnya dalam mengantisipasi peningkatan aktivitas dan mobilitas penduduk.

“Kemudian, nanti pada saat banyak pekerja yang datang ke IKN mencapai 20 ribuan pekerja, pada pembangunan kawasan Yudikatif dan Legislatif, dapat kami pastikan, tidak ada penularan malaria sampai nanti IKN meniadi Ibu Kota,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, salah satu narasumber FGD, Prof. Dr. Mursyid, M.Sc., Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, menekankan pentingnya kesiapan Otorita IKN dalam menghadapi potensi migrasi penduduk, termasuk dari aspek kesehatan lingkungan.

“Kita mengetahui bahwa IKN memiliki visi sebagai kota dunia untuk semua, yang terbuka bagi masyarakat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, upaya bersama perlu dilakukan untuk mewujudkan kota yang ekologis dan humanis, serta bebas dari malaria, termasuk dalam menghadapi potensi migrasi penduduk ke depan,” ujarnya.

Melalui forum ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk membangun sistem kesehatan lingkungan yang kuat dan berkelanjutan sejak tahap awal pembangunan. Upaya pengendalian malaria menjadi bagian integral dalam mewujudkan IKN sebagai ibu kota masa depan yang sehat, aman, dan berdaya saing global.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2025
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n66

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n53

Otorita IKN Buka Kanal Aspirasi RDTR Kawasan Penyangga, Masyarakat Bisa Beri Masukan hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

n12

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2
Trending di IKN NUSANTARA