Menu

Mode Gelap
Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka Libur Panjang di IKN, Pengunjung Diajak Tanam Pohon dan Tinggalkan Jejak Hijau di Kota Hutan Nusantara IKN Fun Day Hadirkan Workshop Batik Pewarna Alami, Kenalkan Budaya dan Alam Kalimantan kepada Pengunjung Otorita IKN Siaga Hadapi El Niño 2026, Teknologi dan Kolaborasi Jadi Andalan Cegah Karhutla

BERITA DAERAH · 3 Jan 2026 15:00 WITA ·

Petala Borneo Menabuh Identitas Kutai: Dari Tanah Tradisi Menuju Panggung Musik Digital


 Petala Borneo Menabuh Identitas Kutai: Dari Tanah Tradisi Menuju Panggung Musik Digital Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Usia boleh seumur jagung, namun langkah Petala Borneo terbilang mantap dan penuh keyakinan. Kelompok musik yang resmi terbentuk pada Agustus 2025 ini langsung menunjukkan keseriusannya dengan menggarap karya rekaman yang secara resmi dimulai pada 1 Januari 2026. Dalam waktu singkat, hasilnya pun nyata: lima lagu telah dirilis dan kini dapat dinikmati masyarakat luas melalui seluruh platform musik digital.

Lima karya tersebut hadir dengan warna dan karakter yang kuat, berakar pada tradisi namun dibalut nuansa kekinian. Lagu Erau Tenggarong dan Kawa Hak merupakan ciptaan Achmad Fauzi, sementara Bejepenan lahir dari tangan Joel Kaharu musisi yang dikenal luas sebagai mantan vokalis Olahgubang. Dua lagu lainnya, Menari Bersuka Ria ciptaan Achmad Fauzi serta Pelipur Lara karya Jesdi Maulana A. Noya, melengkapi deretan rilisan awal Petala Borneo yang sarat identitas budaya.

Kelima lagu tersebut bukan sekadar komposisi musik, melainkan representasi semangat Petala Borneo dalam mengolah kekayaan tradisi Kutai menjadi karya yang relevan dengan selera pendengar masa kini. Instrumen tradisional, nuansa etnik, serta penggunaan bahasa Kutai menjadi elemen penting yang diramu dengan aransemen modern, sehingga mampu menjembatani generasi lama dan generasi baru.

Founder Petala Borneo, Achmad Fauzi, mengungkapkan bahwa proses rekaman kelima lagu ini sebenarnya telah dimulai sejak September hingga Desember 2025. Tahap awal tersebut menjadi fondasi penting sebelum proyek ini resmi diumumkan dan dirilis ke publik pada awal tahun 2026.

“Proyek ini bukan hanya tentang lima lagu. Ini bagian dari rangkaian produksi yang lebih besar,” ujar Fauzi, Sabtu (3/1/2026).

Ia menjelaskan, Petala Borneo masih memiliki empat lagu lainnya yang telah dipersiapkan dan direncanakan akan dilanjutkan proses penggarapannya sepanjang tahun 2026.

Lebih jauh, Fauzi menegaskan bahwa Petala Borneo hadir membawa pesan kuat: dari tanah Kutai lahir sekelompok anak muda yang siap bersaing di industri musik nasional, bahkan internasional, tanpa meninggalkan akar tradisi. Identitas kultural menjadi napas utama, baik melalui pemilihan instrumen maupun penggunaan bahasa Kutai sebagai ciri khas yang membedakan mereka dari kelompok musik lain.

Di tengah derasnya arus globalisasi musik, Petala Borneo justru melihat media digital sebagai peluang strategis. Platform digital diyakini mampu menjadi jembatan efektif untuk memperkenalkan budaya Kutai kepada audiens yang lebih luas, khususnya generasi Z yang akrab dengan dunia streaming dan media sosial.

Petala Borneo berharap lima lagu yang telah dirilis dapat menjadi pilihan utama dalam daftar putar harian pendengar, sekaligus membuka ruang dialog budaya melalui musik. Dengan kebanggaan membawa unsur kedaerahan, mereka optimistis musik dapat menjadi medium yang kuat untuk memperkenalkan Kutai Kartanegara ke panggung yang lebih luas.

“Melalui musik, kami berupaya memperluas jangkauan Kutai Kartanegara agar semakin dikenal oleh publik yang lebih luas,” pungkas Fauzi.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak

16 Mei 2026 - 15:00 WITA

pdkt002

Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka

16 Mei 2026 - 14:00 WITA

pdkt001

Andi Harun Dorong Festival Budaya Samarinda Diperkuat Lewat Perda

14 Mei 2026 - 11:03 WITA

andi0001

Enam Raperda Disepakati, DPRD Samarinda Dorong Percepatan Regulasi Strategis

14 Mei 2026 - 10:00 WITA

helmi0001

Enam Raperda di Luar Propemperda 2026 Disepakati, DPRD Samarinda Pastikan Pembahasan Libatkan Publik

14 Mei 2026 - 09:00 WITA

km1

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Limbah B3, Sejumlah Pasal Dikoreksi agar Tak Tumpang Tindih Kewenangan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

DLHK01
Trending di BERITA DAERAH