Menu

Mode Gelap
Wali Kota Tinjau Revitalisasi Pipa Induk PTMB, Siapkan Distribusi Air Bersih Lebih Andal Satgas Pengawasan Migas Segera Dibentuk, Pemkot Balikpapan Perketat Distribusi BBM Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto Satpol PP Dorong Balakar Diakomodasi dalam Raperda Penanggulangan Kebakaran Samarinda IKN dan Korea Selatan Bangun Smart City Cooperation Center Senilai Rp115 Miliar

BERITA DAERAH · 7 Jan 2026 13:00 WITA ·

DPRD Samarinda Terima Kunjungan DPRD PPU dan Paser, Bahas Pemekaran Wilayah hingga Efisiensi Anggaran


 Foto bersama Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vananzha, bersama Komisi Gabungan DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Komisi III DPRD Kabupaten Paser, usai kunjungan kerja di DPRD Kota Samarinda, Rabu (7/1/2026). Foto: Yana Ashari Perbesar

Foto bersama Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vananzha, bersama Komisi Gabungan DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Komisi III DPRD Kabupaten Paser, usai kunjungan kerja di DPRD Kota Samarinda, Rabu (7/1/2026). Foto: Yana Ashari

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — DPRD Kota Samarinda menerima kunjungan kerja dari Komisi Gabungan DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Komisi III DPRD Kabupaten Paser, Rabu (7/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Gabungan Lantai 1 DPRD Kota Samarinda dan menjadi ajang konsultasi sekaligus silaturahmi antar lembaga legislatif.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas dua isu utama yang menjadi perhatian masing-masing daerah. Komisi Gabungan DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara mengkonsultasikan kebijakan terkait pembatasan pemekaran kecamatan dan desa. Sementara itu, Komisi III DPRD Kabupaten Paser menyoroti dampak lingkungan akibat eksploitasi sumber daya alam, khususnya dari sektor pertambangan batu bara yang dinilai memiliki konsekuensi jangka panjang terhadap lingkungan dan masyarakat.

Rombongan DPRD Kabupaten Paser yang hadir dalam kunjungan kerja tersebut antara lain Abdul Azis, Ilcham Halio, Raniyanto, Elly Ermayank, M. Rama Romicza A., Sri Mordianti, Sultan Surya Parya, Arlina, Andi M. Pezal A., Lissa Arpiani, dan Murni. Sementara dari DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara turut hadir Beti Savicato, Sutriati, Isak, Syamsuri, dan Batrun. Selain itu, pertemuan ini juga dihadiri perwakilan dari DPRD Kota Balikpapan, Sufyan Jufri.

Kunjungan kerja tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vananzha. Usai pertemuan, Ahmad Vananzha menyampaikan bahwa agenda tersebut pada dasarnya merupakan forum konsultasi terkait berbagai persoalan internal DPRD, sekaligus menjadi kunjungan kerja perdana DPRD Kabupaten Paser setelah memasuki tahun baru 2026.

“Intinya mereka ingin berkonsultasi terkait berbagai persoalan internal DPRD, baik menyangkut pelaksanaan reses, perjalanan dinas, keanggotaan DPRD, hingga mekanisme pembahasan anggaran,” ujarnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, DPRD Kabupaten Paser juga menanyakan mekanisme pembahasan anggaran, baik anggaran murni maupun anggaran perubahan untuk tahun anggaran 2025–2026. Menurutnya, secara prinsip sistem dan alur pembahasan anggaran antara DPRD Kota Samarinda dan DPRD Kabupaten Paser hampir sama, perbedaannya hanya terletak pada teknis pelaksanaan serta penyesuaian waktu.

“Tahapannya dimulai dari pembahasan di Badan Anggaran (Banggar), penjadwalan kegiatan, mengundang pihak eksternal, pembahasan bersama pemerintah daerah, hingga penandatanganan nota kesepakatan dan finalisasi anggaran,” jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Selain membahas mekanisme anggaran, pertemuan juga menyinggung upaya efisiensi anggaran. Ahmad Vananzha mengungkapkan bahwa DPRD Kota Samarinda telah melakukan pengurangan anggaran hingga hampir Rp1,8 triliun dengan memangkas belanja yang dinilai tidak terlalu mendesak, termasuk di lingkungan Sekretariat DPRD.

“Hal-hal yang tidak terlalu urgent kita kurangi, seperti konsumsi dan beberapa kebutuhan lainnya, karena masih banyak program yang lebih penting dan menyentuh langsung kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, DPRD Kabupaten Paser juga melakukan langkah serupa dalam rangka efisiensi anggaran di lingkungan sekretariat mereka, sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif dan akuntabel.

Lebih lanjut, Ahmad Vananzha menegaskan bahwa kunjungan kerja tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bertukar pengalaman, pemikiran, serta saling memberikan masukan antar DPRD di daerah. Menurutnya, diskusi semacam ini penting untuk memperkaya perspektif dan memperkuat peran legislatif dalam menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi.

“Kami tidak merasa lebih dari yang lain. Ketika ada tamu datang, kita sambut dengan baik, kita bertukar pendapat, dan masukan-masukan itu bisa menjadi rekomendasi yang bermanfaat bagi masing-masing DPRD,” tutupnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Wali Kota Tinjau Revitalisasi Pipa Induk PTMB, Siapkan Distribusi Air Bersih Lebih Andal

18 Juni 2026 - 19:30 WITA

a16

Satgas Pengawasan Migas Segera Dibentuk, Pemkot Balikpapan Perketat Distribusi BBM

18 Juni 2026 - 19:00 WITA

a15

Satpol PP Dorong Balakar Diakomodasi dalam Raperda Penanggulangan Kebakaran Samarinda

18 Juni 2026 - 18:00 WITA

a14

Disdikbud Balikpapan Batasi 500 Antrean Verval SPMB per Hari, Masyarakat Diminta Booking Online

18 Juni 2026 - 17:00 WITA

a13

Pemkot Balikpapan Bentuk Satgas BBM Subsidi, Distribusi Pertalite dan Solar Diperketat

18 Juni 2026 - 16:30 WITA

a12

DPRD Samarinda Perkuat Raperda Kebakaran, Fokus pada Pencegahan dan Standar Keselamatan Gedung

18 Juni 2026 - 16:00 WITA

a11
Trending di BERITA DAERAH