Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 14 Jan 2026 19:00 WITA ·

Tim SAR Gabungan Terus Sisir Sungai Belayan, Korban Perahu Ketinting Masih Dalam Pencarian


 Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap korban kecelakaan perahu ketinting yang tertabrak kapal Landing Craft Tank (LCT) di perairan Sungai Belayan, Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (14/1/2026). Perbesar

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap korban kecelakaan perahu ketinting yang tertabrak kapal Landing Craft Tank (LCT) di perairan Sungai Belayan, Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (14/1/2026).

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Tim SAR Gabungan terus melanjutkan upaya pencarian terhadap korban kecelakaan perahu ketinting yang tertabrak kapal Landing Craft Tank (LCT) di perairan Sungai Belayan, Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (14/1/2026).

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan melaporkan, pada hari kedua operasi pencarian, satu korban atas nama Ilan (21) berhasil selamat dari insiden tersebut. Sementara satu korban lainnya, Arani (58), warga Muara Penon RT 002, hingga kini masih belum ditemukan dan terus menjadi fokus utama pencarian tim di lapangan.

Pada pelaksanaan Operasi SAR hari kedua, Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 12.34 WITA. Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan unsur potensi SAR setempat guna menyusun strategi pencarian yang lebih efektif dan terukur.

Sekitar pukul 12.45 WITA, Tim SAR Gabungan memulai operasi pencarian dengan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Belayan sejauh kurang lebih tiga kilometer dari titik kejadian. Proses pencarian dilakukan menggunakan rubber boat milik Basarnas dengan menyasar area-area yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus sungai.

Namun hingga pukul 17.30 WITA, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Dengan mempertimbangkan faktor keselamatan personel, keterbatasan waktu, serta kondisi alam di lapangan, Tim SAR Gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara operasi pencarian. Selanjutnya, posko sementara didirikan di Dermaga Penyeberangan Desa Pulau Pinang, dan operasi pencarian direncanakan akan dilanjutkan pada hari berikutnya.

Komandan Tim SAR, Nur Ngalim, mengungkapkan bahwa proses pencarian menghadapi sejumlah kendala teknis dan alam. “Arus sungai yang cukup deras, akses menuju lokasi yang terhambat akibat banjir, serta potensi ancaman binatang buas seperti buaya menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan operasi SAR,” jelasnya.

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas, Satpolairud Polres Kutai Kartanegara, BPBD Kutai Kartanegara, TNI-Polri, pemerintah kecamatan, relawan, ERT PT Bayan Resources, relawan gabungan, serta masyarakat setempat. Selama proses pencarian berlangsung, kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan berawan dan relatif mendukung.

Tim SAR Gabungan berharap, melalui kerja sama seluruh unsur yang terlibat, korban yang masih dinyatakan hilang dapat segera ditemukan.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
©️ 2026
Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH