Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Siapkan Jalur Aduan, Warga Krisis Air Bisa Ajukan Bantuan Tangki Kodam VI Mulawarman Siapkan 441 Sumber Air Antisipasi Kemarau dan Karhutla Mahligai Nusantara 2026 Jadi Momentum UMKM Balikpapan Perluas Pasar Balikpapan Dapat Tambahan Kuota Pertalite 1.250 KL, Lima SPBU Disiapkan Polri Kerahkan 283 Personel Perkuat Edukasi dan Pencegahan Karhutla di Sumatera-Kalimantan

BERITA DAERAH · 15 Jan 2026 12:00 WITA ·

Hari Ketiga Pencarian, Tim SAR Gabungan Perluas Area Sisir Korban Kecelakaan Perahu di Sungai Belayan


 Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban kecelakaan perahu ketinting yang tertabrak kapal Landing Craft Tank (LCT) di perairan Sungai Belayan, Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Memasuki hari ketiga operasi pencarian (H.3), tim memperluas area penyisiran. Foto: Basarnas Kaltim Perbesar

Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban kecelakaan perahu ketinting yang tertabrak kapal Landing Craft Tank (LCT) di perairan Sungai Belayan, Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Memasuki hari ketiga operasi pencarian (H.3), tim memperluas area penyisiran. Foto: Basarnas Kaltim

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian terhadap korban kecelakaan perahu ketinting yang tertabrak kapal Landing Craft Tank (LCT) di perairan Sungai Belayan, Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Memasuki hari ketiga operasi pencarian (H.3), Kamis (15/1/2026), tim memperluas area penyisiran guna menemukan korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

Berdasarkan data yang diterima, kecelakaan tersebut melibatkan dua orang korban. Satu korban atas nama Ilan (21) berhasil selamat dari insiden tersebut, sementara satu korban lainnya, Arani (58), hingga saat ini masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Komandan Tim SAR, Nur Ngalim, menjelaskan bahwa pada hari ketiga operasi pencarian, tim melaksanakan kegiatan sesuai rencana operasi dengan memperluas area pencarian hingga sejauh 10 kilometer dari lokasi kejadian perkara (LKP). Metode pencarian difokuskan pada penyisiran alur Sungai Belayan menggunakan sarana air, dengan melibatkan berbagai unsur terkait.

“Pada H.3 ini, Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian dengan memperluas area sejauh 10 kilometer dari LKP. Seluruh unsur yang terlibat tetap berupaya maksimal meskipun dihadapkan pada sejumlah kendala di lapangan,” ujar Nur Ngalim.

Ia menambahkan, sejumlah hambatan dihadapi selama proses pencarian, di antaranya arus sungai yang cukup kuat serta kondisi wilayah yang masih terdapat binatang buas, seperti buaya. Meski demikian, seluruh personel tetap melaksanakan pencarian dengan mengutamakan keselamatan.

Operasi SAR ini melibatkan unsur Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan, Satpolairud Polres Kutai Kartanegara, BPBD Kutai Kartanegara, unsur TNI-Polri setempat, Damkarmatan Kota Bangun, Pramuka Peduli, Emergency Response Team (ERT) PT Bayan Resources, pemerintah kecamatan, relawan gabungan, serta dukungan dari masyarakat dan pihak keluarga korban.

Tim SAR Gabungan memastikan upaya pencarian akan terus dilanjutkan sesuai dengan prosedur dan perkembangan situasi di lapangan, dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2026
Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Siapkan Jalur Aduan, Warga Krisis Air Bisa Ajukan Bantuan Tangki

13 September 2026 - 17:00 WITA

i75

Kodam VI Mulawarman Siapkan 441 Sumber Air Antisipasi Kemarau dan Karhutla

13 September 2026 - 11:00 WITA

i79

Mahligai Nusantara 2026 Jadi Momentum UMKM Balikpapan Perluas Pasar

13 September 2026 - 10:00 WITA

i78

Balikpapan Dapat Tambahan Kuota Pertalite 1.250 KL, Lima SPBU Disiapkan

13 September 2026 - 09:00 WITA

i76

Polri Kerahkan 283 Personel Perkuat Edukasi dan Pencegahan Karhutla di Sumatera-Kalimantan

12 September 2026 - 18:00 WITA

i80

Kemarau Panjang Picu Krisis Air, Perumdam Samarinda Tetapkan Status Siaga

12 September 2026 - 16:00 WITA

i74
Trending di BERITA DAERAH