Menu

Mode Gelap
Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat Bukan Sekadar Otot, Ini Aspek yang Dinilai Juri di JOS Fitness Open Bodycontest 2026 PBFI Kaltim Dorong Kompetisi Fitness Jadi Wadah Lahirkan Atlet Berprestasi Dimas Wira Jadikan JOS Fitness Open Body Contest 2026 Batu Loncatan ke Kompetisi Lebih Tinggi JOS Fitness Open Body Contest Diharapkan Jadi Kawah Atlet Fitness Kaltim

BERITA DAERAH · 15 Jan 2026 17:00 WITA ·

Ananda Emira Moeis Desak Pengawasan Ketat Usai Jembatan di Sungai Mahakam Kembali Ditabrak


 Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, memberikan keterangan kepada media terkait kembali terjadinya insiden penabrakan jembatan di Sungai Mahakam, yang melibatkan Jembatan Mahakam Ulu dan jembatan lama di kawasan Jembatan Kembar. Perbesar

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, memberikan keterangan kepada media terkait kembali terjadinya insiden penabrakan jembatan di Sungai Mahakam, yang melibatkan Jembatan Mahakam Ulu dan jembatan lama di kawasan Jembatan Kembar.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menyoroti secara serius kembali terjadinya insiden penabrakan terhadap jembatan di Sungai Mahakam. Dalam kurun waktu terakhir, ia mencatat sedikitnya dua jembatan kembali mengalami kejadian serupa, yakni Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) dan jembatan lama di kawasan Jembatan Kembar. Kondisi ini dinilai sangat memprihatinkan karena menyangkut keselamatan masyarakat dan kelangsungan aktivitas transportasi di Kalimantan Timur.

“Sepengetahuan saya, Jembatan Mahulu kembali tertabrak. Kemudian Jembatan Mahakam yang lama juga kemarin tertabrak. Fender-nya bahkan sampai hilang dan tenggelam,” ungkap Ananda saat dikonfirmasi awak media, Kamis (15/1/2026).

Ananda menjelaskan, DPRD Kaltim sebelumnya telah berulang kali membahas persoalan tersebut melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta PT Pelindo. Bahkan, Komisi II dan Komisi III DPRD Kaltim juga telah menggelar rapat gabungan untuk membicarakan penggantian fender jembatan yang rusak akibat insiden tabrakan kapal.

Namun demikian, ia menilai proses penggantian fender tersebut berjalan lambat dan tidak sesuai dengan rencana awal. Padahal, menurut Ananda, pengerjaan penggantian fender seharusnya sudah rampung sejak tahun lalu.

“Harusnya itu sudah selesai dari tahun lalu, tapi sampai sekarang masih molor. Karena itu kami terus melakukan pengawasan terhadap KSOP dan pihak-pihak terkait,” tegasnya.

Ananda menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dari instansi berwenang. Ia meminta agar KSOP, Dinas Pekerjaan Umum, serta pihak terkait lainnya rutin melaporkan perkembangan pengerjaan di lapangan secara terbuka kepada DPRD Kaltim. Menurutnya, fungsi pengawasan DPRD menjadi sangat krusial karena persoalan ini menyangkut keselamatan publik.

“Ini berkaitan langsung dengan hajat hidup orang banyak, khususnya masyarakat Kalimantan Timur. Jangan sampai tiba-tiba pekerjaan tidak selesai-selesai, lalu ternyata ada kendala di lapangan yang tidak pernah disampaikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ananda juga mendorong dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap penyebab seringnya insiden tabrakan jembatan di Sungai Mahakam. Ia menilai, solusi tidak cukup hanya sebatas mengganti fender setiap kali terjadi tabrakan, tanpa menyentuh akar persoalan yang sebenarnya.

“Jangan hanya setelah ditabrak lalu diganti, seolah-olah selesai. Besok atau lusa bisa ditabrak lagi. Pangkal masalahnya apa? Kenapa kejadian ini bisa terus berulang? Katanya ada kapal yang beroperasi di luar jam operasional, lalu siapa yang memberi izin?” katanya dengan nada tegas.

Ananda mengingatkan bahwa jembatan-jembatan di Sungai Mahakam merupakan aset vital daerah yang setiap hari dilalui oleh ribuan masyarakat. Karena itu, keselamatan publik harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar formalitas dalam pembahasan rapat.

“Ini menyangkut keselamatan rakyat Kalimantan Timur. Jangan hanya serius di atas meja rapat, tetapi di lapangan juga harus benar-benar serius. Jangan main-main, karena jika terjadi sesuatu, yang paling dirugikan adalah masyarakat,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
©2026
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

23 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h13

CFD Terpadu Resmi Diluncurkan di Taman Tiga Generasi, Jadi Ruang Sehat dan Penggerak UMKM

23 Agustus 2026 - 11:00 WITA

h6

Semarak HUT ke-81 RI, CFR Samarinda Gelar Lomba Mancing Antaranggota

22 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h2

Dishub Balikpapan Siapkan Pengaturan Jam BBM Bersubsidi untuk Atasi Antrean Pertalite

21 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h1

64 Jenis Jamu Mengandung BKO Ditemukan di Balikpapan, BPOM Telusuri Sumber Produksi

21 Agustus 2026 - 17:00 WITA

g99

HUT ke-81 RI, Dovy Ajak Warga Samarinda Jaga Persatuan dan Ciptakan Kedamaian

21 Agustus 2026 - 13:00 WITA

g98
Trending di BERITA DAERAH