Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Desak Kepastian Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Warga Menunggu Sejak 2012 Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Digelar, Promosikan Kearifan Lokal dan Dongkrak Ekonomi Pampang Tanggapi Aksi Mahasiswa, Wawali Balikpapan Janji Percepat Penanganan PJU, Guru, BBM hingga Dampak PHK Rektor UINSI Dorong Perda Pemakaman yang Humanis dan Berkelanjutan Pemkot Balikpapan Lepas ASN Purnatugas, Bagus Susetyo: Pengabdian Tak Berakhir Saat Pensiun

BERITA DAERAH · 26 Jan 2026 18:00 WITA ·

Transisi Kepemimpinan BI Kaltim Berjalan Mulus, Pejabat Baru Tegaskan Komitmen Jaga Inflasi dan Perkuat UMKM


 Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Timur, Jajang Hermawan, didampingi mantan Kepala Perwakilan BI Provinsi Kaltim, Budi Widihartanto, memberikan keterangan pers kepada sejumlah media usai Upacara Pengukuhan di Ruang Maratua Lantai 4, Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda, Senin (26/1/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Timur, Jajang Hermawan, didampingi mantan Kepala Perwakilan BI Provinsi Kaltim, Budi Widihartanto, memberikan keterangan pers kepada sejumlah media usai Upacara Pengukuhan di Ruang Maratua Lantai 4, Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda, Senin (26/1/2026). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Mantan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) periode Oktober 2023–Januari 2026, Budi Widihartanto, menegaskan bahwa proses transisi kepemimpinan di lingkungan Bank Indonesia Kalimantan Timur berjalan lancar dan tidak meninggalkan pekerjaan rumah.

Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi sejumlah media usai pelaksanaan Upacara Pengukuhan Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Timur yang baru, Jajang Hermawan. Kegiatan berlangsung di Ruang Maratua Lantai 4, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Gajah Mada No. 1, Samarinda, Senin (26/1/2026).

Budi menjelaskan seluruh program kerja telah dirancang secara matang dan siap untuk dilanjutkan oleh pejabat baru. Ia optimistis keberlanjutan kebijakan dan program yang telah berjalan dapat terus ditingkatkan ke depannya.

“Seluruh program kerja sudah disiapkan dengan baik. Saya kira tidak ada PR, karena semuanya telah terselesaikan pada masa transisi ini bersama Pak Jajang. Intinya, saya yakin beliau akan melanjutkan kebijakan dan program yang telah kami rencanakan, bahkan meningkatkan capaian yang sudah ada,” ujar Budi.

Terkait sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, khususnya dalam pengembangan aplikasi Mando Kaltim berbasis Artificial Intelligence (AI) melalui program Lean Signal, Budi memastikan kerja sama tersebut akan terus berlanjut. Menurutnya, pemanfaatan teknologi AI menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian inflasi agar tetap rendah, stabil, dan berkelanjutan di daerah.

Saat ditanya mengenai kesan selama bertugas di Kalimantan Timur, Budi mengungkapkan pengalaman positif dan kesan mendalam terhadap budaya kolaboratif yang terbangun di daerah ini. Ia menilai sinergi antarpemangku kepentingan menjadi kekuatan utama dalam mendorong pembangunan ekonomi.

“Orang-orangnya enak, mudah bersinergi, berkolaborasi, dan memiliki semangat tinggi untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Kalimantan Timur the best,” ungkapnya.

Menanggapi informasi terkait potensi penambahan anggaran bagi daerah berprestasi dalam ajang Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award, Budi menyampaikan bahwa hal tersebut masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah pusat. “Mudah-mudahan bisa terealisasi,” ujarnya singkat.

Sebagai pesan terakhir, Budi berharap Kalimantan Timur terus bergerak menuju kemakmuran dengan melanjutkan transformasi ekonomi yang tidak lagi bergantung pada sektor ekstraktif semata. Ia mendorong penguatan sektor industri, jasa, pertanian, dan perkebunan, seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia sesuai visi dan misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Timur yang baru, Jajang Hermawan, menyampaikan apresiasi kepada insan pers serta memperkenalkan diri kepada publik. Ia mengungkapkan sebelumnya bertugas sebagai Kepala Perwakilan BI Cirebon sebelum dipercaya mengemban amanah di Kalimantan Timur.

“Program-program kerja yang telah disampaikan oleh Pak Budi akan kami teruskan, bahkan kami tingkatkan,” tegas Jajang. Ia menjelaskan terdapat empat fokus utama Bank Indonesia di daerah, yakni pengendalian inflasi, penguatan sistem pembayaran, pengembangan UMKM, serta peningkatan literasi dan edukasi keuangan masyarakat.

Menanggapi isu inflasi, khususnya di wilayah pedalaman seperti Kabupaten Mahakam Ulu, Jajang menyampaikan bahwa secara year-on-year inflasi Kalimantan Timur tercatat sebesar 2,68 persen. Angka tersebut masih berada dalam koridor target inflasi nasional, yakni 2,5 persen ±1 persen. Meski demikian, ia menegaskan Bank Indonesia akan memberikan perhatian khusus terhadap wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Kami melihat kondisi inflasi secara menyeluruh. Ke depan, akan ada langkah-langkah lanjutan untuk memastikan inflasi tetap terjaga, termasuk di wilayah pedalaman,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
©2026
Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Desak Kepastian Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Warga Menunggu Sejak 2012

17 Juni 2026 - 21:00 WITA

kk14

Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Digelar, Promosikan Kearifan Lokal dan Dongkrak Ekonomi Pampang

17 Juni 2026 - 20:00 WITA

kk13

Tanggapi Aksi Mahasiswa, Wawali Balikpapan Janji Percepat Penanganan PJU, Guru, BBM hingga Dampak PHK

17 Juni 2026 - 19:00 WITA

kk10

Rektor UINSI Dorong Perda Pemakaman yang Humanis dan Berkelanjutan

17 Juni 2026 - 18:00 WITA

kk9

Pemkot Balikpapan Lepas ASN Purnatugas, Bagus Susetyo: Pengabdian Tak Berakhir Saat Pensiun

17 Juni 2026 - 17:00 WITA

kk8

DPRD Samarinda Libatkan Akademisi, Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum Diuji Publik

17 Juni 2026 - 16:00 WITA

kk7
Trending di BERITA DAERAH