Menu ✖

Mode Gelap
Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027 Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla

IKN NUSANTARA · 1 Mar 2026 14:00 WITA ·

Menhut Raja Juli Antoni Tegaskan Dukungan Forest City, RHL IKN Capai 1.805 Hektare dan Perhutanan Sosial Diperkuat


 Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, melakukan kunjungan kerja ke IKN pada Sabtu (28/02/2026), meninjau langsung progres rehabilitasi hutan, penanaman pohon hingga melakukan penyerahan SK Perhutanan Sosial untuk 4 KTH. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, melakukan kunjungan kerja ke IKN pada Sabtu (28/02/2026), meninjau langsung progres rehabilitasi hutan, penanaman pohon hingga melakukan penyerahan SK Perhutanan Sosial untuk 4 KTH. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Transformasi Ibu Kota Nusantara (IKN) menuju kota hutan (forest city) kian nyata. Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, melakukan kunjungan kerja ke IKN pada Sabtu (28/02/2026) dengan agenda penanaman pohon di kawasan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) dan Plaza Bhineka Tunggal Ika, sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial kepada empat Kelompok Tani Hutan di Kalimantan Timur.

Didampingi Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, serta Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, Menteri Kehutanan meninjau langsung progres rehabilitasi yang kini telah mencapai total 1.805 hektare. Kawasan yang sebelumnya didominasi hutan tanaman industri monokultur eukaliptus kini ditransformasi menjadi hutan hujan tropis melalui penanaman jenis tanaman multi purpose tree species (MPTS), tanaman asli dan endemik Kalimantan seperti meranti, gaharu, kapur, medang, nyamplung, hingga nyatoh, serta tanaman cepat tumbuh untuk mempercepat pemulihan ekosistem.

Upaya ini menunjukkan hasil nyata. Dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan vegetasi yang signifikan telah meningkatkan keanekaragaman hayati, ditandai dengan mulai kembalinya satwa seperti burung ke kawasan rehabilitasi, sekaligus memperkuat fungsi ekologis sebagai penyerap karbon dan pengatur tata air.

“Hutan sebagai sumber daya alam dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat. Tentu Kementerian Kehutanan akan terus memberikan dukungan penuh terhadap IKN, terutama dalam aspek penghijauan. Tadi kita baru saja melihat lokasi RHL dua tahun yang lalu, tetapi sekarang sudah tinggi pohonnya untuk menggantikan tanaman monokultur. Dilaporkan juga sudah ada burung karena vegetasinya mulai variatif untuk mendukung nantinya IKN menjadi kota hutan (forest city),” ujar Raja.

Selain aspek ekologis, kunjungan ini juga menegaskan dimensi sosial pembangunan IKN. Penyerahan SK Perhutanan Sosial kepada empat Kelompok Tani Hutan merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan masyarakat sekitar hutan memperoleh akses legal, manfaat ekonomi, dan peran aktif dalam pengelolaan hutan secara berkelanjutan.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menekankan bahwa keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan menjadi prinsip utama di IKN.

“Kunjungan Bapak Menteri ini bukan hanya sebagai komitmen tetapi adalah menjaga keseimbangan antara pembangunan Ibu Kota Nusantara ini dan menjaga kelestarian lingkungan,” ucapnya.

Kunjungan kerja Menteri Kehutanan ditutup dengan shalat tarawih berjamaah di Masjid Negara IKN bersama masyarakat, mempertegas bahwa pembangunan IKN tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan lingkungan, tetapi juga memperkuat harmoni sosial dan spiritual sebagai fondasi kota masa depan Indonesia.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n66

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n53

Otorita IKN Buka Kanal Aspirasi RDTR Kawasan Penyangga, Masyarakat Bisa Beri Masukan hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

n12

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2
Trending di IKN NUSANTARA