Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

IKN NUSANTARA · 1 Mar 2026 14:00 WITA ·

Menhut Raja Juli Antoni Tegaskan Dukungan Forest City, RHL IKN Capai 1.805 Hektare dan Perhutanan Sosial Diperkuat


 Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, melakukan kunjungan kerja ke IKN pada Sabtu (28/02/2026), meninjau langsung progres rehabilitasi hutan, penanaman pohon hingga melakukan penyerahan SK Perhutanan Sosial untuk 4 KTH. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, melakukan kunjungan kerja ke IKN pada Sabtu (28/02/2026), meninjau langsung progres rehabilitasi hutan, penanaman pohon hingga melakukan penyerahan SK Perhutanan Sosial untuk 4 KTH. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Transformasi Ibu Kota Nusantara (IKN) menuju kota hutan (forest city) kian nyata. Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, melakukan kunjungan kerja ke IKN pada Sabtu (28/02/2026) dengan agenda penanaman pohon di kawasan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) dan Plaza Bhineka Tunggal Ika, sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial kepada empat Kelompok Tani Hutan di Kalimantan Timur.

Didampingi Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, serta Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, Menteri Kehutanan meninjau langsung progres rehabilitasi yang kini telah mencapai total 1.805 hektare. Kawasan yang sebelumnya didominasi hutan tanaman industri monokultur eukaliptus kini ditransformasi menjadi hutan hujan tropis melalui penanaman jenis tanaman multi purpose tree species (MPTS), tanaman asli dan endemik Kalimantan seperti meranti, gaharu, kapur, medang, nyamplung, hingga nyatoh, serta tanaman cepat tumbuh untuk mempercepat pemulihan ekosistem.

Upaya ini menunjukkan hasil nyata. Dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan vegetasi yang signifikan telah meningkatkan keanekaragaman hayati, ditandai dengan mulai kembalinya satwa seperti burung ke kawasan rehabilitasi, sekaligus memperkuat fungsi ekologis sebagai penyerap karbon dan pengatur tata air.

“Hutan sebagai sumber daya alam dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat. Tentu Kementerian Kehutanan akan terus memberikan dukungan penuh terhadap IKN, terutama dalam aspek penghijauan. Tadi kita baru saja melihat lokasi RHL dua tahun yang lalu, tetapi sekarang sudah tinggi pohonnya untuk menggantikan tanaman monokultur. Dilaporkan juga sudah ada burung karena vegetasinya mulai variatif untuk mendukung nantinya IKN menjadi kota hutan (forest city),” ujar Raja.

Selain aspek ekologis, kunjungan ini juga menegaskan dimensi sosial pembangunan IKN. Penyerahan SK Perhutanan Sosial kepada empat Kelompok Tani Hutan merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan masyarakat sekitar hutan memperoleh akses legal, manfaat ekonomi, dan peran aktif dalam pengelolaan hutan secara berkelanjutan.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menekankan bahwa keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan menjadi prinsip utama di IKN.

“Kunjungan Bapak Menteri ini bukan hanya sebagai komitmen tetapi adalah menjaga keseimbangan antara pembangunan Ibu Kota Nusantara ini dan menjaga kelestarian lingkungan,” ucapnya.

Kunjungan kerja Menteri Kehutanan ditutup dengan shalat tarawih berjamaah di Masjid Negara IKN bersama masyarakat, mempertegas bahwa pembangunan IKN tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan lingkungan, tetapi juga memperkuat harmoni sosial dan spiritual sebagai fondasi kota masa depan Indonesia.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto

18 Juni 2026 - 18:30 WITA

a10

IKN dan Korea Selatan Bangun Smart City Cooperation Center Senilai Rp115 Miliar

18 Juni 2026 - 17:30 WITA

a6

Enviwalk Warnai Hari Lingkungan Hidup di IKN, Dorong Budaya Jalan Kaki dan Gaya Hidup Ramah Iklim

16 Juni 2026 - 17:00 WITA

kam53

Ratusan Warga dan Pelajar Bersihkan Pantai Tanah Merah, Otorita IKN Tanam 350 Mangrove untuk Cegah Abrasi

13 Juni 2026 - 20:30 WITA

kam5

Tanam Mangrove dan Bersihkan Pantai, Otorita IKN Ajak Semua Pihak Bergerak untuk Iklim

13 Juni 2026 - 19:30 WITA

kam3

OIKN Perkuat Upaya Cegah Stunting, Siapkan Generasi Sehat untuk Masa Depan Nusantara

12 Juni 2026 - 20:00 WITA

stunting01
Trending di IKN NUSANTARA