Menu ✖

Mode Gelap
Duta Genre Kukar Jadi Konselor Sebaya, Perkuat Edukasi Remaja dan Pencegahan Stunting Warga Manggar Baru Gotong Royong Bersihkan Pesisir Sungai Manggar, Ratusan Kantong Sampah Diangkut Distanak Kukar Siapkan Distribusi 19 Pompa Air, Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian Bupati Kukar Tinjau Kebakaran Loa Ipuh, 11 Rumah Terdampak dan 15 KK Jadi Perhatian TP PKK Balikpapan Dorong Kelurahan Siaga TBC, Kader Dasawisma Dilibatkan

BERITA DAERAH · 10 Apr 2026 18:00 WITA ·

DPRD Samarinda Sorot Penghentian Sementara Dapur MBG, Tekankan Pemenuhan Standar


 Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan kepada awak media terkait penghentian sementara 12 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (10/4/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan kepada awak media terkait penghentian sementara 12 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (10/4/2026). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menanggapi penghentian sementara 12 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (10/4/2026).

Menurut Helmi, penghentian tersebut diduga karena belum terpenuhinya sejumlah standar pengelolaan, terutama terkait instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang menjadi syarat dari Badan Gizi Nasional.

“Kalau masalah MBG ini sudah ada standar dari pihak nasional. Yang belum memenuhi syarat tentu harus mengikuti aturan,” ujarnya.

Ia menegaskan, program MBG sebagai program nasional mengedepankan kualitas, sehingga seluruh pengelola wajib memenuhi ketentuan yang berlaku. Namun, penghentian ini dinilai bukan bersifat permanen.

“Ini bukan dihentikan total, tapi diberi kesempatan untuk memperbaiki dan memenuhi standar,” jelasnya.

Helmi menilai langkah tersebut justru menjadi bentuk pembinaan agar kualitas layanan meningkat, sekaligus melindungi investasi para pelaku usaha yang telah terlibat.

“Jangan sampai dihentikan total. Kasihan juga karena mereka sudah berinvestasi, jadi lebih baik diperbaiki,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan limbah agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar. “Persoalan IPAL ini penting, jangan sampai kegiatan yang tujuannya baik justru berdampak buruk,” tegasnya.

Lebih lanjut, Helmi menyebut program MBG memiliki dampak luas, mulai dari pemenuhan gizi siswa hingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kalau berjalan baik, sekolah mendapatkan makanan bergizi, sekaligus membuka lapangan kerja dan menggerakkan UMKM,” paparnya.

Ia pun berharap adanya sinergi antara pengelola dapur dan pemerintah agar program ini berjalan optimal. “Harapannya, program ini bisa menghidupkan UMKM di Samarinda dan anak-anak mendapat asupan bergizi setiap hari,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Helmi juga berharap Sekretaris Daerah yang baru mampu memperkuat koordinasi antara pemerintah dan DPRD. “Kita berharap Sekda yang baru bisa menjembatani kinerja eksekutif dan legislatif,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari.
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Duta Genre Kukar Jadi Konselor Sebaya, Perkuat Edukasi Remaja dan Pencegahan Stunting

18 Oktober 2026 - 16:00 WITA

o11

Warga Manggar Baru Gotong Royong Bersihkan Pesisir Sungai Manggar, Ratusan Kantong Sampah Diangkut

18 Oktober 2026 - 15:00 WITA

o10

Distanak Kukar Siapkan Distribusi 19 Pompa Air, Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian

18 Oktober 2026 - 14:00 WITA

o9

Bupati Kukar Tinjau Kebakaran Loa Ipuh, 11 Rumah Terdampak dan 15 KK Jadi Perhatian

18 Oktober 2026 - 13:00 WITA

o8

TP PKK Balikpapan Dorong Kelurahan Siaga TBC, Kader Dasawisma Dilibatkan

18 Oktober 2026 - 12:00 WITA

o7

Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah

17 Oktober 2026 - 21:00 WITA

o6
Trending di BERITA DAERAH