Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan BPS Samarinda Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026, Seluruh Pelaku Usaha Akan Didata RDP DPRD Kukar Bahas Nasib Ribuan Warga Tahura, Camat Samboja Barat Minta Kejelasan Penertiban DPRD Kukar Tegaskan Tak Ada Penggusuran Warga Lama di Kawasan Hutan Bukit Soeharto Kepergok Mencuri di Wisata Air Terjun Perjiwa, Pelaku Ditangkap Saat Tertidur di Depan Rumah

BERITA DAERAH · 28 Apr 2026 12:30 WITA ·

BPS Samarinda Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026, Seluruh Pelaku Usaha Akan Didata


 Kepala BPS Kota Samarinda, Supriyanto, memberikan keterangan usai hearing bersama Komisi IV DPRD Samarinda terkait sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan berlangsung Mei–Agustus 2026. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kepala BPS Kota Samarinda, Supriyanto, memberikan keterangan usai hearing bersama Komisi IV DPRD Samarinda terkait sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan berlangsung Mei–Agustus 2026. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda, Supriyanto, memberikan keterangan kepada awak media usai mengikuti hearing bersama Komisi IV DPRD Kota Samarinda di Ruang Rapat Gabungan Lantai I DPRD, Selasa (28/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, BPS kembali mensosialisasikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 kepada jajaran legislatif. Paparan disampaikan secara rinci, mulai dari tujuan, metode, hingga tahapan pelaksanaan yang dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga akhir Agustus 2026.

Supriyanto menjelaskan, sensus ekonomi kali ini akan menyasar seluruh pelaku usaha di Kota Samarinda tanpa terkecuali. Pendataan dilakukan secara menyeluruh dengan metode door to door, khususnya bagi usaha kecil dan menengah. Sementara itu, perusahaan besar akan didata melalui pendekatan digital dengan pembagian tautan khusus yang mulai disalurkan pada awal Juni.

“Pendataan lapangan secara langsung akan dimulai pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Ini untuk memastikan seluruh aktivitas ekonomi masyarakat dapat terdata dengan baik,” ujar Supriyanto.

Lebih lanjut, BPS menegaskan bahwa cakupan sensus tahun ini semakin luas, termasuk sektor pertanian yang sebelumnya tidak menjadi fokus utama pada Sensus Ekonomi 2016. Hal ini dilakukan seiring berkembangnya model usaha yang kini semakin terintegrasi antar sektor.

Menurut Supriyanto, pelaku usaha di bidang pertanian kini tidak hanya menjual hasil panen mentah, tetapi juga mulai mengembangkan produk turunan seperti olahan makanan maupun industri berbasis hasil ternak. Kondisi ini dinilai penting untuk menggambarkan dinamika ekonomi masyarakat yang semakin kompleks.

Selain itu, BPS juga menekankan pentingnya dukungan data kependudukan dalam membaca perkembangan ekonomi daerah. Meski sensus penduduk dilakukan setiap sepuluh tahun, pembaruan data tetap dilakukan melalui survei rutin seperti Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dan survei ketenagakerjaan.

Melalui berbagai survei tersebut, BPS dapat memantau sejumlah indikator penting, mulai dari tren migrasi, pertumbuhan penduduk, hingga perubahan struktur sosial ekonomi masyarakat dari waktu ke waktu.

Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BPS dan DPRD Kota Samarinda dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, sekaligus memastikan data yang dihasilkan akurat dan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam perencanaan pembangunan daerah.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan

28 April 2026 - 13:00 WITA

dprdkota05

RDP DPRD Kukar Bahas Nasib Ribuan Warga Tahura, Camat Samboja Barat Minta Kejelasan Penertiban

27 April 2026 - 20:00 WITA

rdpkukar3

DPRD Kukar Tegaskan Tak Ada Penggusuran Warga Lama di Kawasan Hutan Bukit Soeharto

27 April 2026 - 19:30 WITA

rdpkukar1

Polemik Gereja Mangkungpalas, Wawali Samarinda Akui Belum Terima Laporan Lengkap Perizinan

27 April 2026 - 18:00 WITA

wawali1

Komisi II DPRD Samarinda Sorot Keuangan Daerah, Dari Dana Mengendap Hingga Aset Belum Optimal

27 April 2026 - 17:00 WITA

dprdkota04

Tinjau Proyek TPA, Pansus LKPJ DPRD Samarinda Sorot Hasil Belum Maksimal Meski Anggaran Besar

27 April 2026 - 16:00 WITA

dprdkota03
Trending di BERITA DAERAH