Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 28 Apr 2026 18:00 WITA ·

DPPKB Samarinda Perkuat Kampung KB, Fokus Cegah Stunting dan Tingkatkan Kualitas Keluarga


 Kepala DPPKB Samarinda Deasy Evriyani memberikan keterangan terkait penguatan program Kampung KB untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia berbasis keluarga. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kepala DPPKB Samarinda Deasy Evriyani memberikan keterangan terkait penguatan program Kampung KB untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia berbasis keluarga. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda, Deasy Evriyani, menegaskan pentingnya penguatan program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) sebagai strategi meningkatkan kualitas sumber daya manusia berbasis keluarga. Hal itu disampaikannya usai rapat hearing bersama Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Selasa (28/4/2026), di Ruang Rapat Gabungan DPRD Samarinda.

Dalam rapat tersebut, DPPKB memaparkan berbagai program prioritas sekaligus tantangan pelaksanaan di lapangan. Deasy menyebut, fokus utama saat ini masih pada penanganan stunting melalui intervensi sensitif, disertai penguatan program keluarga berencana dan inovasi lainnya.

“Kami fokus pada penanganan stunting dan penguatan Kampung KB agar berdampak langsung ke masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah program unggulan yang dijalankan antara lain Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak, Lansia Berdaya, serta Gerakan Ayah Teladan Indonesia. Program tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan peningkatan kualitas keluarga.

Menurut Deasy, DPRD turut mengingatkan agar seluruh program tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan dampak nyata. Transformasi Kampung KB sejak 2022 menjadi Kampung Keluarga Berkualitas diharapkan mampu mendorong perubahan signifikan.

“Tujuannya menciptakan keluarga berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Saat ini, program Kampung KB telah tersebar di 59 kelurahan di Samarinda dan menjadi ujung tombak pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam pencegahan stunting dan peningkatan kualitas hidup keluarga.

Dalam waktu dekat, DPPKB juga akan menggelar intervensi serentak pencegahan stunting pada 30 April 2026 melalui 748 Posyandu di seluruh Samarinda.

“Target kunjungan bayi, balita, dan ibu hamil minimal 80 persen. Jika belum tercapai, akan dilakukan kunjungan rumah,” terangnya.

Ia menambahkan, peningkatan kunjungan Posyandu penting untuk mendeteksi dini masalah gizi anak sehingga risiko stunting bisa segera ditangani.

Di akhir keterangannya, Deasy mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat dan media, untuk turut mendukung program prioritas tersebut.

“Kami butuh dukungan semua pihak agar program ini berjalan optimal dan dirasakan manfaatnya,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH