Menu

Mode Gelap
Balikpapan Siapkan Rp12 Miliar Hadapi Porprov Kaltim VIII, Fokus pada Nomor Potensial Medali Kaltim Juara Umum MTQ Nasional XXXI, Seluruh Kafilah Dapat Apresiasi Erau 2026 Ditargetkan Tembus 40 Ribu Pengunjung, Dispar Kukar Perkuat Promosi Wisata dan UMKM Tiga Ormas Daerah Protes Tak Dilibatkan Kirab Erau 2026, Pemkab Kukar Beri Penjelasan Erau 2026 Masuk KEN, Hetifah Dorong Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

BERITA DAERAH · 30 Apr 2026 16:00 WITA ·

Sidak Pasar TAS, Ketua DPRD Kukar Soroti Kios Kosong dan Gratiskan Parkir


 Ketua DPRD Kutai Kartanegara, Ahmad Yani, saat melakukan sidak di Pasar Tangga Arung Square, didampingi Wakil Ketua DPRD Kukar dan Plt Disperindag Kukar. Foto: Fairuzzabady. Perbesar

Ketua DPRD Kutai Kartanegara, Ahmad Yani, saat melakukan sidak di Pasar Tangga Arung Square, didampingi Wakil Ketua DPRD Kukar dan Plt Disperindag Kukar. Foto: Fairuzzabady.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tangga Arung Square (TAS), Kamis (30/04/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan pasar berjalan optimal serta mampu memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.

Dalam kunjungannya, Ahmad Yani meninjau langsung kondisi pasar yang baru dibangun dengan anggaran besar. Ia menegaskan, aset publik tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal. “Bukan uang kecil,” ujarnya singkat.

Ia menjelaskan, pembangunan Pasar TAS menghabiskan anggaran hampir mencapai Rp1 triliun jika dihitung secara keseluruhan. Karena itu, pasar ini diharapkan benar-benar mampu menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat Kukar.

Ahmad Yani menekankan bahwa pemerintah tidak boleh berorientasi pada keuntungan semata. Menurutnya, prioritas utama adalah memastikan seluruh kios dan lapak terisi serta aktif digunakan pedagang. “Kios harus terisi penuh,” tegasnya.

Dalam sidak tersebut, ia juga menemukan masih adanya kios yang kosong dan belum dimanfaatkan secara optimal. Ia meminta agar pemerintah daerah segera mengambil langkah agar seluruh ruang dagang diisi oleh pelaku usaha yang serius. “Tidak boleh ada kios kosong,” ucapnya.

Selain itu, kebijakan parkir di kawasan pasar turut menjadi perhatian. Untuk sementara, parkir di Pasar TAS digratiskan guna menarik minat pengunjung. “Parkir gratis dulu,” katanya singkat.

Menurutnya, kebijakan tersebut diyakini dapat meningkatkan jumlah pengunjung dan mendorong aktivitas jual beli di dalam pasar. Ia menilai, semakin banyak pengunjung yang datang, maka potensi transaksi pedagang juga akan meningkat.

Ahmad Yani juga membuka peluang evaluasi terhadap tarif sewa atau retribusi kios. Jika dinilai memberatkan pedagang, pemerintah daerah dapat menyesuaikannya melalui revisi regulasi. “Kalau kemahalan, bisa diturunkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengelolaan pasar harus dilakukan secara profesional, mulai dari penataan pedagang, pengawasan harga, hingga strategi pemasaran produk lokal. Dengan demikian, Pasar TAS diharapkan mampu berkembang menjadi pusat ekonomi baru yang ramai dan berkelanjutan di Kukar. “Yang penting ramai dan ekonomi berputar,” pungkasnya.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Balikpapan Siapkan Rp12 Miliar Hadapi Porprov Kaltim VIII, Fokus pada Nomor Potensial Medali

20 September 2026 - 18:00 WITA

k60

Kaltim Juara Umum MTQ Nasional XXXI, Seluruh Kafilah Dapat Apresiasi

20 September 2026 - 17:00 WITA

k59

Erau 2026 Ditargetkan Tembus 40 Ribu Pengunjung, Dispar Kukar Perkuat Promosi Wisata dan UMKM

20 September 2026 - 16:00 WITA

k57

Tiga Ormas Daerah Protes Tak Dilibatkan Kirab Erau 2026, Pemkab Kukar Beri Penjelasan

20 September 2026 - 15:00 WITA

k51

Erau 2026 Masuk KEN, Hetifah Dorong Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

20 September 2026 - 14:00 WITA

k50

Rendi Solihin Dorong One District One Festival untuk Perkuat Pariwisata Kukar

20 September 2026 - 13:00 WITA

k49
Trending di BERITA DAERAH