Menu

Mode Gelap
Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat Bukan Sekadar Otot, Ini Aspek yang Dinilai Juri di JOS Fitness Open Bodycontest 2026 PBFI Kaltim Dorong Kompetisi Fitness Jadi Wadah Lahirkan Atlet Berprestasi Dimas Wira Jadikan JOS Fitness Open Body Contest 2026 Batu Loncatan ke Kompetisi Lebih Tinggi JOS Fitness Open Body Contest Diharapkan Jadi Kawah Atlet Fitness Kaltim

BERITA DAERAH · 30 Apr 2026 21:00 WITA ·

Disdik Kukar Tunggu Advice Kejaksaan, Insentif Guru Non-ASN Ditarget Segera Cair


 Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi IV DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di Ruang Banmus DPRD Kukar, dengan agenda pembahasan insentif guru honorer, Kamis (30/04/2026). Foto: Akmal Hafidz Krisnowo. Perbesar

Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi IV DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di Ruang Banmus DPRD Kukar, dengan agenda pembahasan insentif guru honorer, Kamis (30/04/2026). Foto: Akmal Hafidz Krisnowo.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan percepatan pencairan insentif guru non-ASN yang telah tertunda selama beberapa bulan. Hal ini disampaikan Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Kukar di Ruang Banmus, Kamis (30/04/2026).

Pujianto menjelaskan, saat ini proses pencairan masih menunggu legal opinion (LO) dari pihak kejaksaan terkait aspek regulasi dan legalitas. “Kami masih menunggu advice dari kejaksaan,” ujarnya singkat.

Ia mengakui, keterlambatan pencairan insentif yang telah mencapai sekitar empat bulan disebabkan oleh penyesuaian regulasi dan perapian data agar tidak terjadi kesalahan dalam proses administrasi. “Kendalanya di regulasi dan data yang perlu dirapikan,” jelasnya.

Menurutnya, insentif yang dimaksud berbeda dengan gaji. Gaji guru non-PNS tetap dibayarkan oleh yayasan atau sekolah masing-masing, sedangkan insentif merupakan bantuan dari pemerintah daerah. “Ini insentif, bukan gaji,” tegasnya.

Pujianto menyebutkan, jumlah guru non-ASN yang belum menerima insentif diperkirakan sekitar 3.000 orang. Besaran insentif pun bervariasi tergantung wilayah, dengan kisaran sekitar Rp1 juta di Tenggarong dan lebih tinggi di daerah yang lebih jauh. “Semakin jauh wilayahnya, nilainya semakin besar,” katanya.

Ia menegaskan, meski sebelumnya penyaluran dilakukan melalui Disdik, tanggung jawab pencairan tetap berada di pemerintah daerah dan akan segera diselesaikan setelah seluruh proses dinyatakan lengkap. “Kita akan percepat prosesnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kukar, Nasrudin, mengapresiasi langkah Komisi IV DPRD Kukar yang memfasilitasi perjuangan kesejahteraan guru, khususnya non-ASN. “Kami berterima kasih atas perhatian DPRD,” ucapnya.

Ia menyebut, keterlambatan pencairan insentif selama empat bulan memang menjadi perhatian serius para guru. Namun, pihaknya memahami alasan kehati-hatian pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan. “Kami memahami karena ini menyangkut regulasi,” katanya.

Nasrudin optimistis, setelah advice dari kejaksaan diterbitkan, insentif guru honorer dapat segera dicairkan. PGRI, lanjutnya, akan terus mengawal proses tersebut hingga tuntas. “PGRI akan terus mengawal,” tegasnya.

Ia menambahkan, jumlah guru non-ASN di Kukar diperkirakan mencapai sekitar 7.000 orang, termasuk yang berada di sekolah negeri, swasta, hingga madrasah. Namun, untuk pencairan saat ini, diperkirakan sekitar 3.000 guru yang terdampak.

Melalui sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan organisasi profesi, diharapkan persoalan ini dapat segera terselesaikan dan hak para guru non-ASN dapat terpenuhi.

 

Pewarta : Akmal Hafidz Krisnowo
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

23 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h13

CFD Terpadu Resmi Diluncurkan di Taman Tiga Generasi, Jadi Ruang Sehat dan Penggerak UMKM

23 Agustus 2026 - 11:00 WITA

h6

Semarak HUT ke-81 RI, CFR Samarinda Gelar Lomba Mancing Antaranggota

22 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h2

Dishub Balikpapan Siapkan Pengaturan Jam BBM Bersubsidi untuk Atasi Antrean Pertalite

21 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h1

64 Jenis Jamu Mengandung BKO Ditemukan di Balikpapan, BPOM Telusuri Sumber Produksi

21 Agustus 2026 - 17:00 WITA

g99

HUT ke-81 RI, Dovy Ajak Warga Samarinda Jaga Persatuan dan Ciptakan Kedamaian

21 Agustus 2026 - 13:00 WITA

g98
Trending di BERITA DAERAH