Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Desak Kepastian Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Warga Menunggu Sejak 2012 Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Digelar, Promosikan Kearifan Lokal dan Dongkrak Ekonomi Pampang Tanggapi Aksi Mahasiswa, Wawali Balikpapan Janji Percepat Penanganan PJU, Guru, BBM hingga Dampak PHK Rektor UINSI Dorong Perda Pemakaman yang Humanis dan Berkelanjutan Pemkot Balikpapan Lepas ASN Purnatugas, Bagus Susetyo: Pengabdian Tak Berakhir Saat Pensiun

BERITA DAERAH · 4 Mei 2026 08:00 WITA ·

PWI Kukar dan Desa Kersik Hijaukan Pantai Biru, Perkuat Tahan Abrasi


 PWI Kutai Kartanegara bersama Pemerintah Desa Kersik menggelar aksi penghijauan di kawasan pesisir Pantai Biru, Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, Minggu (3/5/2026). Dok: PWI Kutai Kartanegara. Perbesar

PWI Kutai Kartanegara bersama Pemerintah Desa Kersik menggelar aksi penghijauan di kawasan pesisir Pantai Biru, Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, Minggu (3/5/2026). Dok: PWI Kutai Kartanegara.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutai Kartanegara bersama Pemerintah Desa Kersik menggelar aksi penghijauan di kawasan pesisir Pantai Biru, Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan penanaman pohon cemara ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pantai dari ancaman abrasi.

Ketua PWI Kukar, Andi Wibowo, menyebut penanaman pohon merupakan langkah konkret dalam konservasi kawasan pesisir.

“Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat upaya konservasi lingkungan sekaligus membantu menahan abrasi air laut,” ujarnya.

Ia menambahkan, penanaman pohon juga menjadi investasi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan kawasan pantai.

“Ini langkah jangka panjang agar kawasan pantai tetap lestari dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kersik, Jumadi, mengatakan penghijauan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan dan masyarakat.

“Harapannya, pantai menjadi lebih hijau dan teduh sehingga pengunjung merasa nyaman,” jelasnya.

Menurutnya, kawasan yang teduh akan meningkatkan daya tarik Pantai Biru sebagai destinasi wisata, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir.

Jumadi juga menegaskan bahwa kegiatan serupa rutin dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kegiatan ini melibatkan PWI, Pertamina, PHKT, serta masyarakat,” katanya.

Ia mengingatkan pentingnya perawatan pascatanam agar pohon dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Menanam saja tidak cukup, perawatan menjadi kunci agar tanaman bisa tumbuh dengan baik,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga pesisir terus meningkat, sekaligus memperkuat fungsi Pantai Biru sebagai kawasan wisata yang berkelanjutan.

 

Sumber: PWI Kutai Kartanegara
@2026
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Desak Kepastian Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Warga Menunggu Sejak 2012

17 Juni 2026 - 21:00 WITA

kk14

Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Digelar, Promosikan Kearifan Lokal dan Dongkrak Ekonomi Pampang

17 Juni 2026 - 20:00 WITA

kk13

Tanggapi Aksi Mahasiswa, Wawali Balikpapan Janji Percepat Penanganan PJU, Guru, BBM hingga Dampak PHK

17 Juni 2026 - 19:00 WITA

kk10

Rektor UINSI Dorong Perda Pemakaman yang Humanis dan Berkelanjutan

17 Juni 2026 - 18:00 WITA

kk9

Pemkot Balikpapan Lepas ASN Purnatugas, Bagus Susetyo: Pengabdian Tak Berakhir Saat Pensiun

17 Juni 2026 - 17:00 WITA

kk8

DPRD Samarinda Libatkan Akademisi, Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum Diuji Publik

17 Juni 2026 - 16:00 WITA

kk7
Trending di BERITA DAERAH