Menu

Mode Gelap
Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Celni Pita Sari Apresiasi Sinergi Polri Jaga Kondusivitas Samarinda Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80 Wawali Balikpapan: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Ketahanan Keluarga dan Penggerak Ekonomi BPPRD Balikpapan Hadirkan e-Contengan, Bayar Pajak Kini Cukup Lewat Gawai Disdikbud Balikpapan Perketat Verifikasi SPMB 2026, Cegah Kecurangan dengan Sistem Berlapis

IKN NUSANTARA · 10 Mei 2026 18:00 WITA ·

Perencanaan Matang Jadi Kunci Pembangunan IKN, Danis Sumadilaga Tekankan Pentingnya Integritas dan Pengalaman


 Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga, menyampaikan materi bertajuk “Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan IKN” saat menjadi narasumber dalam Kuliah Tamu Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung (ITB) yang digelar secara daring, Jumat (8/5/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga, menyampaikan materi bertajuk “Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan IKN” saat menjadi narasumber dalam Kuliah Tamu Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung (ITB) yang digelar secara daring, Jumat (8/5/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) memerlukan perencanaan yang matang, terukur, dan dikendalikan secara konsisten di setiap tahap pelaksanaannya. Hal tersebut menjadi penekanan utama dalam Kuliah Tamu Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung (ITB) bertajuk “Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan IKN” yang menghadirkan Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga, sebagai narasumber.

Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom pada Jumat (8/5/2026) tersebut diikuti lebih dari 200 peserta dari kalangan akademisi, mahasiswa, hingga praktisi teknik sipil. Forum itu menjadi ruang diskusi untuk memahami proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan IKN, baik dari sisi teknis, regulasi, maupun manajemen proyek.

Dalam sambutannya, Danis menyampaikan apresiasi kepada ITB yang telah memberikan kesempatan kepada Otorita IKN untuk menyampaikan perkembangan pembangunan ibu kota baru kepada kalangan akademisi. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang memperoleh informasi terkait IKN hanya dari media sosial, sehingga diperlukan penjelasan yang lebih komprehensif dan utuh.

“Saya pertama tentu saja mengucapkan terima kasih kepada ITB karena diberikan kesempatan untuk memberikan kuliah umum. Bagi kami di Otorita IKN, ini menjadi sarana untuk melakukan sosialisasi mengenai apa yang sedang, sudah, dan akan dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara. Banyak masyarakat mengetahuinya hanya dari media sosial, sehingga saya ingin memberikan informasi yang lengkap mengenai IKN ini,” ujar Danis.

Ia menjelaskan, tema kuliah tamu sengaja dibagi menjadi dua fokus utama, yakni perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Menurutnya, kedua aspek tersebut harus berjalan beriringan agar pembangunan IKN dapat terlaksana secara efektif dan berkelanjutan.

Dalam paparannya, Danis menegaskan bahwa gagasan pemindahan ibu kota bukanlah konsep yang muncul secara mendadak. Ia memaparkan sejarah panjang wacana pemindahan ibu kota sejak era Presiden Soekarno hingga beberapa periode pemerintahan setelahnya. Pemindahan ibu kota, kata dia, bukan sekadar memindahkan pusat pemerintahan, tetapi juga menjadi strategi pemerataan pembangunan nasional.

“Tujuan utamanya bukan hanya memindahkan kantor pemerintahan, tetapi juga mengurangi beban Jakarta, menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru, serta mendorong pemerataan pembangunan antara wilayah barat dan timur Indonesia,” jelasnya.

Danis juga membeberkan bahwa perencanaan IKN disusun secara bertahap dan berbasis regulasi yang kuat. Penyusunan dimulai dari rencana induk, peraturan presiden, Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), hingga rencana pengembangan kawasan yang lebih rinci. Selain itu, pembangunan IKN juga mengacu pada delapan prinsip pembangunan serta 24 Key Performance Indicators (KPI) yang terukur.

Beberapa indikator yang menjadi perhatian dalam pembangunan IKN di antaranya penerapan konsep bangunan hijau, bangunan gedung cerdas, transformasi infrastruktur terpadu, hingga pelibatan masyarakat dalam proses pembangunan dan perencanaan kawasan.

Pada aspek pelaksanaan, Danis menggambarkan besarnya kompleksitas pembangunan tahap awal IKN. Hingga saat ini, terdapat sekitar 115 paket pekerjaan konstruksi yang dikerjakan di dalam kawasan inti IKN. Di luar kawasan inti, pembangunan juga mencakup berbagai infrastruktur pendukung seperti jalan tol, bendungan, intake air minum, jaringan energi, telekomunikasi, dan sarana penunjang lainnya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan tahap awal dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sebelum kemudian dilanjutkan dan dikoordinasikan oleh Otorita IKN dengan melibatkan banyak pihak.

“Pembangunan IKN ini tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Ada keterlibatan kementerian dan lembaga, perguruan tinggi, sektor swasta dalam dan luar negeri, hingga masyarakat. Semua harus bergerak bersama,” katanya.

Diskusi dalam kuliah tamu tersebut juga membahas berbagai tantangan pembangunan IKN, mulai dari konektivitas kawasan, pengelolaan lahan, energi, pembiayaan, hingga kebutuhan sumber daya manusia di bidang infrastruktur dan konstruksi.

Menutup pemaparannya, Danis memberikan pesan kepada generasi muda, khususnya mahasiswa teknik sipil dan lingkungan, agar tidak hanya mengandalkan teori dalam membangun karier. Ia menilai pengalaman, integritas, dan kemampuan membangun jejaring menjadi faktor penting dalam pembangunan infrastruktur Indonesia di masa depan.

“Pintar itu harus. Kompetensi juga harus didukung oleh pengalaman, bukan hanya teori. Kemudian integritas harus dijaga, karena tidak cukup hanya kompetensi saja. Dan yang terakhir, kembangkan networking seluas mungkin,” tutupnya.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan

26 Juni 2026 - 14:00 WITA

a113

SMA Taruna Nusantara IKN Siap Beroperasi, Ratusan Siswa Segera Tempati Kampus Baru di Nusantara

24 Juni 2026 - 09:00 WITA

a76

Pembangunan IKN Berbasis HAM, Otorita dan Kementerian HAM Satukan Langkah

23 Juni 2026 - 16:00 WITA

a65

Merangkai Identitas Nusantara Lewat Motif Batik, Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong Kreativitas Pengrajin Wastra Lokal

21 Juni 2026 - 10:00 WITA

a46

Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto

18 Juni 2026 - 18:30 WITA

a10

IKN dan Korea Selatan Bangun Smart City Cooperation Center Senilai Rp115 Miliar

18 Juni 2026 - 17:30 WITA

a6
Trending di IKN NUSANTARA