Menu

Mode Gelap
Helmi Abdullah: Semangat Trisakti Bung Karno Masih Relevan untuk Arah Pembangunan Samarinda Ziarah Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Para Pahlawan Merangkai Identitas Nusantara Lewat Motif Batik, Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong Kreativitas Pengrajin Wastra Lokal Polsek Loa Kulu dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Penghubung Lima Desa Jelang HUT Bhayangkara ke-80 Mahasiswa dan KNPI Soroti Raperda TBC-HIV/AIDS, Tekankan Penguatan Pencegahan dan Perlindungan Hukum

BERITA DAERAH · 20 Jun 2026 21:00 WITA ·

Wakil Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Sekolah Rakyat, Tekankan Ketepatan Sasaran dan Perlindungan Hak Anak


 Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, mengapresiasi pelaksanaan Open House SRT 24 Samarinda di BPMP Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda Seberang, Sabtu (20/6/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, mengapresiasi pelaksanaan Open House SRT 24 Samarinda di BPMP Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda Seberang, Sabtu (20/6/2026). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 24 Samarinda yang digelar di lingkungan BPMP Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Cipto Mangunkusumo Km 2, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Sabtu (20/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Celni menilai program Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ia melihat tingginya antusiasme masyarakat sebagai bukti bahwa program ini menjawab kebutuhan riil di tengah masyarakat.

“Antusiasme masyarakat sangat baik. Ini menandakan program Sekolah Rakyat benar-benar menjawab kebutuhan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat memberikan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi dalam mengakses pendidikan yang layak. Program tersebut dinilai mampu membuka peluang yang lebih adil bagi setiap anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Namun demikian, Celni menegaskan bahwa tantangan utama dari program ini bukan hanya pada penyelenggaraan, tetapi juga pada keberlanjutan, kualitas layanan, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.

“Yang paling penting adalah memastikan program ini berkelanjutan, berkualitas, dan tepat sasaran,” katanya singkat.

Ia menekankan perlunya pengawasan ketat dalam proses pendataan dan verifikasi peserta didik agar bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan rentan.

“Kita harus pastikan anak-anak yang masuk benar-benar sesuai data sasaran. Validasi harus ketat,” tegasnya.

Selain itu, DPRD Kota Samarinda, lanjut Celni, juga akan menjalankan fungsi pengawasan agar pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan dan tidak terjadi penyimpangan dalam proses seleksi maupun distribusi manfaat.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap kualitas tenaga pendidik, ketersediaan fasilitas, serta pembinaan karakter siswa sebagai bagian dari keberhasilan program secara menyeluruh.

Lebih lanjut, Celni memberikan perhatian khusus terhadap perlindungan hak-hak anak dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat. Menurutnya, pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga harus menjamin keamanan, kenyamanan, serta tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

“Hak anak harus jadi prioritas. Lingkungan belajar harus aman dan mendukung perkembangan mereka,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat harus menjadi ruang pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan secara intelektual, tetapi juga membentuk karakter, kepercayaan diri, dan kemandirian anak.

Dalam jangka panjang, DPRD Kota Samarinda berharap program Sekolah Rakyat dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan yang berkualitas.

Celni menyebut, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah peserta didik yang terdaftar, tetapi juga dari dampak nyata yang dihasilkan setelah mereka menyelesaikan pendidikan.

“Indikator keberhasilan bukan hanya jumlah siswa, tetapi bagaimana mereka tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berprestasi, dan mampu meningkatkan taraf hidup keluarganya,” pungkasnya.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Helmi Abdullah: Semangat Trisakti Bung Karno Masih Relevan untuk Arah Pembangunan Samarinda

21 Juni 2026 - 18:30 WITA

a49

Ziarah Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Para Pahlawan

21 Juni 2026 - 13:00 WITA

a48

Polsek Loa Kulu dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Penghubung Lima Desa Jelang HUT Bhayangkara ke-80

21 Juni 2026 - 09:00 WITA

a43

Mahasiswa dan KNPI Soroti Raperda TBC-HIV/AIDS, Tekankan Penguatan Pencegahan dan Perlindungan Hukum

20 Juni 2026 - 23:00 WITA

a42

DPRD Samarinda Dorong Raperda TBC dan HIV/AIDS, Tekankan Penguatan Regulasi dan Deteksi Dini

20 Juni 2026 - 22:00 WITA

a41

DPRD Samarinda Apresiasi SRT 24: Siswa Tunjukkan Perubahan Signifikan dalam Satu Tahun

20 Juni 2026 - 20:00 WITA

a39
Trending di BERITA DAERAH