KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 24 Samarinda yang digelar di lingkungan BPMP Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Cipto Mangunkusumo Km 2, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Sabtu (20/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Celni menilai program Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ia melihat tingginya antusiasme masyarakat sebagai bukti bahwa program ini menjawab kebutuhan riil di tengah masyarakat.
“Antusiasme masyarakat sangat baik. Ini menandakan program Sekolah Rakyat benar-benar menjawab kebutuhan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat memberikan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi dalam mengakses pendidikan yang layak. Program tersebut dinilai mampu membuka peluang yang lebih adil bagi setiap anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Namun demikian, Celni menegaskan bahwa tantangan utama dari program ini bukan hanya pada penyelenggaraan, tetapi juga pada keberlanjutan, kualitas layanan, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.
“Yang paling penting adalah memastikan program ini berkelanjutan, berkualitas, dan tepat sasaran,” katanya singkat.
Ia menekankan perlunya pengawasan ketat dalam proses pendataan dan verifikasi peserta didik agar bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan rentan.
“Kita harus pastikan anak-anak yang masuk benar-benar sesuai data sasaran. Validasi harus ketat,” tegasnya.
Selain itu, DPRD Kota Samarinda, lanjut Celni, juga akan menjalankan fungsi pengawasan agar pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan dan tidak terjadi penyimpangan dalam proses seleksi maupun distribusi manfaat.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap kualitas tenaga pendidik, ketersediaan fasilitas, serta pembinaan karakter siswa sebagai bagian dari keberhasilan program secara menyeluruh.
Lebih lanjut, Celni memberikan perhatian khusus terhadap perlindungan hak-hak anak dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat. Menurutnya, pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga harus menjamin keamanan, kenyamanan, serta tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
“Hak anak harus jadi prioritas. Lingkungan belajar harus aman dan mendukung perkembangan mereka,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat harus menjadi ruang pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan secara intelektual, tetapi juga membentuk karakter, kepercayaan diri, dan kemandirian anak.
Dalam jangka panjang, DPRD Kota Samarinda berharap program Sekolah Rakyat dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan yang berkualitas.
Celni menyebut, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah peserta didik yang terdaftar, tetapi juga dari dampak nyata yang dihasilkan setelah mereka menyelesaikan pendidikan.
“Indikator keberhasilan bukan hanya jumlah siswa, tetapi bagaimana mereka tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berprestasi, dan mampu meningkatkan taraf hidup keluarganya,” pungkasnya.
ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















