Menu

Mode Gelap
Keteladanan Rasulullah, Inspirasi Untuk Generasi dan Prestasi Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami 190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN-BMKG Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

BERITA DAERAH · 2 Jul 2026 10:00 WITA ·

Ikuti Ladies Program APEKSI di Medan, Nurlena Rahmad Mas’ud Bawa Inspirasi Pemberdayaan Perempuan untuk Balikpapan


 Ketua Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan, Hj Nurlena Rahmad Mas'ud, SE. (tengah), mengikuti Ladies Program dalam rangka Rakernas XVIII APEKSI 2026 bersama para istri wali kota se-Indonesia di Medan, Rabu (1/7/2026). Perbesar

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan, Hj Nurlena Rahmad Mas'ud, SE. (tengah), mengikuti Ladies Program dalam rangka Rakernas XVIII APEKSI 2026 bersama para istri wali kota se-Indonesia di Medan, Rabu (1/7/2026).

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan, Hj Nurlena Rahmad Mas’ud, SE., memanfaatkan keikutsertaannya dalam rangkaian pendamping Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Kota Medan, Sumatera Utara, untuk menyerap berbagai gagasan dan pengalaman yang dapat diterapkan dalam program pemberdayaan perempuan di Balikpapan.

Dalam kegiatan Ladies Program yang berlangsung pada Rabu (1/7/2026), Nurlena bersama para istri wali kota dari berbagai daerah mengikuti sejumlah sesi yang membahas kepemimpinan perempuan, penguatan kepercayaan diri, kemampuan berbicara di ruang publik, hingga strategi membangun peran perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurut Nurlena, forum tersebut menjadi kesempatan berharga untuk memperluas wawasan sekaligus mempererat jejaring dengan para pendamping kepala daerah dari seluruh Indonesia. Berbagai materi yang disampaikan dinilai relevan untuk mendukung peningkatan kapasitas perempuan agar semakin aktif berkontribusi, baik di lingkungan keluarga, organisasi, maupun masyarakat.

“Banyak ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan dari para narasumber maupun peserta dari berbagai daerah. Ini menjadi bekal yang sangat berharga untuk terus memperkuat peran perempuan, khususnya dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kota Balikpapan,” ujar Nurlena.

Ia mengatakan, selain memperoleh materi dari para narasumber, forum tersebut juga menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah berhasil diterapkan di daerah masing-masing. Dari diskusi tersebut, banyak inovasi dan praktik baik yang dinilai dapat diadaptasi sesuai karakteristik serta kebutuhan Kota Balikpapan.

Menurutnya, kolaborasi antardaerah sangat penting karena setiap kota memiliki pengalaman dan pendekatan yang berbeda dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui program pemberdayaan perempuan dan keluarga.

Di sela-sela kegiatan, para peserta juga diajak mengenal lebih dekat budaya Kota Medan melalui city tour menggunakan becak bermotor atau bentor, yang menjadi salah satu moda transportasi khas daerah tersebut. Kegiatan ini memberikan pengalaman baru sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada seluruh peserta.

“Di Balikpapan tidak ada bentor. Jadi saat berada di Medan, saya ingin mencoba langsung. Rasanya menyenangkan karena selain berkeliling kota, kami juga bisa melihat lebih dekat kehidupan dan budaya masyarakat setempat,” katanya sambil tersenyum.

Nurlena menilai pengenalan budaya lokal menjadi bagian penting dalam setiap agenda nasional karena mampu mempererat hubungan antardaerah sekaligus memperkaya wawasan peserta mengenai keberagaman budaya Indonesia.

Ladies Program merupakan agenda pendamping Rakernas XVIII APEKSI 2026 yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas para istri kepala daerah melalui kegiatan edukatif, diskusi inspiratif, dan pertukaran pengalaman. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun jejaring yang dapat mendukung kolaborasi program sosial dan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah.

Melalui partisipasinya dalam forum nasional tersebut, Nurlena berharap berbagai pengalaman, pengetahuan, dan praktik baik yang diperoleh dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat program Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan, khususnya di bidang pemberdayaan perempuan, ketahanan keluarga, pendidikan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh dari forum ini bisa diterapkan di Balikpapan melalui berbagai program yang bermanfaat bagi perempuan, keluarga, dan masyarakat. Semoga kolaborasi yang terjalin juga terus berlanjut untuk menghadirkan inovasi yang berdampak nyata,” tutupnya.

 

Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

25 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h21

190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

25 Agustus 2026 - 09:00 WITA

h20

Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

24 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h16

Temui Ratusan Sopir, Andi Harun Buka Ruang Evaluasi Fuel Card Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h15

DPRD Samarinda Dorong Pemerintah Libatkan Sopir dalam Penataan Kupon Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h14

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

23 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h13
Trending di BERITA DAERAH