Menu

Mode Gelap
Viktor Yuan Dorong Pembentukan Dinas Pariwisata, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengembangan Pariwisata Bapemperda DPRD Samarinda Matangkan Raperda Kepariwisataan, Bidik Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi Daerah DPRD Samarinda Himpun Masukan Strategis, Raperda Kepariwisataan Diarahkan Perkuat Ekonomi Daerah Untag Samarinda Dukung Raperda Kepariwisataan, Siap Perkuat Landasan Hukum Pengembangan Wisata Kota DPRD Samarinda Gelar Uji Publik Raperda Kepariwisataan, Libatkan Akademisi dan Masyarakat Sempurnakan Regulasi

BERITA DAERAH · 6 Agu 2026 15:00 WITA ·

Pemkot Balikpapan Percepat Pembangunan SMP Negeri 29, Tambah Daya Tampung Pendidikan di Balikpapan Utara


 Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., meninjau progres pembangunan SMP Negeri 29 di Balikpapan Utara untuk memastikan proyek berjalan sesuai target. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., meninjau progres pembangunan SMP Negeri 29 di Balikpapan Utara untuk memastikan proyek berjalan sesuai target. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus mempercepat pembangunan SMP Negeri 29 di kawasan Grand City, Balikpapan Utara, sebagai upaya meningkatkan kapasitas layanan pendidikan sekaligus mengantisipasi kebutuhan ruang belajar yang terus bertambah seiring pesatnya pertumbuhan penduduk di wilayah tersebut.

Untuk memastikan proyek berjalan sesuai jadwal, Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan beberapa waktu lalu. Peninjauan dilakukan guna memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai target, baik dari sisi kualitas maupun waktu pelaksanaan.

Bagus mengatakan, pembangunan SMP Negeri 29 merupakan bagian dari komitmen Pemkot Balikpapan dalam memperluas akses pendidikan dan memberikan layanan yang lebih merata bagi masyarakat, khususnya di kawasan Balikpapan Utara yang terus berkembang.

“Sekolah ini sangat penting untuk menambah daya tampung siswa,” ujar Bagus, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, kehadiran sekolah baru akan membantu mengurangi kepadatan di sekolah-sekolah yang telah ada sekaligus memberikan akses pendidikan yang lebih dekat bagi masyarakat di kawasan Grand City dan sekitarnya.

Ia menjelaskan, lahan pembangunan SMP Negeri 29 merupakan hibah dari pengembang Perumahan Grand City sebagai bentuk pemenuhan kewajiban penyediaan fasilitas umum di kawasan permukiman.

“Ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan pengembang,” katanya.

Pembangunan SMP Negeri 29 dimulai pada Mei 2026 dan ditargetkan selesai pada 24 Desember 2026. Sekolah tersebut dirancang memiliki 12 rombongan belajar (rombel) yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, termasuk aula multifungsi yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sekolah maupun pelaksanaan upacara.

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, progres fisik pembangunan telah mencapai sekitar 39 persen, atau berada di atas target yang telah ditetapkan. Capaian tersebut membuat Pemkot Balikpapan optimistis proyek dapat diselesaikan tepat waktu sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Meski demikian, Bagus mengingatkan kontraktor pelaksana agar tidak hanya berfokus mengejar progres pembangunan, tetapi juga tetap mengutamakan kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, serta menjaga kebersihan lingkungan proyek selama proses konstruksi berlangsung.

“Kualitas pekerjaan harus tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Sementara itu, Kontraktor Pelaksana PT Norma Noor, Muhammad Kasim, mengatakan pembangunan SMP Negeri 29 mengadopsi konsep yang hampir serupa dengan SMP Negeri 27 Balikpapan yang sebelumnya juga dikerjakan oleh perusahaan tersebut. Namun, desain bangunan kali ini disesuaikan dengan karakter kawasan Grand City sebagai wilayah permukiman modern.

Ia menjelaskan, bangunan sekolah menggunakan fondasi bore pile untuk menghasilkan struktur yang lebih kokoh dan tahan lama. Selama ini, PT Norma Noor juga telah menangani sejumlah proyek pendidikan di Balikpapan, di antaranya pembangunan SMP Negeri 27 dan SMK Negeri 7 Somber.

“Kami optimistis pekerjaan selesai sesuai kontrak, bahkan berpeluang lebih cepat dari target,” ujar Kasim.

Sebanyak 70 pekerja diterjunkan untuk mempercepat proses pembangunan. Proyek ini terdiri atas dua gedung utama berlantai dua yang dirancang mampu menunjang kegiatan belajar mengajar secara optimal.

Selain pembangunan gedung sekolah, Pemkot Balikpapan bersama pihak pengembang Grand City juga tengah menyiapkan akses jalan menuju lokasi sekolah. Infrastruktur pendukung tersebut ditargetkan selesai sebelum sekolah mulai beroperasi sehingga aktivitas siswa, guru, maupun masyarakat dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar.

Pemkot Balikpapan berharap kehadiran SMP Negeri 29 dapat menjadi solusi atas meningkatnya kebutuhan layanan pendidikan di Balikpapan Utara. Dengan fasilitas yang memadai dan pembangunan yang tepat waktu, sekolah baru ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendukung pemerataan akses belajar bagi generasi muda di Kota Balikpapan.

 

Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Viktor Yuan Dorong Pembentukan Dinas Pariwisata, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengembangan Pariwisata

6 Agustus 2026 - 20:00 WITA

e86

Bapemperda DPRD Samarinda Matangkan Raperda Kepariwisataan, Bidik Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

6 Agustus 2026 - 19:00 WITA

e85

DPRD Samarinda Himpun Masukan Strategis, Raperda Kepariwisataan Diarahkan Perkuat Ekonomi Daerah

6 Agustus 2026 - 18:00 WITA

e84

Untag Samarinda Dukung Raperda Kepariwisataan, Siap Perkuat Landasan Hukum Pengembangan Wisata Kota

6 Agustus 2026 - 17:00 WITA

e83

DPRD Samarinda Gelar Uji Publik Raperda Kepariwisataan, Libatkan Akademisi dan Masyarakat Sempurnakan Regulasi

6 Agustus 2026 - 16:00 WITA

e82

Pemkot Balikpapan Tata Pasar Pandansari, Optimalkan Kios Kosong untuk Atasi Kemacetan

6 Agustus 2026 - 14:00 WITA

e80
Trending di BERITA DAERAH