Menu

Mode Gelap
25 Dapur MBG di Balikpapan Penuhi Aspek IPAL, DLH Awasi Pengelolaan Limbah Hadapi Kemarau, PTMB Siapkan Sumber Air Alternatif untuk Jaga Pasokan Warga 5.000 Pencari Kerja Terdata di Balikpapan, Disnaker Perkuat Pelatihan dan Job Fair Hadapi Ancaman Kemarau Panjang, Waduk Manggar Dikeruk untuk Tambah Tampungan Air Bacitra Siapkan Bus Listrik, Pemkot Balikpapan Bidik Transportasi Publik Lebih Ramah Lingkungan

BERITA DAERAH · 18 Agu 2026 15:00 WITA ·

Kesbangpol Samarinda Dorong Parpol Jaga Stabilitas Politik dan Jadi Agen Perubahan


 Kepala Kesbangpol Kota Samarinda, Yosua Laden, mengapresiasi pelaksanaan Rakerda I sekaligus pelantikan DPC PAN se-Kota Samarinda di Amaris Hotel, Selasa (18/8/2026). Foto: Kesbangpol Samarinda. Perbesar

Kepala Kesbangpol Kota Samarinda, Yosua Laden, mengapresiasi pelaksanaan Rakerda I sekaligus pelantikan DPC PAN se-Kota Samarinda di Amaris Hotel, Selasa (18/8/2026). Foto: Kesbangpol Samarinda.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda, Yosua Laden, mengapresiasi pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I sekaligus pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) se-Kota Samarinda.

Kegiatan tersebut berlangsung di Amaris Hotel, Jalan Dr. Sutomo Nomor 75, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Selasa (18/8/2026). Rakerda menjadi bagian dari konsolidasi internal PAN sekaligus momentum memperkuat pembinaan dan pendidikan politik bagi para kader di tingkat kota hingga kecamatan.

Usai menghadiri kegiatan, Yosua mengatakan konsolidasi partai politik memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada kader terkait perkembangan politik dan dinamika penyelenggaraan pemilu. Menurutnya, kader perlu memiliki pengetahuan yang memadai agar mampu mengikuti berbagai perubahan aturan maupun sistem kepemiluan.

Ia juga mengapresiasi PAN yang dinilai aktif memberikan pembinaan dan informasi politik kepada kader hingga tingkat kecamatan.

“Terima kasih kepada PAN yang terus memberikan pembinaan politik kepada para kader,” ujar Yosua.

Menurutnya, perkembangan sistem pemilu menjadi hal yang perlu dipahami bersama, baik oleh partai politik maupun pemerintah daerah. Kesiapan tersebut diperlukan untuk menghadapi berbagai kemungkinan perubahan dalam mekanisme pemilihan, termasuk perdebatan mengenai sistem pemilihan terbuka maupun tertutup.

“Semua kader harus siap menghadapi dinamika pemilu,” katanya.

Yosua menilai pemerintah daerah juga perlu mengikuti perkembangan tersebut agar dapat menyesuaikan kebijakan dan langkah antisipasi terhadap setiap perubahan yang terjadi dalam dinamika politik dan kepemiluan.

Kesbangpol Tekankan Stabilitas Politik

Lebih lanjut, Yosua menegaskan Kesbangpol Kota Samarinda terus memberikan perhatian terhadap aktivitas organisasi politik di daerah. Konsolidasi internal partai diharapkan berlangsung sesuai ketentuan serta tidak menimbulkan gesekan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, seluruh partai politik memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga suasana Kota Samarinda tetap aman dan kondusif. Perbedaan pilihan, pandangan, maupun kepentingan politik merupakan bagian dari demokrasi yang harus dikelola secara dewasa.

“Jangan sampai perbedaan politik diruncingkan,” tegasnya.

Ia mengingatkan seluruh elemen politik agar tidak mengedepankan kepentingan jangka pendek dengan mengorbankan kepentingan pembangunan daerah dalam jangka panjang. Menurut Yosua, persaingan politik seharusnya tidak menjadi alasan bagi masyarakat untuk terpecah.

“Kepentingan jangka panjang Samarinda harus dijaga,” tuturnya.

Yosua berharap dinamika politik di Samarinda dapat berlangsung secara sehat dan tidak berkembang menjadi konflik sosial. Untuk itu, komunikasi antarelemen politik, pendidikan politik, serta kedewasaan dalam menyikapi perbedaan dinilai menjadi kunci dalam mempertahankan stabilitas daerah.

Kader Parpol Didorong Jadi Agen Perubahan

Selain menjaga stabilitas politik, Yosua berharap para kader partai politik dapat mengambil peran lebih besar sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Keberadaan kader hingga tingkat kecamatan dan kelurahan dinilai strategis karena memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.

Ia mengatakan kader dapat membantu menyampaikan informasi mengenai politik dan kepemiluan secara benar, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah.

“Jadilah agen perubahan di masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, kader partai juga dapat membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai berbagai kebijakan dan perkembangan politik yang belum sepenuhnya dapat dijangkau pemerintah melalui sosialisasi formal.

Yosua berharap pembelajaran politik yang diperoleh melalui Rakerda dan kegiatan konsolidasi partai dapat diteruskan kepada masyarakat secara objektif dan bertanggung jawab. Dengan demikian, partai politik tidak hanya berperan dalam proses politik, tetapi juga ikut membangun kesadaran demokrasi dan menjaga persatuan masyarakat Kota Samarinda.

“Kader bisa menjadi sarana menyampaikan informasi politik kepada masyarakat,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

25 Dapur MBG di Balikpapan Penuhi Aspek IPAL, DLH Awasi Pengelolaan Limbah

19 Agustus 2026 - 17:00 WITA

g64

Hadapi Kemarau, PTMB Siapkan Sumber Air Alternatif untuk Jaga Pasokan Warga

19 Agustus 2026 - 16:00 WITA

g63

5.000 Pencari Kerja Terdata di Balikpapan, Disnaker Perkuat Pelatihan dan Job Fair

19 Agustus 2026 - 15:00 WITA

g62

Hadapi Ancaman Kemarau Panjang, Waduk Manggar Dikeruk untuk Tambah Tampungan Air

19 Agustus 2026 - 14:00 WITA

g61

Bacitra Siapkan Bus Listrik, Pemkot Balikpapan Bidik Transportasi Publik Lebih Ramah Lingkungan

19 Agustus 2026 - 13:00 WITA

g60

Yonarmed 22/Kesumawira Resmi Berdiri, Pertahanan Kaltim Diperkuat

19 Agustus 2026 - 12:00 WITA

g58
Trending di BERITA DAERAH