Menu ✖

Mode Gelap
DPRD Kukar Kejar Pembahasan Perubahan APBD 2026, Ditargetkan Tuntas 30 September KML Golongan Siaga Digelar, Dispora Kukar Dorong Penguatan Kompetensi Pembina Pramuka DLHK Kukar Dorong TPS 3R, Sampah Diolah Jadi Kompos hingga Produk Bernilai Ekonomi Raperda Perubahan APBD Kukar 2026 Masuki Tahap Akhir Pembahasan Pemkot Balikpapan Efisiensi Hampir Rp100 Miliar, Tukin hingga Perjalanan Dinas Dipangkas

BERITA DAERAH · 29 Sep 2026 19:00 WITA ·

KML Golongan Siaga Digelar, Dispora Kukar Dorong Penguatan Kompetensi Pembina Pramuka


 Pembukaan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) Golongan Siaga di Sekretariat Kwarcab Pramuka Kukar, 2026. Foto: Indirwan. Perbesar

Pembukaan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) Golongan Siaga di Sekretariat Kwarcab Pramuka Kukar, 2026. Foto: Indirwan.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Penguatan kompetensi pembina menjadi salah satu perhatian dalam meningkatkan kualitas pembinaan Pramuka Siaga di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Hal ini dinilai penting karena jumlah pembina yang memiliki kompetensi lanjutan khususnya pada Golongan Siaga masih relatif terbatas.

Upaya tersebut dilakukan melalui Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) Golongan Siaga yang digelar di Sekretariat Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kukar, Selasa (29/9/2026). Kegiatan yang dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, tersebut berlangsung selama enam hari, mulai 29 September hingga 4 Oktober 2026.

KML diikuti sebanyak 33 peserta yang berasal dari 12 Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kukar. Ke-12 Kwarran tersebut meliputi Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu, Sebulu, Loa Janan, Muara Kaman, Samboja, Muara Jawa, Kembang Janggut, Kota Bangun Darat, Muara Badak, dan Anggana.

Dari total peserta, sebanyak delapan orang merupakan peserta putra dan 25 peserta putri. Mereka dipersiapkan untuk meningkatkan kapasitas sebagai pembina sehingga mampu memberikan pembinaan Pramuka Siaga yang lebih terarah dan berkelanjutan di wilayah masing-masing.

Aji Ali Husni mengatakan, pelaksanaan KML Golongan Siaga merupakan bagian dari evaluasi terhadap pembinaan kepramukaan di Kukar. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah masih terdapat kesenjangan jumlah calon Pramuka Garuda dari Golongan Siaga dibandingkan dengan Golongan Penggalang dan Penegak.

“Setelah kita evaluasi, jumlah calon Pramuka Garuda dari Siaga masih cukup jauh dibandingkan Penggalang dan Penegak,” ujar Aji Ali.

Menurutnya, kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi masih terbatasnya pembina yang telah mengikuti dan menyelesaikan KML lanjutan untuk Golongan Siaga. Padahal, pembinaan pada jenjang tersebut membutuhkan pendekatan dan kemampuan khusus agar proses pendidikan kepramukaan dapat berjalan sesuai tahapan perkembangan peserta didik.

Ia menyebutkan, dari 20 kecamatan yang ada di Kukar, baru empat kecamatan yang melaporkan prestasi Pramuka Siaga kepada Dispora, yakni Loa Janan, Muara Badak, Tenggarong, dan Loa Kulu.

Kondisi itu, kata Aji Ali, menjadi indikator bahwa pembinaan Pramuka Siaga masih perlu diperkuat secara merata di seluruh wilayah Kukar. Karena itu, para peserta KML diharapkan tidak berhenti setelah mengikuti pendidikan, tetapi dapat aktif menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam kegiatan pembinaan.

Ia juga berharap peserta yang dinyatakan lulus dan memperoleh ijazah pembina Siaga dapat menjadi penggerak pembinaan di masing-masing Kwarran. Keberadaan pembina yang memiliki kompetensi diharapkan mampu meningkatkan kualitas kegiatan sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak peserta didik berprestasi.

Selain peningkatan kapasitas pembina, Aji Ali menekankan pentingnya pengisian Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) dilakukan secara benar dan berkelanjutan.

Menurutnya, proses menuju Pramuka Garuda tidak dapat dilakukan secara instan. Pembinaan harus dimulai sejak awal melalui tahapan yang jelas, sehingga peserta didik memiliki bekal dan kemampuan yang sesuai ketika mengikuti proses seleksi.

“Pembinaan harus dimulai sejak awal, bukan baru dipersiapkan saat akan mengikuti seleksi,” tegasnya.

Aji Ali juga menyinggung tingginya animo peserta dalam seleksi Pramuka Garuda di Kukar. Tingginya jumlah peserta bahkan membuat proses seleksi harus dilaksanakan dalam dua tahap.

Namun, tingginya minat tersebut, menurutnya, perlu diimbangi dengan kualitas pembinaan. Proses seleksi tetap harus dilakukan secara objektif dan sesuai ketentuan agar peserta yang dinyatakan sebagai Pramuka Garuda benar-benar memenuhi standar yang telah ditetapkan.

“Seleksi tetap harus ketat agar kualitas Pramuka Garuda tetap terjaga,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan KML Golongan Siaga ini, Dispora Kukar berharap semakin banyak pembina yang memiliki kompetensi dan mampu memperkuat pembinaan peserta didik di tingkat ranting maupun gugus depan. Dengan demikian, kualitas pembinaan serta prestasi Pramuka Siaga di seluruh wilayah Kukar diharapkan terus meningkat secara berkelanjutan.

 

ADV Diskominfo Kutai Kartanegara
Pewarta : Indirwan
Editor  : Rudy M
@2026
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kukar Kejar Pembahasan Perubahan APBD 2026, Ditargetkan Tuntas 30 September

29 September 2026 - 20:00 WITA

l34

DLHK Kukar Dorong TPS 3R, Sampah Diolah Jadi Kompos hingga Produk Bernilai Ekonomi

29 September 2026 - 18:00 WITA

l32

Raperda Perubahan APBD Kukar 2026 Masuki Tahap Akhir Pembahasan

29 September 2026 - 17:00 WITA

l31

Pemkot Balikpapan Efisiensi Hampir Rp100 Miliar, Tukin hingga Perjalanan Dinas Dipangkas

29 September 2026 - 16:00 WITA

l30

Bacitra Akan Perluas Rute ke Balikpapan Timur dan Utara, Tunggu Handover 2027

29 September 2026 - 15:00 WITA

l29

DPRD Samarinda Dukung Pemekaran Kecamatan Samarinda Utara, Terkendala Jumlah Kelurahan

29 September 2026 - 13:00 WITA

l27
Trending di BERITA DAERAH