KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Sekitar 20 mobil tangki disiapkan untuk memperkuat distribusi air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Balikpapan yang terdampak gangguan layanan air. Penambahan armada ini merupakan hasil dukungan berbagai pihak, termasuk Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan kepolisian, yang berkoordinasi dengan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB).
Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, mengatakan tambahan armada tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan sekaligus mempercepat penyaluran air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sebelumnya, PTMB telah menyiapkan 17 mobil tangki untuk melayani distribusi air ke kawasan terdampak. Jumlah tersebut kemudian bertambah sekitar empat armada dari dukungan HIPMI dan kepolisian, sehingga total armada yang dapat dimanfaatkan mencapai sekitar 20 unit.
“Dukungan armada ini membantu kami memperluas distribusi air bersih. Kami terus memetakan wilayah terdampak agar penyaluran lebih tepat sasaran,” ujar Yudhi, Senin (12/10/2026).
Menurutnya, penyaluran air menggunakan mobil tangki tidak hanya ditentukan oleh jumlah armada yang tersedia, tetapi juga harus mempertimbangkan kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah. Karena itu, pemetaan lokasi menjadi langkah penting untuk menentukan prioritas distribusi.
PTMB juga berkoordinasi dengan tim yang dibentuk para pengusaha guna mengatur penyaluran air bersih. Koordinasi tersebut dilakukan agar distribusi berjalan merata dan tidak terpusat di satu kawasan, sementara wilayah lain yang mengalami gangguan masih kesulitan memperoleh pasokan air.
“Kami melihat jumlah warga terdampak dan kebutuhan air di setiap wilayah. Dengan begitu, distribusi bisa lebih terarah,” jelasnya.
Gangguan layanan air bersih di sejumlah kawasan Balikpapan terjadi akibat kendala pada jaringan perpipaan. Kondisi tersebut mendorong perlunya langkah penanganan bersama agar kebutuhan air masyarakat tetap dapat dipenuhi selama layanan belum sepenuhnya normal.
Selain memberikan dukungan armada, sejumlah pengusaha juga membentuk tim khusus untuk membantu warga terdampak. Tim tersebut bekerja sama dengan PTMB dalam menentukan lokasi penyaluran serta menyusun prioritas berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Yudhi menegaskan, PTMB tetap berperan dalam mengoordinasikan distribusi agar dukungan dari berbagai pihak dapat dimanfaatkan secara optimal. Pemantauan terhadap kondisi wilayah terdampak juga terus dilakukan untuk menyesuaikan penyaluran dengan kebutuhan masyarakat.
“Prinsipnya, air harus sampai kepada masyarakat yang paling membutuhkan. Karena itu, koordinasi seluruh pihak terus kami perkuat,” tegasnya.
Dengan dukungan tambahan armada tersebut, distribusi air bersih diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga yang terdampak gangguan layanan di Balikpapan. Sinergi antara PTMB, HIPMI, kepolisian, dan para pengusaha menjadi salah satu upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama gangguan berlangsung.
Pewarta : M Hilmansyah Editor : Fairuzzabady @2026

















