Menu

Mode Gelap
Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Celni Pita Sari Apresiasi Sinergi Polri Jaga Kondusivitas Samarinda Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80 Wawali Balikpapan: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Ketahanan Keluarga dan Penggerak Ekonomi BPPRD Balikpapan Hadirkan e-Contengan, Bayar Pajak Kini Cukup Lewat Gawai Disdikbud Balikpapan Perketat Verifikasi SPMB 2026, Cegah Kecurangan dengan Sistem Berlapis

BERITA DAERAH · 24 Nov 2023 12:26 WITA ·

Disdikbud Kukar Daftarkan Lima WBTB ke Kemendikbudristek RI


 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara Thauhid Afrillian Noor, Saat Memberikan Keterangan Kepada Awak Media Terkait WBTB.(Foto : Kumalanews.id) Perbesar

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara Thauhid Afrillian Noor, Saat Memberikan Keterangan Kepada Awak Media Terkait WBTB.(Foto : Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar kembali mendaftarkan lima Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (RI).

Lima Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang didaftarkan tersebut meliputi kuliner, tarian, dan kebudayaan lainnya yang memiliki sejarah dan nilai budaya.

“Warisan Budaya Tak Benda itu apa saja boleh, baik itu tarian, kuliner yang menjadi adat budaya kita disini, tapi syaratnya harus ditulis sejarahnya dengan jelas, kalau sudah bersertifikat tidak akan bisa diklaim orang lain lagi,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Thauhid Afrillian Noor, Jumat (24/11/2023).

Lebih lanjut Thauhid Aprilian Noor menerangkan, lima WBTB tersebut masih dalam tahap seleksi dan dokumentasi oleh Disdikbud Kukar.

Menurutnya, Pendaftaran ini merupakan kelanjutan dari tiga WBTB yang sudah mendapatkan sertifikat WBTB Indonesia 2023 dari Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid.

Thauhid Aprilian Noor menyebut, tiga WBTB yang sudah bersertifikat itu yakni kesenian kuda gepang Muara Muntai, alat musik tradisional jatung utang suku Dayak Kenyah, dan upacara adat mecaq undat suku Dayak Kenyah.

Tak hanya itu, Kukar juga memiliki 12 WBTB yang sudah bersertifikat sebelumnya, antara lain tasmiah, naik ayun, Erau, dan gasing Kutai.

“Seperti gasing seluruh Indonesia kan ada, tapi ada ciri khas gasing Kutai terbuat dari kayu banggeris. Kayu ini hanya tumbuh di Kalimantan Timur dan tidak ada di daerah lain,” ungkapnya.

Dengan adanya sertifikat WBTB, diharapkan kekayaan budaya daerah yang menjadi hak-hak masyarakat dapat terlindungi dan dilestarikan. (adv/disdikbudkukar)

Penulis : Alf | Editor : Fair
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Celni Pita Sari Apresiasi Sinergi Polri Jaga Kondusivitas Samarinda

1 Juli 2026 - 21:00 WITA

a191

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 - 20:00 WITA

a190

Wawali Balikpapan: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Ketahanan Keluarga dan Penggerak Ekonomi

1 Juli 2026 - 19:00 WITA

a181

BPPRD Balikpapan Hadirkan e-Contengan, Bayar Pajak Kini Cukup Lewat Gawai

1 Juli 2026 - 18:00 WITA

a180

Disdikbud Balikpapan Perketat Verifikasi SPMB 2026, Cegah Kecurangan dengan Sistem Berlapis

1 Juli 2026 - 17:00 WITA

a179

Inspektorat Balikpapan Perketat Pengawasan SPMB 2026, Buka Posko Aduan Cegah Kecurangan

1 Juli 2026 - 16:00 WITA

a178
Trending di BERITA DAERAH