Menu

Mode Gelap
Blukar 2026 Resmi Dimulai, Jelajah Alam Kukar Lewat Konsep Overland Dan Sport Tourism DPRD Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Celni Tekankan Standar Kesehatan Dapur dan Dukung Pengembangan Seni Budaya Pansus II DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pasar Rakyat, Target Selesai Tahun Ini KPU Se-Indonesia Dukung Pembangunan IKN, Bahas Penataan Dapil Khusus Pemilu 2029 IKN Buka Peluang Kolaborasi Konstruksi, Tekankan Kualitas dan Inovasi

BERITA DAERAH · 28 Mar 2024 10:00 WITA ·

Sekda Kukar Minta OPD serta Stakeholder Komitmen dan Konsisten Dalam Melaksanakan Kegiatan Terkait Kukar Bebas Stunting


 Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono.(man) Perbesar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono.(man)

KUMALANEWS.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono, meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus fokus mengadakan kegiatan yang benar-benar berkaitan untuk mengatasi stunting.

Hal itu disampaikan oleh Sunggono saat membuka kegiatan Rembuk stunting 2024, di Aula Bappeda Kutai Kartanegara, pada Rabu (27/3/2024).

Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirangkai dengan penandatanganan penguatan komitmen dalam “Mewujudkan Generasi Emas Kukar Bebas Stunting”, oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Stakeholder terkait.

“Penanganan stunting dilakukan sesuai standar akuntabel pemerintah, sehingga audit terhadap segala kegiatan itu ada,” kata Sunggono.

“Setelah OPD mempresentasikan rencana kegiatan terkait stunting, diharapkan langsung ada koreksi perbaikan jika ada yang kurang sesuai,” sambung Sunggono.

Lebih lanjut Sunggono mengemukakan, menurut hasil evaluasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, kegiatan yang tak sesuai terkait stunting relatif sedikit, hal tersebut patut di apresiasi.

“Jadi tak ada lagi kegiatan yang tak sesuai dalam kaitan menekan stunting, pastikan OPD memiliki pemahaman utuh tentang tupoksinya terkait penanganan stunting,” tegas Sunggono.

Tak hanya itu, Sunggono juga menyebut bahwa, berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan,  Kemiskinan ekstrim di Kukar tahun 2023 dinyatakan 0 persen.

Menurut Sunggono, strategi yang di lakukan Pemkab Kukar untuk mencapai kesuksesan dalam penanganan stunting tersebut, salah satunya adalah terus berkoordinasi dengan semua pihak termasuk DPRD terkait kegiatan penanganan stunting juga kemiskinan ekstrim.

Dalam itu, Sunggono juga meminta peran Desa/Kelurahan untuk mendukung tim yang turun untuk melakukan sensus di masyarakat.

“Capaian ini patut di syukuri, kita hanya perlu konsisten melakukan yang sudah bagus,” pungkas Sunggono.(adv/diskominfo_kukar/fin/fz)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Blukar 2026 Resmi Dimulai, Jelajah Alam Kukar Lewat Konsep Overland Dan Sport Tourism

24 April 2026 - 18:00 WITA

aul0000001

DPRD Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Celni Tekankan Standar Kesehatan Dapur dan Dukung Pengembangan Seni Budaya

24 April 2026 - 17:00 WITA

dprdkota02

Pansus II DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pasar Rakyat, Target Selesai Tahun Ini

24 April 2026 - 16:00 WITA

dpdrkota01

Celni Soroti Insiden Jurnalis Saat Demo, Dorong Pendekatan Dialog Redam Konflik

23 April 2026 - 17:00 WITA

kn010

PAW DPRD Kaltim Tinggal Tunggu Restu Pusat, Celni: Administrasi Sudah Tuntas

23 April 2026 - 16:30 WITA

kn09

Pansus LKPJ DPRD Samarinda Soroti Proyek Pendidikan Belum Rampung, Tegaskan Tak Boleh Mangkrak

23 April 2026 - 16:00 WITA

kn08
Trending di BERITA DAERAH