Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 5 Sep 2024 08:15 WITA ·

Bupati Kukar Edi Damansyah Hadiri Kick Off SBS di Desa Jembayan


 Bupati Kukar Edi Damansyah Hadiri Kick Off SBS di Desa Jembayan Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah menghadiri Kick Off  Desa Stop Buang Air Besar (SBS), sekaligus menyerahkan bantuan jamban kepada masyarakat di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, pada Rabu (4/9/2024).

Kick Off Desa SBS tersebut ditandai dengan pelepasan balon gas ke udara dan penandatanganan komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan .

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah mengatakan bahwa, penerapan program SBS merupakan tugas utama dari Dinas Kesehatan (Dinkes) yang dibantu oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kukar.

“Jadi ini merupakan tugas Dinas Kesehatan sebagai leading sektor dan Dinas Perkim sebagai pendukungnya,” ujar  Edi Damansyah.

Edi Damansyah juga berharap, kedua OPD tersebut dapat memaksimalkan kolaborasi dan terus mengupdate data terkait dengan program ini.

“Saya minta kedua ini terus berkolaborasi, dan dapat menjalankan program tersebut,” singkat Edi Damansyah.

Sementara itu,  Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara Kusnandar  menyebut,  bahwa Kukar telah menjadi lokus SBS 2024.

Kusnandar juga mengungkapkan bahwa, dari 230 desa dan kelurahan di Kutai Kartanegara, sebanyak 59 desa telah SBS 100 persen.

“Di Loa Kulu sendiri 7 dari 15 desa sudah SBS,” ungkap Kusnandar.

Kusnandar juga menegaskan, intervensi program SBS ini dapat mencegah kasus stunting, sehingga program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dapat dimaksimalkan.

“Semoga Kick Off ini dan penandatanganan komitmen dapat menjadi target kinerja bagi kita semua khususnya di puskesmas yaitu minimal 1 desa yang SBS di akhir tahun ini,” tutup Kusnandar.(adv/prokomkukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH