Menu

Mode Gelap
Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas Celni Pita Sari Sambut Hadirnya Haraku Ramen Halal, Dinilai Perkuat Investasi dan Ekonomi Samarinda Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Ajak Ratusan Warga Jalan Sehat Pererat Kebersamaan Viktor Yuan: Perbaikan Jalan dan Gang Masih Jadi Aspirasi Utama Warga Samarinda

BERITA DAERAH · 11 Sep 2024 09:15 WITA ·

Dishub PPU Percepatan Pembangunan Pelabuhan Penajam di 2025


 Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU), Alimuddin (foto:kumalanews.id) Perbesar

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU), Alimuddin (foto:kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) terus mempercepat pembangunan pelabuhan Penajam yang telah dicanangkan. Meski awalnya sempat terkendala persoalan lahan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU), Alimuddin mengatakan bahwa, Dishub PPU terus melakukan intervensi terhadap percepatan pembangunan pelabuhan Penajam.

Menurutnya, sampai sejauh ini untuk persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) darat, Dishub PPU sudah merampungkan.

Sedangkan untuk Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) laut, saat ini Dishub PPU segara merampungkan dalam waktu dekat sebelum 2024 berakhir.

“2025 akan kita usulkan kembali untuk pembangunan pelabuhan Penajam, Tentunya dengan persoalan lahan yang sudah clear n clean,” ujar Alimuddin, Selasa (10/9/2024).

“Sejauh ini KPPR darat sudah selesai, paling tinggal KKPRLnya saja,” sambung Alimuddin.

Lebih lanjut Alimuddin mengemukakan, adapun persoalan lahan yang sempat terjadi telah terselesaikan, dimana adanya surat baru yang dikeluarkan oleh Camat dan Lurah untuk menggugurkan surat yang sebelumnya yang telah terbitkan.

Pasalnya, dalam isis surat tersebut tidak sesuai dengan yang ada di tahun 1996 lalu.

“Persoalan surat itu hanya salah komunikasi semata, namun sudah terselesaikan hingga persoalan lahan,” ungkap Alimuddin.

“Tentunya hal tersebut sudah tak menjadi masalah, karena itu kepemilikan pemerintah secara utuh,” pungkas Alimuddin.(adv)

Artikel ini telah dibaca 81 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

26 Juni 2026 - 13:00 WITA

a110

Celni Pita Sari Sambut Hadirnya Haraku Ramen Halal, Dinilai Perkuat Investasi dan Ekonomi Samarinda

26 Juni 2026 - 12:00 WITA

a109

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Ajak Ratusan Warga Jalan Sehat Pererat Kebersamaan

26 Juni 2026 - 11:00 WITA

a107

Viktor Yuan: Perbaikan Jalan dan Gang Masih Jadi Aspirasi Utama Warga Samarinda

26 Juni 2026 - 10:00 WITA

a106

DPRD Samarinda: Aspirasi Warga Masih Didominasi Jalan, Drainase, dan Penanganan Banjir

26 Juni 2026 - 09:00 WITA

a105

Andi Harun: Realisasi APBD Samarinda 2025 Capai 99,98 Persen, Pemkot Pilih Kendalikan Belanja daripada Berutang

26 Juni 2026 - 08:00 WITA

a104
Trending di BERITA DAERAH