Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 4 Nov 2024 14:15 WITA ·

Tekan Angka Stunting, Dinkes Kukar Jalankan Program PMT dengan Formulasi Khusus


 Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara, Kusnandar (Kumalanews.id) Perbesar

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara, Kusnandar (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menindak lanjuti program intervensi terhadap stunting oleh Pemerintah Kabupaten Pemkab) Kukar dengan melakukan beberapa langkah khusus.

Salah satu langkah efektif yang dilakukan Dinkes Kukar adalah dengan melakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dengan Formulasi khusus.

“Kita menyiapkan makanan formula khusus yang disini oleh Dinas Kesehatan, untuk stunting,” ucap Plt. Kepala Dinkes Kukar Kusnandar,  saat dikonfirmasi pada Senin (4/11/2024).

Lebih lanjut Kusnandar menjelaskan bahwa, permasalahan gizi dapat menyebabkan beberapa permasalahan terhadap pertumbuhan misalnya berat badan tidak naik, kurang berat badan, gizi buruk, stunting dan sebagainya.

Beberapa hal tersebut menjadi alasan hadirnya program intervensi stunting karena sering di jumpai di wilayah Kutai Kartanegara, sehingga mendorong Dinkes Kukar melakukan program PMT.

“Dinkes Kukar dan bersama beberapa OPD yang lain sebagai upaya pengendalian stunting di Kukar,” ujar Kusnandar.

Baca juga Asisten I Setkab Kukar Imbau ASN se-Kukar untuk tidak Golput di Pilkada 2024 https://kumalanews.id/2024/11/04/asisten-i-setkab-kukar-imbau-asn-se-kukar-untuk-tidak-golput-di-pilkada-2024/

Kusnandar juga menyebut bahwa, program ini akan menyasar anak remaja, pengantin baru, wanita hamil hingga anak pada umur 100 hari.

Sebagai tindakan pencegahan, Kusnandar mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi makanan yang bergizi, rajin memeriksakan kesehatan hingga rajin berolahraga.

Menurut Kusnandar, sehat berawal dari kebiasaan sehari-hari yang baik, sehingga terbangun sistem imun yang kuat serta mampu menangkal dari berbagai macam penyakit.

“Semoga tidak ada lagi anak-anak yang mengalami stunting khususnya di wilayah Kukar,” tutupnya.(adv/diskominfokukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 87 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH