Menu

Mode Gelap
Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat Bukan Sekadar Otot, Ini Aspek yang Dinilai Juri di JOS Fitness Open Bodycontest 2026 PBFI Kaltim Dorong Kompetisi Fitness Jadi Wadah Lahirkan Atlet Berprestasi Dimas Wira Jadikan JOS Fitness Open Body Contest 2026 Batu Loncatan ke Kompetisi Lebih Tinggi JOS Fitness Open Body Contest Diharapkan Jadi Kawah Atlet Fitness Kaltim

BERITA DAERAH · 4 Nov 2024 14:15 WITA ·

Tekan Angka Stunting, Dinkes Kukar Jalankan Program PMT dengan Formulasi Khusus


 Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara, Kusnandar (Kumalanews.id) Perbesar

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara, Kusnandar (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menindak lanjuti program intervensi terhadap stunting oleh Pemerintah Kabupaten Pemkab) Kukar dengan melakukan beberapa langkah khusus.

Salah satu langkah efektif yang dilakukan Dinkes Kukar adalah dengan melakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dengan Formulasi khusus.

“Kita menyiapkan makanan formula khusus yang disini oleh Dinas Kesehatan, untuk stunting,” ucap Plt. Kepala Dinkes Kukar Kusnandar,  saat dikonfirmasi pada Senin (4/11/2024).

Lebih lanjut Kusnandar menjelaskan bahwa, permasalahan gizi dapat menyebabkan beberapa permasalahan terhadap pertumbuhan misalnya berat badan tidak naik, kurang berat badan, gizi buruk, stunting dan sebagainya.

Beberapa hal tersebut menjadi alasan hadirnya program intervensi stunting karena sering di jumpai di wilayah Kutai Kartanegara, sehingga mendorong Dinkes Kukar melakukan program PMT.

“Dinkes Kukar dan bersama beberapa OPD yang lain sebagai upaya pengendalian stunting di Kukar,” ujar Kusnandar.

Baca juga Asisten I Setkab Kukar Imbau ASN se-Kukar untuk tidak Golput di Pilkada 2024 https://kumalanews.id/2024/11/04/asisten-i-setkab-kukar-imbau-asn-se-kukar-untuk-tidak-golput-di-pilkada-2024/

Kusnandar juga menyebut bahwa, program ini akan menyasar anak remaja, pengantin baru, wanita hamil hingga anak pada umur 100 hari.

Sebagai tindakan pencegahan, Kusnandar mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi makanan yang bergizi, rajin memeriksakan kesehatan hingga rajin berolahraga.

Menurut Kusnandar, sehat berawal dari kebiasaan sehari-hari yang baik, sehingga terbangun sistem imun yang kuat serta mampu menangkal dari berbagai macam penyakit.

“Semoga tidak ada lagi anak-anak yang mengalami stunting khususnya di wilayah Kukar,” tutupnya.(adv/diskominfokukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 89 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

23 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h13

CFD Terpadu Resmi Diluncurkan di Taman Tiga Generasi, Jadi Ruang Sehat dan Penggerak UMKM

23 Agustus 2026 - 11:00 WITA

h6

Semarak HUT ke-81 RI, CFR Samarinda Gelar Lomba Mancing Antaranggota

22 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h2

Dishub Balikpapan Siapkan Pengaturan Jam BBM Bersubsidi untuk Atasi Antrean Pertalite

21 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h1

64 Jenis Jamu Mengandung BKO Ditemukan di Balikpapan, BPOM Telusuri Sumber Produksi

21 Agustus 2026 - 17:00 WITA

g99

HUT ke-81 RI, Dovy Ajak Warga Samarinda Jaga Persatuan dan Ciptakan Kedamaian

21 Agustus 2026 - 13:00 WITA

g98
Trending di BERITA DAERAH