Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 7 Nov 2024 21:15 WITA ·

Tekan Angka Stunting, Kelurahan Loa Ipuh Lakukan Intervensi Selama 40 Hari


 Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan (Kumalanews,id) Perbesar

Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan (Kumalanews,id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dalam upaya menekan tingginya angka stunting di Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), belum lama ini pihak Kelurahan Loa Ipuh sudah melakukan intervensi selama 40 hari.

Dalam hal itu, Lurah Loa Ipuh Erri Suparjan menegaskan bahwa, hal tersebut dilakukan sebagai upaya dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara yang ingin menurunkan angka stunting di wilayah Kukar menjadi 4 persen.

Maka dari itu, pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah penanganan stunting secara komprehensif terutama di Kelurahan Loa Ipuh.

“Kemarin sudah dijalankan oleh teman-teman dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas bersama dengan relawan dari kawan-kawan kader Posyandu,” ujar Erri Suparjan, Kamis (7/11/2024).

Tak hanya itu, Erri Suparjan juga memastikan bahwa di Kelurahan Loa Ipuh angka stunting akan segera turun.

“Kemarin angkanya sekitar 36 persen awal yang terindikasi, tapi Insa Allah turun dan dipastikan angka itu akan turun,” ungkapnya.

“Karena sudah kita lakukan intervensi dan banyak juga yang sudah memenuhi ambang timbangannya,” sambungnya.

Baca juga Camat Tenggarong Sukono Imbau Masyarakat Agar Tidak Golput Pada Pilkada 2024 https://kumalanews.id/2024/11/07/camat-tenggarong-sukono-imbau-masyarakat-agar-tidak-golput-pada-pilkada-2024/

Untuk intervensi yang dilakukan oleh Kelurahan Loa Ipuh adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan memberikan penyuluhan serta edukasi tentang bagaimana peran orang tua dalam melakukan treatment kepada balita, sehingga berat badannya menjadi naik.

“Kami juga memberikan makanan-makanan yang bisa menyehatkan badan anak-anak,” beber Erri Suparjan.

Erri Suparjan juga berharap, dengan melalui berbagai upaya yang dilakukan ini dapat menurunkan angka stunting di Kelurahan Loa Ipuh hingga menjadi satu digit.

“Itulah harapan kita, Kasihan balita-balita harus terindikasi dengan stunting, kami pemerintah kelurahan akan terus berupaya untuk menyehatkan putra-putri kita,” pungkasnya.(adv/diskominfokukar/fay/ruz)

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH