Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 13 Nov 2024 11:15 WITA ·

Camat Kenohan Kaspul Sebut Angka Kasus Stunting di Kecamatan Kenohan Menurun


 Camat Kenohan, Kaspul (Kumalanews.id) Perbesar

Camat Kenohan, Kaspul (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Stunting adalah masalah kesehatan yang mencerminkan gangguan pertumbuhan kronis pada anak-anak akibat kekurangan asupan gizi dalam waktu yang lama.

Kondisi ini membuat anak-anak memiliki tinggi badan yang lebih pendek dari standar usia mereka, dan umumnya menunjukkan dampak jangka panjang terhadap perkembangan fisik dan kognitif.

Kasus stunting sering kali berakar dari faktor lingkungan dan sosial, seperti ketidakcukupan makanan bergizi, pola asuh yang kurang memadai, sanitasi yang buruk, serta terbatasnya akses ke layanan kesehatan, terutama di wilayah-wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi.

Di Indonesia, stunting telah menjadi salah satu isu kesehatan nasional yang serius, karena prevalensinya yang tinggi di berbagai wilayah, terutama di daerah terpencil dan berpenghasilan rendah.

Berbeda dengan daerah lain, justru angka kasus stunting di Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai relatif menurun.

Keberhasilan tersebut tidak luput dari kolaborasi antara beberapa stakeholder terkait dalam penanganan permasalahan itu.

“Kalau stunting insa Allah cukup baik dan menurun karena kegiatan-kegiatan PKK dan Kecamatan maupun desa sekarang ini sudah eksis baik dari tenaga Puskesmas kesehatan maupun desa-desa sekarang sudah berkolaborasi,” ungkap Camat Kenohan Kaspul, Rabu (13/11/2024).

Baca juga Kecamatan Kota Bangun Darat Targetkan Pembangunan Infrastruktur Bakal Rampung di Tahun 2025 https://kumalanews.id/2024/11/13/kecamatan-kota-bangun-darat-targetkan-pembangunan-infrastruktur-bakal-rampung-di-tahun-2025/

Lebih lanjut Kaspul mengemukakan bahwa, beberapa stakeholder tersebut melakukan sejumlah langkah penting dalam memanajemen pengendalian stunting, misalnya dengan melakukan pemetaan seluruh desa di Kecamatan Kenohan, pemberian makanan bergizi bagi balita sebagai langkah preventif hingga penanganan bagi anak-anak yang terindikasi terkena stunting.

Menurutnya, dengan beberapa langkah tersebut yang ditempuh sebagai bagian dari keseriusan pihak Kecamatan Kenohan dalam menangani kasus stunting.

“Karena stunting ini menyerang tumbuh kembang anak, makanya kita serius untuk tangani hal tersebut,” tegas Kaspul.

“Harapannya daerah kita tidak ada lagi anak-anak yang terkena stunting di Indonesia khususnya di Kukar,” imbuh Kaspul.(adv/diskominfokukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH