Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta SPMB 2026 Berjalan Lancar, Tekankan Pelayanan Pendidikan Tanpa Polemik DPRD Samarinda Godok Perda Reklame, Siapkan Aturan Ketat dan Sistem QR Code Komisi IV DPRD Samarinda Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan, Kekurangan Guru Jadi Sorotan DPRD Samarinda Soroti Maraknya Sengketa Lahan, Minta Verifikasi Diperketat Pemkab Kukar Dorong Gaya Hidup Sehat, Pelatihan Instruktur Senam Jantung Digelar hingga Enam Seri

BERITA DAERAH · 29 Jan 2025 13:15 WITA ·

Tanah Longsor, Akses Jalan Warga Terhambat


 pic.kumalanews.id Perbesar

pic.kumalanews.id

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kutai Kartanegara selama beberapa sepekan terakhir ini, menyebabkan adanya tanah longsor di sejumlah titik.

Dimana tanah longsor itu terjadi di Jalan Mayjen S Parman RT 04, Desa Sepakat, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), tepatnya di jalan poros Tenggarong – Samarinda, pada Rabu (29/01/2025).

Insiden ini merupakan longsor susulan yang terjadi beberapa waktu lalu, yang di sebabkan oleh curah hujan yang tinggi, hingga menyebabkan akses jalan menjadi terhambat.

Pasalnya, longsoran tanah itu menimbun setengah jalan yang menjadi akses satu-satunya masyarakat Loa Kulu maupun warga lainnya.

Saat dijumpai di lokasi, Camat Loa Kulu Ardiansyah menyebut bahwa, tanah longsor itu telah terjadi tiga hari yang lalu, dan ini merupakan longsor susulan yang di sebabkan adanya curah hujan yang cukup tinggi sejak kemarin.

Dengan adanya peristiwa itu, pihak Kecamatan Loa Kulu bersama stakeholder lainnya pun, langsung melakukan percepatan proses pembersihan dengan menurutkan alat berat agar akses jalan tidak terhambat.

Ardiansyah juga mengungkap bahwa sebelumnya, penanganan tanah longsor ini hanya menggunakan tenaga manusia, dimana warga setempat bergotong royong untuk membersihkan tanah yang menimbun jalan.

Karena curah hujan yang tinggi serta kondisi semakin rawan, alat berat pun langsung diturunkan kelapangan untuk menangani longsoran tersebut.

“Langkah darurat ini diambil, agar longsoran tidak semakin parah dan membahayakan pengguna jalan lainnya,” ujar Ardiansyah.

“Kami Pemerintah Kecamatan Loa Kulu Bersama Pemdes Sepakat serta Pemerintah Daeraj melalui OPD dan perusahaan swasta langsung membersihakan longsoran tanah ini,” sambung Ardiansyah.

Dalam hal itu, Ardiansyah juga mengimbau kepada seluruh masyarakat termasuk Kepada Kepala Desa, para Ketua RT dan seluruh warga di 15 desa yang ada di Kecamatan Loa Kulu, untuk selalu waspada terhadap tanah longsor dan banjir, mengingat curah hujan akan terus berlangsung.(fin/ruz)

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta SPMB 2026 Berjalan Lancar, Tekankan Pelayanan Pendidikan Tanpa Polemik

6 Mei 2026 - 16:30 WITA

dprdkota21

DPRD Samarinda Godok Perda Reklame, Siapkan Aturan Ketat dan Sistem QR Code

6 Mei 2026 - 15:30 WITA

dprdkota20

Komisi IV DPRD Samarinda Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan, Kekurangan Guru Jadi Sorotan

6 Mei 2026 - 14:30 WITA

dprdkota19

DPRD Samarinda Soroti Maraknya Sengketa Lahan, Minta Verifikasi Diperketat

6 Mei 2026 - 13:30 WITA

dprdkota18

Pemkab Kukar Dorong Gaya Hidup Sehat, Pelatihan Instruktur Senam Jantung Digelar hingga Enam Seri

6 Mei 2026 - 09:30 WITA

jantung001

Disdikbud Samarinda Siapkan SPMB 2026, Tegaskan Perpisahan Sekolah Tanpa Pungutan

5 Mei 2026 - 18:00 WITA

dissmd1
Trending di BERITA DAERAH