Menu

Mode Gelap
Padel Mulai Dilirik KONI Samarinda, Diproyeksikan Jadi Cabor Andalan RDP Pasar Pagi Samarinda Catat 14 Persoalan, DPRD Siap Kawal Tindak Lanjut Pemkot Samarinda Dorong Solusi Bersama Untuk Benahi Persoalan Pasar Pagi Dishub Samarinda Beri Penjelasan Soal Parkir dan Akses Kendaraan di Pasar Pagi Akses dan Tarif Parkir Jadi Sorotan Pedagang Pasar Pagi Samarinda

BERITA DAERAH · 29 Jan 2025 13:15 WITA ·

Tanah Longsor, Akses Jalan Warga Terhambat


 pic.kumalanews.id Perbesar

pic.kumalanews.id

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kutai Kartanegara selama beberapa sepekan terakhir ini, menyebabkan adanya tanah longsor di sejumlah titik.

Dimana tanah longsor itu terjadi di Jalan Mayjen S Parman RT 04, Desa Sepakat, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), tepatnya di jalan poros Tenggarong – Samarinda, pada Rabu (29/01/2025).

Insiden ini merupakan longsor susulan yang terjadi beberapa waktu lalu, yang di sebabkan oleh curah hujan yang tinggi, hingga menyebabkan akses jalan menjadi terhambat.

Pasalnya, longsoran tanah itu menimbun setengah jalan yang menjadi akses satu-satunya masyarakat Loa Kulu maupun warga lainnya.

Saat dijumpai di lokasi, Camat Loa Kulu Ardiansyah menyebut bahwa, tanah longsor itu telah terjadi tiga hari yang lalu, dan ini merupakan longsor susulan yang di sebabkan adanya curah hujan yang cukup tinggi sejak kemarin.

Dengan adanya peristiwa itu, pihak Kecamatan Loa Kulu bersama stakeholder lainnya pun, langsung melakukan percepatan proses pembersihan dengan menurutkan alat berat agar akses jalan tidak terhambat.

Ardiansyah juga mengungkap bahwa sebelumnya, penanganan tanah longsor ini hanya menggunakan tenaga manusia, dimana warga setempat bergotong royong untuk membersihkan tanah yang menimbun jalan.

Karena curah hujan yang tinggi serta kondisi semakin rawan, alat berat pun langsung diturunkan kelapangan untuk menangani longsoran tersebut.

“Langkah darurat ini diambil, agar longsoran tidak semakin parah dan membahayakan pengguna jalan lainnya,” ujar Ardiansyah.

“Kami Pemerintah Kecamatan Loa Kulu Bersama Pemdes Sepakat serta Pemerintah Daeraj melalui OPD dan perusahaan swasta langsung membersihakan longsoran tanah ini,” sambung Ardiansyah.

Dalam hal itu, Ardiansyah juga mengimbau kepada seluruh masyarakat termasuk Kepada Kepala Desa, para Ketua RT dan seluruh warga di 15 desa yang ada di Kecamatan Loa Kulu, untuk selalu waspada terhadap tanah longsor dan banjir, mengingat curah hujan akan terus berlangsung.(fin/ruz)

Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Padel Mulai Dilirik KONI Samarinda, Diproyeksikan Jadi Cabor Andalan

1 September 2026 - 19:00 WITA

h53

RDP Pasar Pagi Samarinda Catat 14 Persoalan, DPRD Siap Kawal Tindak Lanjut

1 September 2026 - 18:30 WITA

h52

Pemkot Samarinda Dorong Solusi Bersama Untuk Benahi Persoalan Pasar Pagi

1 September 2026 - 18:00 WITA

h51

Dishub Samarinda Beri Penjelasan Soal Parkir dan Akses Kendaraan di Pasar Pagi

1 September 2026 - 17:30 WITA

h50

Akses dan Tarif Parkir Jadi Sorotan Pedagang Pasar Pagi Samarinda

1 September 2026 - 17:00 WITA

h49

Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak

1 September 2026 - 11:30 WITA

h48
Trending di BERITA DAERAH