Menu

Mode Gelap
Padel Mulai Dilirik KONI Samarinda, Diproyeksikan Jadi Cabor Andalan RDP Pasar Pagi Samarinda Catat 14 Persoalan, DPRD Siap Kawal Tindak Lanjut Pemkot Samarinda Dorong Solusi Bersama Untuk Benahi Persoalan Pasar Pagi Dishub Samarinda Beri Penjelasan Soal Parkir dan Akses Kendaraan di Pasar Pagi Akses dan Tarif Parkir Jadi Sorotan Pedagang Pasar Pagi Samarinda

BERITA DAERAH · 29 Jan 2025 17:15 WITA ·

Tanah Longsor Akibatkan Rumah dan Ruko Warga Kelurahan Bukit Biru Nyaris Ambruk


 pic.kumalanews.id Perbesar

pic.kumalanews.id

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Curah hujan yang cukup tinggi melanda di Kutai Kartanegara (Kukar) beberapa pekan terakhir ini, menyebabkan adanya tanah longsong di beberapa titik rawan yang sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat.

Salah satunya di Jalan Pahlawan RT 04 Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), dimana sejumlah rumah dan ruko milik warga setempat tedampak tanah longsor serta sangat memprihatinkan.

Pasalnya, sejumlah bangunan tempat tinggal warga nyaris ambruk dan terkikis serta retak yang disebabkan tanah longsor.

longsoran itu sebabkan oleh curah hujan yang cukup tingga beberapa pekan lalu hingga saat ini.

Saat dijumpai, Desi selaku anak pemilik rumah yang menjadi korban tanah longsor mengatakan, kejadian ini terjadi pada 20 Januari 2025 lalu yang disebabkan oleh curah yang cukup tinggi.

Namun, pada tanggal 25-26 Januari 2025 kemarin hujan yang terus menerus menguyur, longsoran tanah pun semakin parah dan mengakibat di belakang rumah orang tua Desi menjadi ambruk.

Tak hanya itu, longsoran susulan pun terjadi kembali pada 29 Januari 2025 dan akibatnya sebagian tanah terkikis sehingga menyebabkan bangunan rumah nyaris ambruk.

“Awalnya dibelakang dan disamping rumah orang tua saya yang longsor, namun disebabkan turun terus tanahnya pun terkikis terus dan nyaris ambruk rumah ini,” ujar Desi, Rabu (29/01/2025).

Sementara itu, Kristin warga Kelurahan Bikut Biru yang juga pemilik ruko menyebut, kejadian ini sudah lama terjadi sejak 4 bulan yang lalu. Dimana pergerakan serta pergesaran tanah mulai terjadi.

Namun kini, dengan intensitas hujan yang cukup tinggi juga ikut memperburuk kondisi bangunan ruko. Sehingga menyebabkan sejumlah keretakan tanah dan bangunan menjadi miring kebelakang.

Tak hanya itu, kondisi di sekitar bangunan ruko milik Kristin ini juga terdapat sejumlah keretakan tanah serta pondasi yang menurut dan lantai dasar ikut longsor kebawah.

“Pergeseran tanah sudah lama sejak 4 bulan, namun dengan kondisi cuaca seperti ini ikut memperburuk kondisi bangunan ruko saya,” ungkap Kristin, Rabu (29/01/2025).

Sebagai informasi, untuk mengantisipasi terjadinya longsoran yang parah dan membahayakan warga sekitar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara (Kukar), memasang papan imbauan dan posko bencana, agar dengan cepat merespon kejadian di sekitar lokasi tanah longsor.(fin/ruz)

Artikel ini telah dibaca 94 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Padel Mulai Dilirik KONI Samarinda, Diproyeksikan Jadi Cabor Andalan

1 September 2026 - 19:00 WITA

h53

RDP Pasar Pagi Samarinda Catat 14 Persoalan, DPRD Siap Kawal Tindak Lanjut

1 September 2026 - 18:30 WITA

h52

Pemkot Samarinda Dorong Solusi Bersama Untuk Benahi Persoalan Pasar Pagi

1 September 2026 - 18:00 WITA

h51

Dishub Samarinda Beri Penjelasan Soal Parkir dan Akses Kendaraan di Pasar Pagi

1 September 2026 - 17:30 WITA

h50

Akses dan Tarif Parkir Jadi Sorotan Pedagang Pasar Pagi Samarinda

1 September 2026 - 17:00 WITA

h49

Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak

1 September 2026 - 11:30 WITA

h48
Trending di BERITA DAERAH