Menu

Mode Gelap
Padel Mulai Dilirik KONI Samarinda, Diproyeksikan Jadi Cabor Andalan RDP Pasar Pagi Samarinda Catat 14 Persoalan, DPRD Siap Kawal Tindak Lanjut Pemkot Samarinda Dorong Solusi Bersama Untuk Benahi Persoalan Pasar Pagi Dishub Samarinda Beri Penjelasan Soal Parkir dan Akses Kendaraan di Pasar Pagi Akses dan Tarif Parkir Jadi Sorotan Pedagang Pasar Pagi Samarinda

IKN NUSANTARA · 13 Feb 2025 11:15 WITA ·

Pesan Damai Nyanyian Dharma di Ibu Kota Nusantara


 Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara Perbesar

Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Pertunjukan Nyanyian Dharma berlangsung meriah di Amphitheatre Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Rabu, 12 Februari 2025, pukul 18:00-21:00 WITA. Nyanyian Dharma merupakan kegiatan kolektif para seniman yang telah berkeliling Indonesia sejak 2012, membagikan keindahan dari kayanya kebhinekaan Indonesia melalui medium musik. Nyanyian Dharma mendedikasikan karya-karyanya untuk memperkuat semangat keharmonisan dalam indahnya keanekaragaman. Mengusung konsep “Persembahan Lantunan Doa Pertiwi Nusantara Harmoni”, perjalanan kebudayaan ini akhirnya menyambangi IKN, simbol masa depan bangsa Indonesia, di mana beragam kultur dan budaya Nusantara bersatu padu dalam harmoni.

Nyanyian Dharma Nusantara dibawakan oleh Dewa Budjana, Trie Utami, Oppie Andaresta, dan beberapa seniman lainnya, menampilkan 15 lagu dalam pertunjukan 90 menit ini. Dibuka dengan “Om Swastiastu”, dilanjutkan dengan beragam nomor seperti “Saraswati”, “Doa Pertiwi”, hingga yang cukup spesial, “Kidung Nusantara”. Pertunjukan berlangsung dengan khidmat, termasuk saat seluruh penampil berkolaborasi membawakan “Di Bawah Tiang Bendera” dan “Raya Nusantara”. Kolaborasi kali ini juga melibatkan seniman dari tanah Kalimantan, memperkuat representasi keberagaman Nusantara. Sepanjang pementasan, dua seniman asal Bali, Apel Hendrawan dan Wayan Paramartha, turut merespon suasana melalui aksi melukis langsung di panggung.

Penonton diajak untuk mengenang kembali bagaimana bangsa kita bahu-membahu bertahan melalui beragam rintangan, salah satunya saat pandemi COVID-19 melalui lagu “Satu Jalan.” Lagu ini menceritakan bagaimana pandemi mengubah dunia dan pentingnya persaudaraan dalam menghadapi perubahan. Pertunjukan ini juga menjadi simbol penting bagi IKN sebagai pusat pemerintahan baru yang mewakili keberagaman Indonesia. Nyanyian Dharma tidak hanya menghibur, tetapi juga aktif terlibat dalam kegiatan sosial dan bantuan bencana, memperkuat pesan solidaritas yang mereka bawa.

Otorita Ibu Kota Nusantara menyambut baik kegiatan seni dan budaya dari seniman berbagai daerah dan latar belakang ini sejalan dengan visi IKN sebagai kota modern bagi warga yang diperkaya oleh berbagai wujud seni dan budaya untuk melengkapi ekosistem budaya dan masyarakat di Nusantara.

Pertunjukan Nyanyian Dharma di IKN ini bukanlah hanya sebuah konser, melainkan juga sebuah pernyataan kuat tentang persatuan, keberagaman, dan harapan untuk masa depan Indonesia yang lebih harmonis.

Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN-BMKG Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca

24 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h17

Delegasi ICAPPS 2026 Kunjungi Nusantara, Bahas Konsep Kota Berkelanjutan

22 Agustus 2026 - 20:00 WITA

h4

Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Soroti Konsistensi Konsep Kota Cerdas hingga Peluang Investasi

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

g83

Upacara Penurunan Bendera di Nusantara Berlangsung Khidmat, OIKN Tegaskan Semangat Kebersamaan

17 Agustus 2026 - 23:00 WITA

g44

HUT Ke-81 RI di Nusantara, Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Harus Inklusif

17 Agustus 2026 - 21:00 WITA

g42

Malam Renungan Suci di Nusantara, Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Terus Berlanjut

17 Agustus 2026 - 10:00 WITA

g31
Trending di IKN NUSANTARA