Menu

Mode Gelap
IKN Gandeng Unhas, Perkuat SDM dan Riset untuk Bangun Kota Masa Depan Tokoh Pers Kaltim Berpulang, Bang Sukri Tinggalkan Jejak Kuat bagi Media Siber Duka Dunia Pers Kaltim, Ketua JMSI Mohammad Sukri Wafat DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas Konser HKBP Semarakkan IKN, Perkuat Kebersamaan

BERITA DAERAH · 7 Mar 2025 16:15 WITA ·

Siap Salurkan Ikan Untuk MBG, Dinas Perikanan PPU Tunggu Data Kebutuhan Yang Akurat


 Siap Salurkan Ikan Untuk MBG, Dinas Perikanan PPU Tunggu Data Kebutuhan Yang Akurat Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan kesiapannya untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah daerah.

Namun, hingga kini pihak Dinas Perikanan PPU masih menunggu data yang lebih akurat terkait kebutuhan ikan, sebelum menentukan alokasi produksi perikanan.

Dalam hal itu, Kepala Dinas Perikanan PPU Rozihan Asward menegaskan bahwa, pihaknya perlu mendapatkan kepastian jumlah kebutuhan ikan agar produksi nelayan dapat disesuaikan dengan permintaan.

“Kami butuh data yang benar-benar akurat, termasuk jumlah porsi yang dibutuhkan setiap harinya. Dari situ, baru bisa dihitung berapa banyak ikan yang harus disalurkan,” ujar Rozihan saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Menurut Rozihan Asward, hal itu penting agar sektor perikanan di Benuo Taka bisa dikelola dengan baik dan tidak mengalami kelebihan produksi yang berisiko merugikan nelayan.

“Kita harus memastikan agar produksi ikan tetap seimbang, jangan sampai pasokan berlebih tapi tidak terserap, yang akhirnya malah merugikan nelayan kita,” sebutnya.

Rozihan Asward juga menerangkan, jika data kebutuhan sudah tersedia, pihaknya bisa mengatur pola produksi dan jadwal panen ikan agar pasokan tetap terjaga tanpa mengganggu stabilitas harga di pasaran.

“Dengan perencanaan yang baik, panen bisa dilakukan tepat waktu dan sesuai dengan permintaan,” ungkapnya.

Selain itu, Rozihan Asward juga menggarisbawahi perbedaan antara ikan sungai dan ikan laut dalam rantai distribusi.

Dimana ikan sungai harus dikonsumsi dalam keadaan segar, sehingga penyalurannya memerlukan perencanaan matang agar tidak berlebih dan tetap berkualitas.

Saat ini, Dinas Perikanan PPU masih menunggu data kebutuhan harian MBG sebelum mengambil langkah penyaluran ikan.

“Ikan sungai tidak bisa disimpan lama seperti ikan laut. Oleh karena itu, harus dipastikan distribusinya berjalan sesuai kebutuhan agar kualitas tetap terjaga,” tutup Rozihan Asward.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tokoh Pers Kaltim Berpulang, Bang Sukri Tinggalkan Jejak Kuat bagi Media Siber

17 April 2026 - 11:00 WITA

sukri001

Duka Dunia Pers Kaltim, Ketua JMSI Mohammad Sukri Wafat

17 April 2026 - 08:00 WITA

ucapan duka

DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas

16 April 2026 - 13:00 WITA

ikn120098

DPRD Samarinda Apresiasi Kajari Lama, Dorong Kinerja Lebih Baik Di Era Baru

16 April 2026 - 11:00 WITA

ikn900008851

Sekda Samarinda Optimistis Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut

16 April 2026 - 10:00 WITA

smd999876

Pisah Sambut Kajari Samarinda, Sinergi dan Penegakan Hukum Ditegaskan

16 April 2026 - 09:00 WITA

smd8989898
Trending di BERITA DAERAH