Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta SPMB 2026 Berjalan Lancar, Tekankan Pelayanan Pendidikan Tanpa Polemik DPRD Samarinda Godok Perda Reklame, Siapkan Aturan Ketat dan Sistem QR Code Komisi IV DPRD Samarinda Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan, Kekurangan Guru Jadi Sorotan DPRD Samarinda Soroti Maraknya Sengketa Lahan, Minta Verifikasi Diperketat Pemkab Kukar Dorong Gaya Hidup Sehat, Pelatihan Instruktur Senam Jantung Digelar hingga Enam Seri

BERITA DAERAH · 8 Mar 2025 14:15 WITA ·

Tangani ODGJ Terlantar di Kukar, Yuliandris: Kami Berusaha Berikan yang Terbaik


 Tangani ODGJ Terlantar di Kukar, Yuliandris: Kami Berusaha Berikan yang Terbaik Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) adalah individu yang mengalami gangguan pada kesehatan mentalnya, yang dapat memengaruhi pola pikir, emosi, dan perilaku mereka.

ODGJ di berbagai daerah di Indonesia sering kali mengalami stigma dan diskriminasi dari masyarakat, yang membuat mereka sulit mendapatkan dukungan sosial dan akses ke layanan kesehatan mental yang memadai.

Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Yuliandris mengatakan bahwa, terkait ODGJ merupakan kewenangan Dinas Kesehatan dalam memberikan penindakan dan rehabilitasi.

Namun, Dalam rangka memberikan kenyamanan kepada masyarakat terkait dengan ODGJ yang berkeliaran serta meresahkan warga, Dinas Sosial ikut berkontribusi terkait hal tersebut.

“Walaupun ini merupakan tupoksi utama dari Dinkes, kami juga melakukan kontribusi dengan menangani ODGJ ketika dia itu terlantar,” ujar Yuliandris, Sabtu (07/03/2025).

Tidak hanya terlantar, ODGJ yang tidak memiliki Kartu identitas kependudukan turut menjadi target penanganan oleh Dinsos Kukar.

Hal itu dilakukan agar para ODGJ tersebut dapat segera ditangani lebih lanjut serta dapat dikembalikan kepada sanak keluarganya.

“ODGJ yang kami bawa nantinya akan kita uruskan sampai pengobatannya ke rumah sakit jiwa, kemudian kita identifikasi identitasnya baru kita kembalikan,” beber Yuliandris.

Dalam rangka memberikan penanganan yang terbaik, pihak Dinsos Kukar selalu bekerja sama dengan Dinkes Kukar, Satpol PP Kukar.

Kolaborasi yang baik antar OPD tersebut menjadi faktor utama menurunnya angka ODGJ di Kukar terutama yang bebas berkeliaran.

“Kami meminta kepada masyarakat jika menemukan ODGJ, segera laporkan Ke Dinsos Kukar agar dapat ditindaklanjuti,” tutup Yuliandris.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta SPMB 2026 Berjalan Lancar, Tekankan Pelayanan Pendidikan Tanpa Polemik

6 Mei 2026 - 16:30 WITA

dprdkota21

DPRD Samarinda Godok Perda Reklame, Siapkan Aturan Ketat dan Sistem QR Code

6 Mei 2026 - 15:30 WITA

dprdkota20

Komisi IV DPRD Samarinda Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan, Kekurangan Guru Jadi Sorotan

6 Mei 2026 - 14:30 WITA

dprdkota19

DPRD Samarinda Soroti Maraknya Sengketa Lahan, Minta Verifikasi Diperketat

6 Mei 2026 - 13:30 WITA

dprdkota18

Pemkab Kukar Dorong Gaya Hidup Sehat, Pelatihan Instruktur Senam Jantung Digelar hingga Enam Seri

6 Mei 2026 - 09:30 WITA

jantung001

Disdikbud Samarinda Siapkan SPMB 2026, Tegaskan Perpisahan Sekolah Tanpa Pungutan

5 Mei 2026 - 18:00 WITA

dissmd1
Trending di BERITA DAERAH