Menu

Mode Gelap
RDP Pasar Pagi Samarinda Catat 14 Persoalan, DPRD Siap Kawal Tindak Lanjut Pemkot Samarinda Dorong Solusi Bersama Untuk Benahi Persoalan Pasar Pagi Dishub Samarinda Beri Penjelasan Soal Parkir dan Akses Kendaraan di Pasar Pagi Akses dan Tarif Parkir Jadi Sorotan Pedagang Pasar Pagi Samarinda Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak

BERITA DAERAH · 12 Mar 2025 10:15 WITA ·

Sekda Kukar Sebut GPM Sebagai Upaya Pengendalian Inflasi


 Sekda Kukar Sebut GPM Sebagai Upaya Pengendalian Inflasi Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 11-12 Maret 2025, di Halaman Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong.

Dalam sambutannya, Sekda Kukar Sunggono mengatakan bahwa, GPM merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi terjadinya inflasi daerah.

“Agenda ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan rapat pengendalian inflasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN),” ujar Sunggono, pada Selasa (11/03/2025).

melalui GPM ini, Sunggono menginginkan hasil yang maksimal dan mampu menggerakkan potensi perekonomian  masyarakat agar lebih sejahtera serta berdaya.

oleh karenanya, sudah menjadi kewajiban bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar untuk menjaga ketahanan pangan dalam mewujudkan hal tersebut.

Tak hanya itu, hal ini juga termasuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pokok strategis serta memastikan keterjangkauan pangan bagi seluruh masyarakat.

“Kami dari Pemkab Kukar selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tegas Sunggono.

Lebih lanjut Sunggono mengungkapkan bahwa, ada beberapa hambatan seperti rantai distribusi yang tidak efisien, ketidakcukupan pasokan di wilayah tertentu, variasi waktu panen, serta keterbatasan sarana dan prasarana transportasi seringkali menjadi kendala dalam mewujudkan stabilitas pasokan dan harga pangan.

Dimana hal tersebut akan berdampak pada terjadinya fluktuasi pasokan dan harga pangan yang dapat menimbulkan ketidakpastian bagi produsen maupun konsumen.

“Pemkab Kukar terus berupaya untuk mengatasi dan mengurangi dampak serta menstabilkan pasokan maupun harga pangan,” pungkas Sunggono.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

RDP Pasar Pagi Samarinda Catat 14 Persoalan, DPRD Siap Kawal Tindak Lanjut

1 September 2026 - 18:30 WITA

h52

Pemkot Samarinda Dorong Solusi Bersama Untuk Benahi Persoalan Pasar Pagi

1 September 2026 - 18:00 WITA

h51

Dishub Samarinda Beri Penjelasan Soal Parkir dan Akses Kendaraan di Pasar Pagi

1 September 2026 - 17:30 WITA

h50

Akses dan Tarif Parkir Jadi Sorotan Pedagang Pasar Pagi Samarinda

1 September 2026 - 17:00 WITA

h49

Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak

1 September 2026 - 11:30 WITA

h48

Direktur PT WATS Menangis, Persoalkan Pengambilalihan IPA Bendang 1

1 September 2026 - 11:00 WITA

h47
Trending di BERITA DAERAH