Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Desak Kepastian Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Warga Menunggu Sejak 2012 Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Digelar, Promosikan Kearifan Lokal dan Dongkrak Ekonomi Pampang Tanggapi Aksi Mahasiswa, Wawali Balikpapan Janji Percepat Penanganan PJU, Guru, BBM hingga Dampak PHK Rektor UINSI Dorong Perda Pemakaman yang Humanis dan Berkelanjutan Pemkot Balikpapan Lepas ASN Purnatugas, Bagus Susetyo: Pengabdian Tak Berakhir Saat Pensiun

BERITA DAERAH · 12 Mar 2025 10:15 WITA ·

Sekda Kukar Sebut GPM Sebagai Upaya Pengendalian Inflasi


 Sekda Kukar Sebut GPM Sebagai Upaya Pengendalian Inflasi Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 11-12 Maret 2025, di Halaman Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong.

Dalam sambutannya, Sekda Kukar Sunggono mengatakan bahwa, GPM merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi terjadinya inflasi daerah.

“Agenda ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan rapat pengendalian inflasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN),” ujar Sunggono, pada Selasa (11/03/2025).

melalui GPM ini, Sunggono menginginkan hasil yang maksimal dan mampu menggerakkan potensi perekonomian  masyarakat agar lebih sejahtera serta berdaya.

oleh karenanya, sudah menjadi kewajiban bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar untuk menjaga ketahanan pangan dalam mewujudkan hal tersebut.

Tak hanya itu, hal ini juga termasuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pokok strategis serta memastikan keterjangkauan pangan bagi seluruh masyarakat.

“Kami dari Pemkab Kukar selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tegas Sunggono.

Lebih lanjut Sunggono mengungkapkan bahwa, ada beberapa hambatan seperti rantai distribusi yang tidak efisien, ketidakcukupan pasokan di wilayah tertentu, variasi waktu panen, serta keterbatasan sarana dan prasarana transportasi seringkali menjadi kendala dalam mewujudkan stabilitas pasokan dan harga pangan.

Dimana hal tersebut akan berdampak pada terjadinya fluktuasi pasokan dan harga pangan yang dapat menimbulkan ketidakpastian bagi produsen maupun konsumen.

“Pemkab Kukar terus berupaya untuk mengatasi dan mengurangi dampak serta menstabilkan pasokan maupun harga pangan,” pungkas Sunggono.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Desak Kepastian Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Warga Menunggu Sejak 2012

17 Juni 2026 - 21:00 WITA

kk14

Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Digelar, Promosikan Kearifan Lokal dan Dongkrak Ekonomi Pampang

17 Juni 2026 - 20:00 WITA

kk13

Tanggapi Aksi Mahasiswa, Wawali Balikpapan Janji Percepat Penanganan PJU, Guru, BBM hingga Dampak PHK

17 Juni 2026 - 19:00 WITA

kk10

Rektor UINSI Dorong Perda Pemakaman yang Humanis dan Berkelanjutan

17 Juni 2026 - 18:00 WITA

kk9

Pemkot Balikpapan Lepas ASN Purnatugas, Bagus Susetyo: Pengabdian Tak Berakhir Saat Pensiun

17 Juni 2026 - 17:00 WITA

kk8

DPRD Samarinda Libatkan Akademisi, Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum Diuji Publik

17 Juni 2026 - 16:00 WITA

kk7
Trending di BERITA DAERAH