Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan 17 Orang Positif Narkoba Saat Operasi Ketiga di Gunung Bugis, Polda Kaltim Siapkan Rehabilitasi Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

BERITA DAERAH · 9 Mei 2025 13:15 WITA ·

Lomba Antar Posyandu Bakal Digelar Kepala DPMD: Tujuannya Adalah Untuk Evaluasi dan Monitoring


 Lomba Antar Posyandu Bakal Digelar Kepala DPMD: Tujuannya Adalah Untuk Evaluasi dan Monitoring Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan menggelar lomba antar posyandu di seluruh wilayah Kukar.

Tujuan digelarnya kegiatan tersebut adalah untuk melakukan pengawasan atau monitoring serta evaluasi terhadap kualitas posyandu.

Kepala DPMD Kukar Arianto menjelaskan bahwa, lomba ini dilaksanakan sebagai bentuk strategi pihaknya dalam mewujudkan kualitas pelayanan kesehatan yang baik di setiap desa dan kelurahan.

“kita melihat baik dan buruknya kemudian kita benahi yang kurang,” ucapnya, Jumat (09/05/2025).

Sementara itu terkait dengan lomba tersebut, DPMD Kukar merencanakan akan menjadikan pemenang lomba sebagai delegasinya untuk mengikuti lomba antar posyandu di tingkat provinsi.

Sayangnya, belum ada jadwal pasti kapan pelaksanaan lomba tersebut akan dilaksanakan.

“Kita masih menunggu informasi lanjutannya,” ungkap Arianto.

“Yang jelas kita siap kirimkan perwakilan,” sambung Arianto.

Lebih lanjut Arianto mengungkapkan bahwa, saat ini Kukar memiliki sekitar 800 posyandu aktif yang diisi oleh 5 kader untuk setiap posyandunya.

Pihak DPMD Kukar telah melakukan pelatihan terhadap para kader posyandu. Namun, karena adanya efisiensi anggaran, pelatihan hanya dapat diberikan kepada 3 orang kader saja.

“Karena efisiensi anggaran kita hanya bisa latih tiga kader saja untuk saat ini,” terang Arianto.

Tak hanya itu, Arianto juga menyebut bahwa jika seluruh kader telah diberikan pelatihan, kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa akan meningkatkan.

Pasalnya, ia menilai bahwa pelatihan yang diberikan cukup efektif serta pemahaman setiap kader posyandu terhadap tugas dan fungsinya cukup tinggi.

“Kalau nggak ada efisiensi anggaran pasti kualitas pelayanan kesehatan di setiap posyandu itu meningkat karena mereka paham tugas dan fungsinya,” pungkasnya.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwa | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 84 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97

Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan

16 Oktober 2026 - 18:00 WITA

n85

Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

16 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n84

Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027

16 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n80

Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla

16 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n83
Trending di BERITA DAERAH