Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 9 Mei 2025 13:15 WITA ·

Lomba Antar Posyandu Bakal Digelar Kepala DPMD: Tujuannya Adalah Untuk Evaluasi dan Monitoring


 Lomba Antar Posyandu Bakal Digelar Kepala DPMD: Tujuannya Adalah Untuk Evaluasi dan Monitoring Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan menggelar lomba antar posyandu di seluruh wilayah Kukar.

Tujuan digelarnya kegiatan tersebut adalah untuk melakukan pengawasan atau monitoring serta evaluasi terhadap kualitas posyandu.

Kepala DPMD Kukar Arianto menjelaskan bahwa, lomba ini dilaksanakan sebagai bentuk strategi pihaknya dalam mewujudkan kualitas pelayanan kesehatan yang baik di setiap desa dan kelurahan.

“kita melihat baik dan buruknya kemudian kita benahi yang kurang,” ucapnya, Jumat (09/05/2025).

Sementara itu terkait dengan lomba tersebut, DPMD Kukar merencanakan akan menjadikan pemenang lomba sebagai delegasinya untuk mengikuti lomba antar posyandu di tingkat provinsi.

Sayangnya, belum ada jadwal pasti kapan pelaksanaan lomba tersebut akan dilaksanakan.

“Kita masih menunggu informasi lanjutannya,” ungkap Arianto.

“Yang jelas kita siap kirimkan perwakilan,” sambung Arianto.

Lebih lanjut Arianto mengungkapkan bahwa, saat ini Kukar memiliki sekitar 800 posyandu aktif yang diisi oleh 5 kader untuk setiap posyandunya.

Pihak DPMD Kukar telah melakukan pelatihan terhadap para kader posyandu. Namun, karena adanya efisiensi anggaran, pelatihan hanya dapat diberikan kepada 3 orang kader saja.

“Karena efisiensi anggaran kita hanya bisa latih tiga kader saja untuk saat ini,” terang Arianto.

Tak hanya itu, Arianto juga menyebut bahwa jika seluruh kader telah diberikan pelatihan, kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa akan meningkatkan.

Pasalnya, ia menilai bahwa pelatihan yang diberikan cukup efektif serta pemahaman setiap kader posyandu terhadap tugas dan fungsinya cukup tinggi.

“Kalau nggak ada efisiensi anggaran pasti kualitas pelayanan kesehatan di setiap posyandu itu meningkat karena mereka paham tugas dan fungsinya,” pungkasnya.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwa | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH