Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 15 Mei 2025 19:15 WITA ·

Korban Anak Hilang di Parit Besar Simpang Pasir Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup


 Korban Anak Hilang di Parit Besar Simpang Pasir Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup Perbesar

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Setelah tiga hari pencarian oleh Tim SAR Gabungan, bocah berusia 6 tahun atas nama Eziekiel Jenoah Putra Sampurna yang diduga terjatuh dan hilang di Parit Besar, Jalan Malang, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (15/05/2025) pukul 16.31 WITA.

Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada jarak sekitar 9,5 kilometer dari lokasi awal kejadian. Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Abdul Muis Samarinda.

Komandan Tim SAR dari Basarnas Balikpapan, Ari Triyanto, dalam keterangannya menyampaikan rasa duka mendalam atas kejadian ini.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Upaya maksimal telah dilakukan oleh seluruh unsur SAR, mulai dari penyisiran darat, penggunaan drone, hingga pencarian air menggunakan rubber boat dan perahu warga. Setelah korban ditemukan, operasi SAR secara resmi kami tutup, dan seluruh unsur dikembalikan ke satuan masing-masing,” ujar Ari Triyanto.

Cuaca cerah sangat mendukung jalannya pencarian, namun tantangan utama yang dihadapi adalah ketidakpastian lokasi awal kejadian.

Ari Triyanto juga menambahkan apresiasi atas sinergi dan dedikasi semua unsur yang terlibat:

“Kami sangat menghargai kerja sama semua pihak. Tanpa kolaborasi ini, proses pencarian tentu akan jauh lebih sulit,” tambahnya.

Dengan berakhirnya operasi ini, seluruh personel SAR kembali ke satuannya masing-masing untuk melanjutkan tugas dan kesiapsiagaan menghadapi potensi keadaan darurat lainnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH