Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 15 Mei 2025 20:15 WITA ·

Tim SAR Lakukan Pencarian Pedagang Buah Yang Tenggelam di Sungai Mahakam


 Tim SAR Lakukan Pencarian Pedagang Buah Yang Tenggelam di Sungai Mahakam Perbesar

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap Rivaldi (L/22), seorang pedagang buah terapung yang tenggelam di perairan Sungai Mahakam, Kecamatan Palaran, Samarinda, pada Kamis (15/5/2025) pukul 10.45 Wita.

Korban diketahui terjun ke sungai untuk mengejar perahu ces miliknya yang terlepas dari Tug Boat MTS 95, namun kemudian menghilang dan diduga tenggelam.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, menyampaikan bahwa operasi SAR dimulai sesaat setelah laporan diterima dari pihak media.

“Setelah menerima laporan pada pukul 11.05 WITA, tim segera bergerak menuju lokasi kejadian dan tiba di LKP sekitar pukul 11.50 WITA. Koordinasi dengan unsur potensi SAR langsung dilakukan, dan penyisiran dimulai dari titik dugaan korban tenggelam menggunakan rubber boat,” ujar Mardi, Kamis (15/5/2025) sore.

Hingga sore hari pukul 18.30 WITA, pencarian belum membuahkan hasil.

“Kendala utama kami adalah lalu lintas kapal yang cukup padat di sekitar Dermaga Palaran, yang menyulitkan manuver tim SAR di perairan. Selain itu, arus sungai juga cukup deras di beberapa titik,” ungkapnya.

Mardi menegaskan bahwa pencarian akan dilanjutkan pada Jumat pagi (16/5) pukul 07.00 WITA dengan penambahan metode dan perluasan area pencarian.

“Kami akan melanjutkan dengan menyisir area lebih luas dan memaksimalkan pemantauan menggunakan drone thermal. Kami berharap korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi,” tambahnya.

Basarnas mengimbau kepada masyarakat, khususnya pelaku aktivitas di sungai, untuk selalu mengutamakan keselamatan dan menggunakan alat pelindung diri seperti life jacket, terutama saat berada di atas air. (*)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH