Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Desak Kepastian Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Warga Menunggu Sejak 2012 Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Digelar, Promosikan Kearifan Lokal dan Dongkrak Ekonomi Pampang Tanggapi Aksi Mahasiswa, Wawali Balikpapan Janji Percepat Penanganan PJU, Guru, BBM hingga Dampak PHK Rektor UINSI Dorong Perda Pemakaman yang Humanis dan Berkelanjutan Pemkot Balikpapan Lepas ASN Purnatugas, Bagus Susetyo: Pengabdian Tak Berakhir Saat Pensiun

BERITA DAERAH · 22 Mei 2025 16:15 WITA ·

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Disdikbud Kukar Gelar Sosialisasi Jabatan Fungsional Tahap Kedua


 Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Disdikbud Kukar Gelar Sosialisasi Jabatan Fungsional Tahap Kedua Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Formasi Jabatan Fungsional untuk guru, pengawas, penilik, dan pamong belajar tahap kedua.

Kegiatan yang berlansung di Hotel Grand Fatma Tenggarong ini, dibuka secara resmi oleh Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar Joko Sampurno, dan diikuti ratusan peserta dari 18 Kecamatan yang ada di Kutai Kartanegara, pada Kamis (22/05/2025).

Sekretaris Disdikbud Kukar Joko Sampurno mengatakan bahwa, kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap karena jumlah peserta yang cukup banyak serta keterbatasan anggaran.

“Kegiatan ini merupakan tahap kedua karena pesertanya banyak, dan juga keterbatasan anggaran, makanya dijadikan dua tahap,” ujarnya.

Joko Sampurno menekankan pentingnya peran guru dalam meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, indikator keberhasilan belajar bukan hanya ditentukan oleh hasil siswa, tetapi juga kualitas guru.

“Kalau kita belajar teori tentang kelas dan bisa memahami 60 sampai 70 persen, itu sudah hebat,” ucap Joko Sampurno.

Joko Sampurno menambahkan, metode mengajar sangat berpengaruh terhadap pemahaman siswa. Dengan meningkatnya kualitas para pendidik serta memiliki kreatifitas yang tinggi, pendidikan di Kukar diyakini mengalami perubahan yang signifikan.

Lebih lanjut, Joko Sampurno membandingkan sistem seleksi guru di luar negeri yang sangat ketat dengan di Kukar yang relatif lebih mudah.

Dimana hal itu menurutnya, menjadi tantangan tersendiri bagi guru di daerah untuk tetap meningkatkan kompetensi.

“Saya berharap para guru menjadi orang-orang hebat di mata para murid. Karena guru adalah panutan dan inspirasi utama dalam dunia pendidikan,” pungkas Joko Sampurno.

Meski demikian, sosialisasi formasi jabatan fungsional untuk guru, pengawas, penilik, dan pamong belajar ini, menjadi bagian dari upaya Disdikbud Kukar guna memperkuat kapasitas SDM pendidikan yang berkelanjutan dan berkualitas.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Desak Kepastian Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Warga Menunggu Sejak 2012

17 Juni 2026 - 21:00 WITA

kk14

Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Digelar, Promosikan Kearifan Lokal dan Dongkrak Ekonomi Pampang

17 Juni 2026 - 20:00 WITA

kk13

Tanggapi Aksi Mahasiswa, Wawali Balikpapan Janji Percepat Penanganan PJU, Guru, BBM hingga Dampak PHK

17 Juni 2026 - 19:00 WITA

kk10

Rektor UINSI Dorong Perda Pemakaman yang Humanis dan Berkelanjutan

17 Juni 2026 - 18:00 WITA

kk9

Pemkot Balikpapan Lepas ASN Purnatugas, Bagus Susetyo: Pengabdian Tak Berakhir Saat Pensiun

17 Juni 2026 - 17:00 WITA

kk8

DPRD Samarinda Libatkan Akademisi, Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum Diuji Publik

17 Juni 2026 - 16:00 WITA

kk7
Trending di BERITA DAERAH