Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 15 Mei 2025 15:15 WITA ·

PPU Tak Ingin Tertinggal dari IKN, Bupati Mudyat Temui Menteri PUPR


 PPU Tak Ingin Tertinggal dari IKN, Bupati Mudyat Temui Menteri PUPR Perbesar

KUMALANEWS.ID, JAKARTA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, melakukan pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodoa, di Jakarta, Kamis (15/5/2025). Agenda utama pertemuan ini adalah mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di PPU sebagai daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

Mudyat menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar PPU dapat berkembang seiring dengan pesatnya pembangunan IKN.

“Tentu pembangunan di Kabupaten PPU harus sejalan dengan IKN. Jangan sampai PPU justru tertinggal, padahal IKN berada di wilayah kami,” ujar Mudyat Noor.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah proyek strategis dibahas, antara lain pembangunan Jembatan Riko, Bendungan Lawe-Lawe, Bendung Gerak Sungai Telake, serta Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Menurut Mudyat, Menteri PUPR menyambut baik usulan tersebut, terutama pembangunan Jembatan Riko yang dinilai krusial untuk membuka akses antarwilayah di pesisir PPU.

Saat ini, warga Kelurahan Gresik, Pantai Lango, dan Jenebora masih mengandalkan kapal atau speedboat untuk menuju Penajam. Alternatif jalur darat memakan waktu tempuh hingga dua jam.

“Jika Jembatan Riko terealisasi, maka waktu tempuh dari tiga kelurahan itu ke pusat Penajam bisa dipangkas menjadi hanya 20–30 menit,” jelasnya.

Mudyat juga mengajak semua pihak untuk mendukung keberlanjutan pembangunan IKN dengan tetap memperhatikan keseimbangan pembangunan di wilayah penyangga seperti PPU, agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH