Menu

Mode Gelap
Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Celni Pita Sari Apresiasi Sinergi Polri Jaga Kondusivitas Samarinda Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80 Wawali Balikpapan: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Ketahanan Keluarga dan Penggerak Ekonomi BPPRD Balikpapan Hadirkan e-Contengan, Bayar Pajak Kini Cukup Lewat Gawai Disdikbud Balikpapan Perketat Verifikasi SPMB 2026, Cegah Kecurangan dengan Sistem Berlapis

SENI BUDAYA · 21 Sep 2023 10:29 WITA ·

Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Gelar Ritual Menjamu Benua Jelang Pelaksanaan Erau


 Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Gelar Ritual Menjamu Benua Jelang Pelaksanaan Erau Perbesar

Kumalanews – Sebelum upacara Adat Erau berlangsung, pihak Kesultanan Kutai Kartanegera Ing Martadipura menggelar proses Ritual khusus sebagai pemberitahuan kepada khalayak ramai yaitu bernama Menjamu Benua, yang berlangsung di sekitaran Kota Tenggarong, pada Kamis (21/9/23).

Ritual Menjamu Benua ini merupakan sarana untuk memberitahukan kepada khalayak ramai, bahwa telah Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura memutuskan untuk menyelenggarakan Erau dan menentukan waktu pelaksanaannya.

Ritual ini dilakukan untuk memohon keselamatan serta kelancaran selama Erau Adat berlangsung nantinya, dengan harapan agar tidak mendapat gangguan selama penyelenggaraan acara Adat tersebut.

“Menjamu Benua ini kita dilaksanakan setiap tahun saat Erau digelar, dengan tujuan untuk memberitahukan bahwa upacara Erau akan segela berlangsung,” terang koordinator bidang upacara Sakral Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Awang Demang Nata Krama.

WhatsApp Image 2023 09 21 at 17.17.441Rombongan ini membawa sesajian yang akan diletakkan di tiga titik yaitu, Kepala Benua, Tengah Benua dan Buntut Benua. Selain itu, para belian juga membawa pakaian Sultan sebagai pengganti kehadiran Sultan secara fisik sepanjang Ritual ini dilakukan.

“Menjamu Benua ini juga untuk memohon keselamatan agar selama pelaksanaan Erau dapat berjalan dengan lancar, dan Menjamu Benua dimulai dari Kepala Benua, Tengah Benua serta Buntun Benua,” ungkap Awang Demang Nata Krama.

Ritual Menjamu Benua itu dilaksanakan oleh rombongan yang terdiri dari 7 orang Belian Bini, 7 orang Belian Laki, 7 Pangkon Bini dan 7 Pangkon Laki, serta para penabuh gendang maupun gamelan juga mengiringi sepanjang prosesi Ritual berlangsung.

Sesajian yang dibawa oleh rombongan itu terdiri dari aneka macam kue jajanan pasar sebanyak 41 jenis, serta di lengkapi dengan nasi tambak, nasi ragi, telur, ayam panggang, air minum dan peduduk, untuk diletakkan di tempat ritual berlangsung.

“Kami juga mengimbau agar para pengunjung atau masyarakar agar dapat menjaga ketertiban dan keamanan serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan selama pelaksanaan Erau Adat Kutai berlangsung,” pungkas Awang Demang Nata Krama.(adm_alf)

Artikel ini telah dibaca 120 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Diguyur Hujan, Festival Budaya Dayak Kenyah Tetap Dipadati Ribuan Pengunjung

29 Juni 2026 - 10:02 WITA

a127

Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Diserbu Pengunjung, Panitia Dorong Peningkatan Fasilitas

29 Juni 2026 - 09:00 WITA

a126

Festival Budaya Dayak Kenyah Ditutup Meriah, Ketua Adat Pampang Bangga Antusiasme Masyarakat

29 Juni 2026 - 08:00 WITA

a125

Tari Kembar 4 Meriahkan Festival Budaya Pampang, Simbol Harmoni Dayak dan Jawa di Samarinda

25 Juni 2026 - 19:00 WITA

a99

Festival Budaya Dayak Kenyah Jadi Sarana Pelestarian Tradisi dan Penggerak Ekonomi Masyarakat Pampang

25 Juni 2026 - 16:00 WITA

a96

HUT ke-53 Desa Budaya Pampang, Andi Harun Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya dan Kelestarian Alam

25 Juni 2026 - 13:00 WITA

a93
Trending di BERITA DAERAH